Abciximab

By | Februari 1, 2021 |

Deskripsi

Abciximab adalah obat yang digunakan untuk mencegah terjadinya masalah jantung yang serius pada pasien yang menjalani prosedur perkutan intervensi koroner (PCI) seperti angioplasty untuk mencegah trombosit saling menempel dan menyebabkan pembekuan darah dalam arteri koroner. Abciximab adalah inhibitor agregasi platelet yang termasuk obat golongan inhibitor glikoprotein IIb / IIIa.

Abciximab adalah fragmen Fab dari antibodi monoklonal chimeric 7E3 yang mengikat glikoprotein (GP) IIb atau IIIa reseptor di permukaan platelet, sehingga mencegah pengikatan fibrinogen, faktor von Willebrand, dan molekul perekat lainnya ke situs reseptor. Hal ini menyebabkan penghambatan proses agregasi platelet.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Abciximab

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Abciximab adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Abciximab digunakan untuk orang-orang yang menjalani prosedur perkutan intervensi koroner (PCI) seperti angioplasty dengan atau tanpa penempatan stent (dukungan tubular yang ditempatkan sementara di dalam pembuluh darah untuk membantu penyembuhan atau mengurangi obstruksi. Penggunaan obat ini bertujuan untuk mencegah insiden komplikasi iskemik karena prosedur PCI dan penurunan kebutuhan revaskularisasi arteri koroner berulang di bulan pertama setelah prosedur
  • Abciximab juga digunakan pada pasien angina tidak stabil (nyeri dada) untuk mencegah masalah jantung serius ketika PCI direncanakan dalam 24 jam
  • Penggunaan obat ini dalam kombinasi dengan obat-obat lain misalnya aspirin atau heparin

Dosis dan Aturan Pakai Abciximab

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Abciximab:

Dosis untuk stabilisasi pada pasien dengan angina tidak stabil

Dewasa : Dalam kombinasi dengan heparin dan aspirin : Pasien yang dijadwalkan menjalani PCI dalam 24 jam : 250 mcg / kg berat badan sebagai bolus injeksi dalam 1 menit diikuti oleh 0.125 mcg / kg berat badan / menit (max : 10 mcg / menit) infus kontinyu. Dosis bolus injeksi harus diikuti dengan infus dalam 24 jam sebelum kemungkinan PCI dan disimpulkan 12 jam setelahnya.

Sebagai tambahan dalam profilaksis komplikasi iskemik akut pada intervensi koroner perkutan (PCI)

Dewasa : Dalam kombinasi dengan heparin dan aspirin : 250 mcg / kg berat badan

Sebagai bolus injeksi dalm 1 menit untuk diberikan 10-60 menit sebelum PCI diikuti oleh 0.125 mcg / kg berat badan / menit (max : 10 mcg / menit) infus kontinyu untuk 12 jam.

Kontraindikasi Abciximab

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Abciximab dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Jangan menggunakan Abciximab untuk pasien yang memiliki riwayat alergi/hipersensitif
  • Tidak boleh diberikan kepada orang-orang yang menderita perdarahan aktif internal maupun baru (dalam waktu 6 minggu), perdarahan saluran cerna yang cukup parah, atau perdarahan saluran genitourinari
  • Memiliki riwayat kecelakaan serebrovaskular dalam waktu 2 tahun atau dengan defisit neurologis yang signifikan.
    memiliki kelainan pembekuan darah atau sedang menggunakan antikoagulan oral dalam waktu 7 hari kecuali protrombin time (PT) ≤1.2 kali nilai PT kontrol
  • Baru saja  (setidaknya 2 bulan) menjalani prosedur operasi intrakranial atau intraspinal atau mengalami trauma
  • Pasien yang memiliki tumor intrakranial, arteriovenous malformation, atau aneurisma
  • Diketahui menderita perdarahan diatesis atau hipertensi parah yang tidak terkontrol
  • Menderita trombositopenia (<100.000 sel / uL)
  • Memiliki riwayat vaskulitis
  • Penderita hipertensi retinopathy
  • Pasien yang menderita gangguan ginjal parah atau yang memerlukan hemodialisis dan pasien gangguan hati berat
  • Sedang menggunakan dekstran sebelum PCI atau ada rencana untuk menggunakan dekstran selama PCI
  • Sedang menggunakan inhibitor GP IIb / IIIa lain

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Abciximab Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Abciximab?

Jika Anda lupa menggunakan Abciximab, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Abciximab Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Abciximab?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Abciximab yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Abciximab

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Abciximab yang mungkin terjadi adalah:

 
  • Sebagian besar efek samping abciximab adalah karena efek anti plateletnya, misalnya peningkatan risiko perdarahan. Perdarahan yang paling sering akibat penggunaan abciximab adalah perdarahan saluran pencernaan/gastrointestinal
  • Efek samping yang berisiko serius adalah trombositopenia. Namun hal ini jarang. Trombositopenia akibat penggunaan Abciximab bisa terjadi sangat cepat setalah pemberian namun bisa juga hingga 16 hari kemudian. Jumlah trombosit, yang nilai rata-rata normalnya adalah berkisar 150,000-400,000, dapat turun sampai nol
  • Penggunaan obat ini juga bisa menyebabkan efek samping berupa sakit punggung, mual, atau sakit kepala, pusing, sinkop, angina, bradikardia, atau asthenia

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Abciximab

  • Penggunaan Abciximab  dapat mengakibatkan pembentukan antibodi antichimeric yang dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas (termasuk anafilaksis)
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan jumlah trombosit <150.000 / mm3, pasien dengan perdarahan retinopati, riwayat penyakit gastrointestinal, sedang menggunakan obat-obat yang bekhasiat sebagai trombolitik dan pada pasien gangguan ginjal kronis
  • Gunakan hati-hati bila pasien juga menggunakan obat lain yang mempengaruhi hemostasis
  • Penggunaan Abciximab  dapat mengakibatkan pembentukan antibodi antichimeric yang dapat menyebabkan trombositopenia. Penggunaan ulang dalam waktu 30 hari atau pada pasien dengan antibodi antichimeric (HACA) meningkatkan insiden dan keparahan trombositopenia
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien> 65 tahun karena terjadi peningkatan risiko pendarahan
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan berat <75 kg karena terjadi peningkatan risiko pendarahan

Kategori Keamanan Penggunaan Abciximab Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Abciximab untuk digunakan oleh wanita hamil:

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Abciximab kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Abciximab oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi Obat Abciximab

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Abciximab antara lain:

  • Terjadi peningkatan risiko perdarahan jika digunakan bersamaan dengan obat antiplatelet lain atau obat yang berkhasiat trombolitik
  • Interaksi yang berpotensi fatal : pendarahan major dapat terjadi jika digunakan bersamaan dengan antikoagulan oral atau penggunaan dekstran secara intravena

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *