Triclofem

By | Juni 1, 2021 |

Produsen Triclofem

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Triclofem:

Tunggal Idaman Abdi

Kandungan dan Komposisi Triclofem

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Triclofem adalah:

Medroxyprogesterone acetate.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Triclofem

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Triclofem adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Metode kontrasepsi pilihan jika kontrasepsi oral atau IUD tidak dapat digunakan.

Dosis dan Aturan Pakai Triclofem

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Triclofem:

150 mg atau 1 mL tiap 3 bln atau 13 minggu secara injeksi IM dalam pada otot gluteus atau deltoid. Injeksi hrs diberikan dalam 5 hari pertama siklus haid.

Kontraindikasi Triclofem

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Triclofem dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Perdarahan vagin4l yang tidak diketahui penyebabnya, diketahui atau diduga kanker payudar4; tromboflebitis aktif atau ada riwayat gangguan tromboemboli, penyakit serebrovaskuler; gangguan fungsi hati. Hasil pemeriksaan Pap smear memperlihatkan stadium III atau lebih. Riwayat tromboemboli, penyakit serebrovaskuler, hipertensi arterial (TD sistolik >140 mmHg) pada posisi duduk. Galaktore atau sekresi puting susu lainnya. Diketahui atau diduga kanker. Wanita yang sedang menjalani terapi terutama obat penenang dosis tinggi, barbiturat, antidepresan, antikonvulsan, rifampisin, & obat anti malaria. Diketahui atau diduga hamil.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Haid tidak teratur, perubahan BB, sakit kepala, gugup, nyeri atau rasa tidak enak pada perut, pusing, astenia. Penurunan libido atau kegagalan menkapsulai orgassme, nyeri punggung, vaginitis, nyeri pada payudar4, kram tungkai, depresi, mual, insomnia, leukore, jerawat, alopesia, pembengkakan, ruam, edema, sensasi panas & kemerahan pada wajah, artralgia. Anafilaksis, penyakit tromboembolik-tromboflebitis, galaktore, melasma, kloasma, konvulsi, gangguan pencernaan, ikterus, ISK, kista pada vag, kanker serviks, emboli paru, reaksi alergi, anemia, sinkop, dispnea, asma, takikardi, demam, kedinginan, kulit kering, kanker payudar4, perlunakan payudar4, galaktore, hiperpireksia, moonface. Reaksi lokal pada tempat injeksi.

Interaksi Obat Triclofem

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Triclofem antara lain:

Pd pemberian bersama aminoglutetimid dapat menekan kadar medroksiprogesteron asetat dalam serum.

Kategori Keamanan Penggunaan Triclofem Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Triclofem untuk digunakan oleh wanita hamil:

X: Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Triclofem

/Harga

Triclofem injeksi 150 mg/mL

1 mL x 20 × 1’s (Rp8,150/vial)

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *