Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Batuk > Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

By | 25/11/2018 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

  • Lonicerae Japonicae Flos 47 mg
  • Ligusticum Chuanxiong Rhizoma 19 mg
  • Schizonepetae Tenufolia Herba 38 mg
  • Scutellariae Baicalensisi Radix 38 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand):

Membantu meredakan sakit kepala, batuk, rasa sakit pada tenggorokan, dan membantu meredakan demam

Dosis dan Aturan Pakai Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand):

Dewasa : 2 x sehari 4 tablet

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk, pada suhu di bawah 30ºC dan terlindung dari cahaya matahari

Kemasan dan Sediaan

Dus @ Tabung @ 8 tablet

Izin BPOM

TI164551471

Harga Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

Rp 110.000/Dus @ Tabung @ 8 tablet

Produsen Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)

Tianjin Zhongxin Pharmaceutical Group Corporation LTD Longshunrong P – China

Pendaftar dan Importir

Perdana Sakti Indonesia

LAINNYA:  Hsiang Sha Yang Wei Pien
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand) Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand), yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)?

Jika Anda lupa menggunakan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand), segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand) Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand) yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Ligusticum Chuanxiong (Ligusticum Wallichii) Pada Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)
Ligusticum chuanxiong yang memiliki nama lain Ligusticum wallichii merupakan suatu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam dunia pengobatan tradisional masyarakat China dan Korea selama berabad-abad. Tanaman ini biasa tumbuh di alam liar dengan bunga hermafrodit yang penyerbukannya dibantu oleh serangga. Tanaman ini memiliki sifat pedas dan hangat yang mampu meningkatkan aliran darah dan qi, menghilangkan masuk angin, serta meredakan nyeri.

Ligusticum chuanxiong banyak diresepkan oleh ahli herbal untuk mengatasi masalah haid yang tidak teratur, dismenore, dan sakit kepala. Selain itu tanaman ini juga diberikan untuk meredakan peradangan yang disebabkan oleh cedera dan bisul.

Dalam dunia kuliner, Ligusticum chuanxion dapat digunakan sebagai penambah penyedap rasa pada masakan dan di dunia kosmetik digunakan untuk memberi aroma wangi pada produk sabun dan kosmetik. Karena kaya akan manfaat, tanaman ini kini dibudidayakan.
Sekilas Tentang Scutellariae Baicalensis Pada Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)
Scutellariae Baicalensis atau disebut juga Chinese skullcap merupakan suatu tanaman herbal yang banyak digunakan di China sebagai tanaman untuk pengobatan. Khasiat tanaman ini telah diketahui sejak dua ribu tahun lalu yang tercatat dalam tulisan Shuowen Jiezi dari jaman Dinasti Han, di China. Tanaman ini digunakan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit seperti diare, disentri, hipertensi, insomnia, perdarahan, inflamasi, dan infeksi saluran pernapasan. Kandungan bioaktif seperti baicalin, wogonoside dan aglycones baicalein wogonin dapat ditemui pada akarnya. Kandungan bioaktif ini memiliki manfaat farmakologi seperi antikanker, hepatoproteksi, antibakteri, antivirus, antioksidan, antikonvulsan, neuroprotektif, dan lain-lain.

Scutellariae Baicalensis merupakan tanaman yang masuk dalam keluarga Lamiaceae. Tanaman ini banyak tumbuh di China, Rusia, Mongolia, Korea (Utara dan Selatan), dan beberapa negara Eropa. Masyarakat China biasanya menggunakan akarnya untuk digunakan dalam pengobatan dan biasanya ketika dibuat obat mereka menyebutnya Huang-Qin. Karena kepopulerannya, maka tanaman ini masuk dalam daftar Farmakope China. Akar yang sudah dikeringkan kemudian direbus atau diolah sebagai tincture.

Hasil penelitian pemberian Xiaochai Hutang (preparat dengan kandungan Huang-Qin) pada penderita hepatitis B di tahun 1994 mendapati bahwa fungsi livernya membaik sekira 78 persen dan pada penderita hepatitis selain hepatitis A dan B fungsi livernya mengalami peningkatan 67 persen. Penelitian lainnya juga mendapati bahwa ekstrak akar Scutellariae Baicalensis mampu mematikan sel kanker paru namun tidak pada fibroblast. Kemungkinan aktivitas protein p53 dan Bax yang menimbulkan efek ini. Tanaman ini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker limfoma dan mieloma. Wogonoside memiliki efek antikanker pada penderita AML (acute myeloid leukemia). Manfaat antibakterinya efektif mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri Bacillus cereus, Escherichia coli, Listeria monocytogenes, Salmonella anatum dan Staphylococcus aureus.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas tentang batuk
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.
Sekilas tentang demam
Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37°C yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Demam juga merupakan pertanda bahwa sel antibodi manusia ( sel darah putih ) sedang melawan suatu virus atau bakteri. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya. Penanganan demam biasanya dengan diberikan obattipire misalnya golongan acetaminopen.

