Aprindine

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Jantung > Aprindine

By | 12/07/2019

Kandungan Aktif

Aprindine hydrochloride

Indikasi

Aprindine adalah suatu obat yang digunakan untuk terapi pengobatan aritmia supraventrikular dan ventrikular.

Farmakologi

Aprindine merupakan obat yang termasuk dalam kelas agen antiaritmia Ib yang secara langsung mengintervensi dengan mendepolarisasi membran sel melalui penghalangan Na secara cepat ke dalam sel jantung. Hal tersebut akan memberikan efek terbatas pada laju perubahan fase depolarisasi aksi potensial serta mempersingkat fase repolarisasi dan interval QT dan meningkatkan ambang fibrilasi.

Farmakokinetik

  • Penyerapan: mudah diserap dari saluran gastrointestinal;
  • Distribusi: 85%-95% terikat dengan protein plasma;
  • Ekskresi: diekresikan melalui urin dan empedu. Waktu paruh: sekira 20-27 jam.

Kontra Indikasi

Aprindine dikontraindikasikan pemberiannya pada pasien yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap aprindine dan pada kandungan lainnya yang terdapat di dalamnya, pasien dengan gangguan jantung lanjutan/parah, parkinson, dan pasien dengan gangguan konvulsif.

Efek Samping

Efek samping yang dapat terjadi sebagai akibat dari penggunaan aprindine antara lain:

  • Tremor, vertigo, ataksia, diplopia, gangguan daya ingat, halusinasi, konvulsi, mual, muntah, perut kembung, hepatitis, penyakit kuning kolestatik;
  • Jarang: palpitasi, nyeri dada (proaritmia), demam, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, (pneumonia interstitial), pennyakit kuning.
  • Berpotensi berakibat fatal: agranulositosis.

Peringatan dan Perhatian

  • Beritahu dokter bila pasien memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap aprindine dan pada kandungan tidak aktif lainnya yang ada pada obat ini;
  • Beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan pasien, terlebih bila pernah mengalami penyakit jantung, hati, dan ginjal;
  • Beritahu dokter tentang obat yang saat ini sedang digunakan oleh pasien;
  • Hati-hati penggunaan pada pasien bradiakardia, hipotensi, gangguan hati atau ginjal;
  • Lakukan tes darah dan tes fungsi hati selama terapi dengan obat ini;
  • Hati-hati penggunaan pada wnaita hamil dan menyusui. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Interaksi Obat

  • Dapat menurunkan metabolisme amiodarone;
  • Pemberian abatacept, abiraterone, acebutolol, paracetamol dapat menurunkan metabolisme aprindine;
  • Penggunaan adalimumab dapat meningkatkan metabolisme aprindine;
  • Pemberian adenosine dapat meningkatkan aktivitas aritmogenik aprindine.

Dosis

Aritmia supraventrikular dan ventrikular

Dewasa: pemberian PO: 150-200 mg sehari dalam dosis terbagi, maksimal hingga 300 mg/hari dalam pemantauan ketat untuk hari ke-1 hingga ke-3 bila dibutuhkan. Pemeliharaan: 50-100 mg sehari.

Sediaan

Kapsul

Penyimpanan

Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan. Terlindung dari sinar matahari, panas, dan kelembaban.

Nama Brand

Aspenon

Sekilas tentang penyakit jantung

Penyakit jantung umumnya adalah setiap gangguan yang mempengaruhi jantung. Kadang-kadang istilah “penyakit jantung” digunakan secara sempit sebagai sinonim untuk penyakit arteri koroner. Penyakit jantung dalam arti luas mencakup berbagai jenis penyakit jantung, seperti angina, aritmia, penyakit jantung kongenital, penyakit arteri koroner, kardiomiopati dilatasi, serangan jantung (infark miokard), gagal jantung, kardiomiopati hipertrofik, regurgitasi mitral, prolaps katup mitral, dan stenosis paru.