AMFEPRAMONE

Farmasi-id.com > Sistem Endokrin & Metabolik > Obat Antiobesitas > AMFEPRAMONE

By | 31/05/2019

Nama Lain

Diethylpropion, Diethylcathinone.

Indikasi

Amfepramone adalah obat yang digunakan untuk mengurangi kalori dan menurunkan berat badan. Amfepramone digunakan oleh orang yang memiliki berat badan berlebih atau overweight secara signifikan dan beratnya tidak dapat atau sulit turun hanya dengan diet dan olahraga. Dengan menurunkan berat badan, maka akan dapat mengurangi risiko kesehatan lainnya seperti serangan jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan lain-lain.

Farmakologi

Amfepramone bekerja dengan merangsang neuron untuk melepaskan atau mempertahankan kadar tinggi neurotransmiter tertentu yang disebut katekolamin seperti dopamin dan norepinefrin. Jika kadar katekolamin tinggi makan akan dapat menekan sinyal lapar dan nafsu makan. Selain itu adanya dietilpropion yang dihasilkan dari peningkatan katekolamin dapat secara tidak langsung mempengaruhi kadar leptin di dalam otak. Dietilpropion mampu meningkatkan kadar leptin yang menjadi pertanda rasa kenyang. Peningkatan kadar katekolamin juga dapat menghentikan neuropeptida sebagai pembawa pesan kimia untuk memberi sinyal memulai makan, pengeluaran energi, dan penyimpanan lemak.

Kontra Indikasi

Amfepramone dikontraindikasikan pada pasien yang menderita arteriosklerosis lanjutan, hipertiroidisme, hipersensitif terhadap komponen obat ini, glaukoma, dan status agitasi.

Obat ini juga dikontraindikasikan pada mereka yang memiliki penyakit hipertensi paru, murmur jantung atau gangguan katup jantung, ketidakstabilan emosional, riwayat penyalahgunaan narkoba, wanita hamil dan menyusui, anak-anak dan orang lanjut usia serta pasien yang sedang menjalani terapi MAOI atau penggunaan bersamaan dengan agen anorektik lainnya.

Peringatan dan Perhatian

  • Waspadai peningkatan risiko hipertensi paru, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular parah;
  • Penggunaan jangka lama dapat menyebabkan ketergantungan dengan gejala penarikan saat penghentian terapi dilakukan. Jangan digunakan lebih dari 3 bulan;
  • Dapat meningkatkan risiko kejang pada pasien epilepsi;
  • Waspadai ulserasi peptikum, hiperplasia berat, dan psikosis toksik;
  • Sebelum menggunakan amfepramone beritahu dokter jika pasien memiliki riwayat alergi terhadap obat simpatomimetik amine seperti dekongestan (pseudoephedrine), penekan nafsu makan (phentermine), dan alergi lainnya yang diakibatkan oleh salah satu dari komponen inaktif dalam amfepramone;
  • Amfepramone dapat menyebabkan pusing dan gangguan penglihatan (mata kabur). Jangan menjalankan mesin atau mengemudi saat menggunakan obat ini;
  • Obat ini dibuang melalui ginjal, pasien dengan usia lanjut berisiko mengalami gangguan ginjal, pusing, dan hipertensi.

Efek Samping

Beberapa efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan amfepramone sebagai berikut:

  • Pusing, mulut kering, kesulitan tidur, iritasi, nausea, mual, muntah, diare, konstipasi;
  • Efek samping yang serius seperti detak jantung tidak teratur, perubahan kondisi mental atau mood (agitasi, kesulitan mengendalikan amarah, halusinasi, dan kecemasan), gerakan otot tidak terkontrol, sakit kepala, bicara tidak jelas, kejang, kelemahan pada satu sisi tubuh, penglihatan kabur, dan lain-lain;

Segera mencari pertolongan dan hubungi dokter jika efek samping di atas terjadi.

Interaksi Obat

  • Risiko hipertensi bila digunakan bersamaan dengan obat MAOI, beta blocker, guanethidine, antidepresan trisiklik, alkaliniser urin;
  • Penggunaan amfepramone bersamaan dengan caffeine dapat menyebabkan peningkatan efek samping.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko pada janin tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak terjadi pada studi terkontrol terhadap wanita hamil trimester 1 (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester selanjutnya).

Dosis

Dewasa: 25 mg tiga kali sehari atau 75 mg sekali sehari.

Sediaan

Tablet kekuatan 25 mg dan 75 mg.

Nama Brand

Anorex, Dobesin, Frekentine, Linea, Moderatan, Neobes (Medix), Nobesine, Prefamone, Regenon (Temmler), Tylinal.

Sekilas tentang obat antiobesitas

Obat antidiabetes adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengurangi kegemukan.
Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.