Demam memang menjadi sebuah masalah yang hampir semua orang pasti mengalaminya, bahkan penyakit demam ini telah memakan banyak korban. Maka dari itu penyakit ini harus segera diobati, ada banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit demam ini. Salah satunya adalah dengan mandi menggunakan air hangat, mengompres dengan es batu, beristirahat total ataupun mengkonsumsi makanan bergizi.
Sekilas tentang sakit kepala
Berikut adalah beberapa jenis sakit kepala yang umum terjadi menurut Dokter Luke Powles, Kepala Dokter di Klinik Kesehatan Bupa, di London Inggris.

1. Sakit kepala tegang (tension headache)

Tension headache adalah tipe sakit kepala yang paling sering dialami. Mereka yang mengalaminya merasakan sakit kepala konstan di kedua bagian kepala, belakang mata atau terkadang leher. "Banyak pula yang merasa kepalanya seperti diikat," kata Powles. Tipe sakit kepala ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti stres, kurang tidur, atau lapar. Nah, untuk menghilangkannya, banyak orang mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit (painkiller). Namun sebenarnya ada hal lainnya yang bisa dilakukan. Powles menjelaskan, kita bisa berbaring di sebuah tempat yang gelap dan sepi atau meletakkan kain hangat di dahi atau leher. "Jika masih merasakan gejala sakit yang berkepanjangan, berkonsultasilah pada dokter untuk mencari tahu alasan di balik sakit kepala itu," ujar dia.

2. Sakit kepala di belakang mata

Bergantung dari tingkat sakitnya, sakit kepala di belakang mata juga sangat umun terjadi. Sakit kepala semacam itu bisa menjadi gejala beberapa tipe sakit kepala lainnya, termasuk sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, migrain, atau masalah pada mata. "Pengobatannya bergantung pada penyebab sakit kepala tersebut.". "Jika tak yakin dengan sakit kepala apa yang dialami tersebut, coba konsultasikan pada dokter," kata dia.

3. Sakit kepala belakang leher atau kepala

"Postur tubuh yang salah bisa membuat leher keseleo dan cedera tulang belakang bagian atas. Ini bisa menyebabkan sakit kepala disertai sakit leher," kata Powles. Untuk mengobatinya, ia merekomendasikan langkah koreksi postur tubuh, olahraga leher, hingga fisioterapi.

4. Sakit kepala dehidrasi

Dehidrasi atau kurang minum juga bisa menyebabkan sakit kepala. Dalam kondisi tersebut, otak akan berkontraksi sementara, karena kekurangan cairan dan menyebabkan sakit kepala. Obat penghilang rasa sakit bisa membantu, namun redehidrasi harus menjadi pilihan pertama. Tidak perlu minum terlalu banyak dalam sekali teguk. Mulailah dengan meminum beberapa teguk dan mengkonsumsi air dalam jumlah cukup secara rutin. "Dalam beberapa jam rasa sakit kepalamu akan hilang." "Tapi jika tidak, mungkin ada penyebab lainnya. Seperti terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau stres," kata Powles.

5. Migrain

Menurut The Migraine Trust, hampir sekitar 15 persen populasi global menderita migrain. Migrain menjadi penyakit terpopuler ketiga di dunia. Jika kita pernah merasakannya, tentunya bisa memahami rasa sakit yang amat parah yang dialami penderita migrain. Mereka yang menderita migrain mengalami sakit kepala sebelah yang bisa semakin parah karena gerakan. Di samping sakit kepala, penderitanya juga mengalami mual dan sensitif terhadap cahaya dan suara. "Beberapa orang mengalami sensasi seperti pengelihatan yang memburam atau sakit kepala seperti ditusuk-tusuk." "Namun, intensitas migrain bisa berkurang seiring bertambahnya umur," ujar Powles.

Sayangnya, tidak ada obat untuk mengatasi migrain, namun ada hal yang bisa dilakukan untuk menghindarinya. Powles menjelaskan, hal yang bisa dilakukan adalah istirahat di tempat yang gelap dan sepi, mengkompres bagian yang sakit dengan es atau air hangat. Beberapa pengobatan medis juga bisa diberikan dengan bantuan tenaga medis di sekitarmu. "Migrain bisa dipicu banyak hal seperti alkohol, stres, kelelahan dan makanan tertentu. Jadi coba identifikasi penyebab migrainmu jika bisa," kata Powles. Untuk mengurangi risiko migrain, minumlah banyak air, tidur cukup, terapkan diet sehat, dan hindari melewatkan makan. Jika masih belum berhasil mengobati migrain, cobalah bicara dengan dokter.

