Tutofusin Ops

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Kolagogum, Kolelitolitik, & Hepatoprotektor > Tutofusin Ops

By | 24/08/2018

Produsen Kalbe Farma
KomposisiPer L Na 100 meq, K 18 meq, Ca 4 meq, Mg 6 meq, Cl 90 meq, acetate 38 meq, sorbitol 50 g.
IndikasiKeadaan sblm, selama, & stlh pembedahan yang memerlukan air & elektrolit.
Dosis30 mL/kgBB/hari (setara dengan 1.5 g sorbitol/kgBB/hari). Pasien dengan BB 70 kg 2 L/hari, kecepatan infus s/d 6 mL/mnt (=120 tetes/mnt).
Kontra IndikasiInsufisiensi ginjal, intoleransi fruktosa & sorbitol, defisiensi fruktosa-1.6-difosfat, keracunan metil alkohol.
Perhatian
Penyakit jantung atau ginjal; retensi cairan, hipernatremia.
Interaksi ObatPemberian fosfat inorganik dapat menyebabkan presipitasi.
SediaanKemasan/Harga
Tutofusin OpS infusion
10 × 1’s (Rp363,000/boks)
500 mL x 1’s (Rp42,500/kontainer)
Sekilas Tentang Obat Kolagogum, Kolelitolitik, & Hepatoprotektor
Kolagogum adalah obat atau zat yang merangsang sekresi empedu ke dalam usus.

Kolelitolitik adalah obat atau zat pelarut batu empedu digunakan untuk melarutkan batu-batu empedu kecil yang tidak dikalsifikasi. Mereka menekan jumlah kolesterol yang disintesis oleh hati atau menghambat jumlah kolesterol yang diserap dari usus. Mereka digunakan untuk memecah batu empedu pada pasien yang tidak perlu menjalani operasi.

Hepatoprotektor adalah obat untuk mencegah kerusakan pada hati.
Sekilas Tentang Kalbe Farma

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.