Wida Bes

Farmasi-id.com > Larutan Intravena & Larutan Steril Lain > Wida Bes

By | 08/12/2017

Kandungan dan Komposisi

Setiap 500 mL NaCl 3.4 g, KCl 0.15 g, MgCl hexahydrate 0.1 g, CaCl dihydrate 0.185 g, Na acetate trihydrate 1.635 g, malic acid 0.335 g, Na hydroxide. Osmolaritas: 309 mOsm/L

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Pengganti cairan ekstraselular saat dehidrasi isotonik yang disertai dengan asidosis.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa & Lansia 500-3,000 mL/hr. Bayi & anak 20-100 mL/kgBB/hr. Jumlah infus rata-rata: 5 mL/kgBB/hr.

Kontra Indikasi

Hipervolemia, gagal jantung kongestif berat & edema, hiperkalemia, hiperkalsemia, alkalosis metabolik. Gagal ginjal dengan oliguria atau anuria.

Perhatian Khusus

Pemberian larutan yang mengandung NaCl pada pasien dengan insufisiensi jantung ringan sampai sedang, edema perifer & paru, hiperhidrasi ekstraselular, hipernatremia, hiperkloremia, dehidrasi hipertonik, hipertensi, gangguan fungsi ginjal dengan eklampsia, aldosteronisme atau kondisi atau pengobatan terkait retensi Na lainnya; misalnya kortikoid / steroid). Pemberian larutan garam yang mengandung kalium pada pasien dengan penyakit jantung atau predisposisi hiperkalemia misalnya, penyakit ginjal atau insufisiensi adrenokortikal, dehidrasi akut, atau kerusakan jaringan yang luas, misalnya luka bakar parah; Obat yang mengandung Ca pada pasien dengan kerusakan ginjal atau penyakit yang terkait dengan tingginya konsebtrasi Vitamin D dalam darah, misalnya sarkoidosis. Vitamin D dapat menyebabkan hiperkalsemia. Pemberian metabolit yang mengandung anion pada pasien dengan gangguan pernapasan. Pantau elektrolit serum, keseimbangan cairan & pH (keasaman). Pertahankan asupan nutrisi yang tepat selama perawatan parenteral jangka panjang.

Efek Samping

Reaksi hipersensitivitas misalnya pemberian urtikaria dengan pemberian Mg sulfat. Demam, infeksi pada tempat suntikan, nyeri atau reaksi lokal, iritasi vena & trombosis vena atau flebitis muka & ekstravasasi.

Interaksi Obat

Kortikosteroid / steroid & carbenoxolone dapat dikaitkan dengan retensi Na & cairan (edema & HTN). Dapat meningkatkan konsentrasi K & menyebabkan hiperkalemia fatal & suatu arteriial aritimia serius atau fatal dengan suberamametonium, diuretik sparing-K misalnya amilorida, spironolakton, triameter, sebagai kombinasi tunggal, kombinasi asam amino, siklosporin. Meningkatkan efek glikosida digitalis  & dapat menyebabkan hiperkalsemia & aritmia jantung serius. Pemberian bersama karbonat, fosfat, sulfat atau tartrat yang mengandung obat dapat menyebabkan presipitasi.

Kemasan dan Sediaan

Botol plastik @ 500 ml, infus

Izin BPOM

DKL1730504049A1

Produsen

Widatra Bhakti

Sekilas Tentang Sodium Chloride (Natrium Chloride)
Sodium chloride atau garam atau dalam istilah kimia disebut dengan NaCl adalah suatu mineral dan nutrisi yang secara alami ada di alam dan dapat dijumpai pada buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Sodium chloride memiliki banyak manfaat seperti:


  1. Menyerap dan mentransportasikan nutrisi.

  2. Memelihara tekanan darah.

  3. Memelihara keseimbangan cairan tubuh.

  4. Membantu menjaga kesehatan saraf dalam mengirim sinyal.

  5. Menjaga kesehatan otot.

  6. mengurangi bakteri pada air liur.



Kekurangan sodium chloride dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti terganggunya keseimbangan hormon, muntah dan diare, penyakit ginjal, dan lain-lain.
Sekilas Tentang Potassium Chloride
Potassium chloride merupakan suatu mineral yang digunakan untuk terapi atau pencegahan rendahnya kadar potassium dalam darah. Potassium sangat penting untuk organ seperti jantung, ginjal, pembuluh darah, saraf, dan sistem pencernaan agar dapat melaksanakan fungsinya dengan baik karena sifat potassium yang bertindak sebagai elektrolit. Manfaat potassium chloride diantaranya adalah memperendah risiko stroke, menurunkan tekanan darah, mengatasi gangguan jantung dan ginjal, mengatasi gangguan mental seperti ansietas dan stress. Ia juga memperkuat otot, memperlancar metabolisme tubuh, menyeimbangkan cairan dalam tubuh, dan memelihara kesehatan sistem saraf.

Kekurangan potassium dapat menyebabkan berbagai risiko kesehatan seperti mual, muntah, diare, gangguan ginjal, gangguan kelenjar adrenal, gangguan pencernaan, ketoasidosis diabetik.

Sumber: ikan salmon, daging ayam, susu, kacang almond, kentang, alpukat, pisang.