6. Sakit kepala cluster

Sakit kepala cluster terasa sangat menyakitkan, intens, dan biasa terjadi selama enam hingga 12 minggu. Mereka yang mengalaminya biasa merasakan sakit kepala di salah satu bagian kepala. Biasanya di sekeliling mata atau pinggir dahi. Mengalami mata berair bahkan terkadang memerah, hingga kelopak mata membengkak dan hidung berair bersamaan. Rasa sakit tersebut dirasakan di sisi yang sama dengan sakit kepala yang dirasakan. Meskipun banyak dokter yang belun memahami alasan timbulnya sakit kepala ini, sakit kepala cluster dipercaya terkait dengan cidera kepala yang pernah terjadi. Sama seperti perokok berat atau peminum berat.

Powles menyarankan bagi mereka yang mengalami sakit kepala cluster untuk berkonsultasi dengan dokter. Informasikan, mulai dari kapan mengalaminya, berapa lama dan rasa sakit yang dialami. "Sayangnya, obat penghilang rasa sakit kadang tidak membantu mengatasi sakit kepala ini." "Namun, para dokter biasanya mengusulkan perawatan spesifik. Mulai dari terapi oksigen dan tindakan medis lainnya," ujar Powles.
Sekilas tentang masuk angin
Masuk angin adalah suatu "penyakit" yang disebabkan karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Masuk Angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, namun saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini. Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama. Masuk angin biasanya dianggap sekadar mitos di dunia kedokteran.

Biasanya penyebab utamanya adalah udara dingin yang berlebihan. Contohnya adalah terlalu lama di ruangan AC, bermain hujan-hujanan, cuaca yang dingin, dan lainnya. Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, salah makan, kurang kentut, atau karena terlalu lelah. Masyarakat langsung menyebut masuk angin setiap kali merasa badan tidak enak. Badan tidak enak yang disebabkan masuk angin, umumnya terjadi pada masa pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba). Pada masa peralihan itu angin seringkali bertiup kencang. Angin sering disalahkan karena masuk ke tubuh tanpa permisi dan menyebabkan badan terasa tak enak. Angin sering dituduh masuk ke tubuh tanpa permisi ketika tubuh terekspos angin yang bertiup kencang.

Saat di musim bukan pancaroba pun "angin tak diundang" ini sering menghinggapi orang-orang tertentu. Penyakit ini acapkali singgah di tubuh orang yang sering begadang, kurang tidur atau kurang istirahat. Gara-gara angin, penderitanya jadi merasa tak enak badan ketika bangun di pagi hari.

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.

Sebenarnya penyebabnya bukan cuaca dingin, bukannya anginlah yang memicu terjadinya masuk angin. Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah. Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus. Perlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain.

Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

Gejala masuk angin antara lain :

  • Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)

  • Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)

  • Cegukan

  • Perut kembung

  • Mudah lelah

  • Sering mengantuk

  • Pilek

  • Demam

  • Diare

  • Mual dan muntah

  • Berkeringat dingin

  • Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa

  • Nafsu makan berkurang
Penyakit ini biasanya hilang setelah penderitanya minum teh manis hangat atau air jahe hangat dan kerokan. Bisa juga dengan meminum teh peppermint, karena peppermint berfungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk.

Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan diurut, digosok dengan minyak gosok (dikerok), atau minum air hangat. Selama menderita masuk angin, penderita tidak boleh berada di ruangan dingin (terutama ruangan AC) dan tidak boleh terlalu lelah. Karena ini, banyak orang pernah tewas akibat heatstroke, yang merupakan kondisi medis yang nyata. Secara medis, dokter akan memberi parasetamol, vitamin, dan obat penenang. Dan tentu saja pasien dianjurkan untuk beristirahat.

Mengatasi gejala pegal linu, kembung, batuk pilek, pusing, mual, dan lain-lainnya dengan memakan sup panas, minum obat flu yang dijual bebas, dan beristirahat di tempat tidur yang hangat. Tindakan mereka ini sama dengan yang dianjurkan para dokter. Dianjurkan untuk memilih sup ayam, karena sup ini berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin.

Di Pulau Jawa mengatasi masalah masuk angin dengan minum teh hangat atau air jahe hangat. Untuk menghangatkan badan, tubuh dibaluri minyak telon atau minyak kayu putih. Meski demikian, tindakan yang paling populer untuk mengusir angin adalah kerokan.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 25 November). Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand). Diakses pada 24 Februari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/yin-chiao-chieh-tu-pien-great-wall-brand/


Format MLA (Modern Language Association)

"Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)". Farmasi-id.com. 25 November 2018. 24 Februari 2020. https://www.farmasi-id.com/yin-chiao-chieh-tu-pien-great-wall-brand/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Yin Chiao Chieh Tu Pien (Great Wall Brand)", 25 November 2018, <https://www.farmasi-id.com/yin-chiao-chieh-tu-pien-great-wall-brand/> [Diakses pada 24 Februari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda