Wasir (Jamu Borobudur)

By | Juli 4, 2022 |

Apa Kandungan dan Komposisi Wasir (Jamu Borobudur)?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Wasir (Jamu Borobudur) adalah:
  • Curcumae Rhizoma 67.5 mg
  • Sericocalycis Folium 56.25 mg
  • Colei atropurpurei Folium 56.25 mg
  • Centellae Herba 33.75 mg
  • Sennae Folium 11.25 mg

Khasiat & Kegunaan:

Membantu Meringankan Wasir

Khasiat Lainnya:

Membantu meringankan wasir dan meringankan rasa sakit.

Mekanisme Kerja

  • Centellae Herba (Pegagan)
    Pegagan mampu melancarkan peredaran aliran darah tubuh, termasuk di daerah rektal. Sehingga dapat mengurangi pembengkakan akibat wasir
  • Senna Folium (Daun Senna)
    Daun senna dapat mengurangi kesulitan defekasi yang timbul akibat wasir
  • Sericocalycis Folium (Keji Beling)
    Keji beling dapat membantu mengatasi rasa nyeri dan pembengkakan akibat wasir
  • Colei atropurpurei Folium (Daun Iler)
    Daun Iler berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri pada bagian rektal
  • Curcumae Rhizoma (Temulawak)
    Temulawak memiliki efek anti inflamasi yang dapat mengurangi kemerahan dan bengkak pada rektal

Sekilas Tentang Wasir (Hemoroid)
Wasir (nama lain: ambeien/hemorrhoid/piles) adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang kadang-kadang disertai pendarahan.

Gejala patologis wasir bergantung pada jenisnya. Wasir internal biasanya timbul bersama perdarahan rektum tanpa rasa nyeri, sedangkan wasir eksternal dapat menunjukkan beberapa gejala atau jika terkena trombosis akan ada nyeri signifikan dan pembengkakan di area anus. Sejumlah faktor yang meningkatkan tekanan intra-abdomen, khususnya konstipasi, dipercaya mempunyai andil dalam perkembangan kondisi ini.

Perawatan awal untuk wasir yang ringan hingga sedang meliputi peningkatan konsumsi serat, cairan oral untuk menjaga hidrasi, NSAID untuk membantu mengatasi nyeri, dan istirahat. Beberapa prosedur kecil dapat dilakukan jika gejalanya parah atau tidak membaik dengan penanganan konservatif. Pembedahan dibatasi hanya untuk pasien yang tidak membaik setelah berbagai tindakan tersebut dilakukan.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Wasir (Jamu Borobudur)?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Wasir (Jamu Borobudur):

Minumlah secara teratur 2 kali sehari @ 5 pil.

Anjuran:

Sebaiknya menghindari makanan yang pedas & panas seperti : daging kambing, cabe dsb.

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Wasir (Jamu Borobudur)?

& Izin:

  • POM TR. 102 315 151: Botol @ 60, 80 dan 100 kapsul
  • POM TR. 092 404 601: Botol @ 300 pil @ 221 mg

Apa Nama Perusahaan Produsen Wasir (Jamu Borobudur)?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Wasir (Jamu Borobudur):

PT INDUSTRI JAMU BOROBUDUR Kab. Semarang, Jawa Tengah

Sekilas Tentang Industri Jamu Borobudur
PT Industri Jamu Borobudur adalah suatu perusahaan produsen obat herbal dan jamu yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Perusahaan ini berdiri pada 29 April 1979. Pada awal masa pendiriannya, perusahaan ini hanya memproduksi jamu dengan sediaan pil, namun kemudian pada mulai mengembangkan sarana dan prasarana produksinya sehingga mampu memproduksi jamu dalam sediaan kapsul.

PT Industri Jamu Borobudur telah beberapa kali memindahkan lokasi pabriknya untuk pengembangan kapasitas produksi seperti pada tahun 1996, perusahaan memindahkan lokasi beberapa lini produksinya menuju lokasi yang sampai saat ini masih digunakan.

Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, maka perusahaan melakukan serangkaian modernisasi pada peralatan, pabrik, dan sarana penunjang produksi lainnya sehingga didapatkan beberapa sertifikat mutu seperti ISO 9001:2000, ISO 9001:2008, CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik), sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik), sertifikat halal MUI, dan sertifikat lainnya. Hal itu guna menjamin produk yang dihasilkan berkualitas baik dan layak untuk digunakan dan dikonsumsi masyarakat.

Beberapa sediaan lain yang saat ini telah diproduksi oleh PT Industri Jamu Borobudur yaitu pil, kapsul, kaplet, krim, gel, seduhan, cairan obat luar, ekstrak kering, dan ekstrak kental. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini meliputi jamu untuk kesehatan secara umum, jamu untuk penyakit tertentu, jamu stamina dan daya tahan tubuh, jamu perawatan tubuh, penambah berat badan, kewanitaan, dan sebagainya.

Produk PT Industri Jamu Borobudur dapat dijumpai di seluruh Indonesia dan juga telah diekspor ke beberapa negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Nigeria, Swiss, Rusia, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Selandia Baru, Jepang, dan China.

Nama brand yang terkenal dari perusahaan ini antara lain Mastin, EM Kapsul, dan Molax BAB. Kantor pusat PT Industri Jamu Borobudur ada di Jl. Madukoro Blok A/26, Semarang, Jawa Tengah.
Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published.