Tongren Niu Huang Qing Xin Wan

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Peredaran Darah > Tongren Niu Huang Qing Xin Wan

By | 10/01/2019

Komposisi

  • Angelicae Sinensis Radix 0.045 g
  • Chuanxiong Rhizoma 0.039 g
  • Glycyrrhizae Radix et Rhizoma 0.147 g
  • Dioscoreae Rhizoma 0.222 g
  • Scutellariae Radix 0.045 g
  • Paeoniae Alba Radix 0.075 g
  • Calculus Bovis 0.024 g
  • Ophiopogonis Radix 0.135 g
  • Atractylodis Macrocephalae Rhizoma 0.090 g
  • Massa Medicata Fermentata 0.054 g
  • Poria Cocos 0.075 g
  • Ginseng Radix et Rhizoma 0.075 g
  • Saposhnikoviae Radix 0.093 g
  • Zingiberis Rhizoma 0.045 g
  • Bupleuri Radix 0.039 g
  • Cinnamomi Cortex 0.054 g
  • Ampelopsis Radix 0.006 g
  • Platycodonis Radix 0.045 g
  • Sojae Semen Germinatum 0.054 g
  • Armeniacae Semen Amarum 0.039 g
  • Mel 1.599 g

Khasiat

Membantu memelihara stamina dan secara tradisional membantu sirkulasi darah

Perhatian

  • Hati-hati jika digunakan pada penderita hipertensi atau diabetes
  • Hindari penggunaan pada wanita hamil atau menyusui

Cara Pakai

Diminum sehari 2 x 1 pil

Cara Penyimpanan

  • Simpan di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung
  • Simpan pada suhu dibawah 30°C

Kemasan dan Sediaan

Dus @ 1 & 10 boli @ 3 gram

Izin BPOM

TI174456911

Harga

Dus @ 1 & 10 boli @ 3 gram

Produsen

Beijing Tong Ren Tang CO LTD – China

Pendaftar dan Importir

Saras Subur Abadi

Sekilas Tentang Mel Depuratum (Madu)

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula. Madu memiliki beberapa kandungan seperti: fruktosa, glukosa, Maltosa, Sukrosa, Air, Gula paling tinggi, Abu (analisis kimia), dll.

Berikut adalah beberapa manfaat madu:


  1. Antioksidan.

  2. Meredakan sakit tenggorokan dan batuk.

  3. mengurangi bau badan.

  4. Meredakan bengkak.

  5. Mengobati luka

  6. Mengurangi alergi.

Sekilas Tentang Panax Ginseng (Ginseng)

Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.

Sekilas Tentang Dioscorea Opposita

Dioscorea opposita adalah suatu tanaman ubi yang tumbuh secara liar di alam yang pertama kali dibawa ke Eropa pada abad ke-19. Tanaman ini di China dikenal dengan sebutan 'Huai shan' dan di Korea disebut dengan 'Seyeo'. Tanaman ubi ini memiliki akar rimpang yang berfungsi sebagai organ penyimpanan nutrisi tanaman. Tanamannya sendiri dapat tumbuh hingga 3 meter dengan rimpang berbentuk silinder. Dioscorea opposita memiliki daun menyerupai hati dengan bunga berwarna putih kecil yang memiliki aroma mirip kayu manis.

Ubinya memiliki tekstur renyah dengan kulit luar yang tipis dan mengeluarkan lendir yang licin dan dapat dimakan mentah (langsung). Rasanya mirip seperti kentang.

Manfaat ubi Dioscorea opposita bagi kesehatan antara lain:



  1. Rimpangnya digunakan pada pengobatan tradisional China untuk menjaga kesehatan paru-paru, limpa, dan ginjal;

  2. Menambah nafsu makan;

  3. Membantu penyembuhan luka, pertumbuhan tulang, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh;

  4. Memiliki efek anti-aging (anti penuaan dini);

  5. Menjaga kesehatan mata;

  6. Menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah kanker paru;

  7. Mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung;

  8. Membantu pembentukan sel darah merah;

  9. Mengendalikan kadar hormon wanita yang berhubungan dengan progesteron;

  10. Mengatasi cacingan.


Dioscorea opposita tidak aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil.

Sekilas Tentang Angelica Sinensis (Ginseng Putri)

Angelica sinensis (ginseng putri) merupakan herba perenial yang memiliki aroma wangi dan rasanya ini memiliki akar tinggal segar berwarna cokelat, yang bercabang-cabang menjadi kumpulan akar-akar kecil liat dan sangat rapat, mirip tanaman gentian. Tanaman ini daunnya menyerupai seledri maka tak heran jika tanaman ini disebut juga dengan Shan Chin (seledri gunung).

Angelica sinensis memiliki efek farmakologi yang bermanfaat untuk Menstimulasi dan mengatur haid, menambah tenaga dan menyegarkan badan, menghilangkan rasa sakit, meredakan rasa nyeri, memulihkan kesehatan dan fungsi-fungsi vital, merangsang selera makan; meningkatkan kesehatan otot, merangsang sistem kekebalan tubuh, haid tidak normal (tidak teratur dan terasa sakit), sindrom pra-haid, sakit kepala, nyeri karena luka trauma atau luka-luka operasi, kelumpuhan, selera makan yang buruk, dan kanker.

Sekilas Tentang Ligusticum Chuanxiong (Ligusticum Wallichii)

Ligusticum chuanxiong yang memiliki nama lain Ligusticum wallichii merupakan suatu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam dunia pengobatan tradisional masyarakat China dan Korea selama berabad-abad. Tanaman ini biasa tumbuh di alam liar dengan bunga hermafrodit yang penyerbukannya dibantu oleh serangga. Tanaman ini memiliki sifat pedas dan hangat yang mampu meningkatkan aliran darah dan qi, menghilangkan masuk angin, serta meredakan nyeri.

Ligusticum chuanxiong banyak diresepkan oleh ahli herbal untuk mengatasi masalah haid yang tidak teratur, dismenore, dan sakit kepala. Selain itu tanaman ini juga diberikan untuk meredakan peradangan yang disebabkan oleh cedera dan bisul.

Dalam dunia kuliner, Ligusticum chuanxion dapat digunakan sebagai penambah penyedap rasa pada masakan dan di dunia kosmetik digunakan untuk memberi aroma wangi pada produk sabun dan kosmetik. Karena kaya akan manfaat, tanaman ini kini dibudidayakan.

Sekilas Tentang Cinnamomum Burmannii

Cinnamomum burmannii merupakan suatu tanaman herbal jenis kayu manis yang banyak tumbuh di Indonesia khususnya di Sumatra Barat dan Jambi. Cinnamomum burmannii tumbuh di daerah yang basah dan beriklim tropis seperti di daerah Kerinci yang diketahui sebagai lumbung penghasil tanaman ini. Spesies jenis ini lebih banyak mengandung coumarin jika dibandingkan dengan jenis Cinnamomum cassia dan Ceylon cinnamon.

Pada pengobatan tradisional China (TCM) dan India (Ayurveda), Cinnamomum burmannii digunakan untuk pengobatan penyakit diare, demam, dan gangguan menstruasi. Pada jaman Mesir kuno, Cinnamomum burmannii digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses pembalseman jenazah. Pada jaman Romawi dan Yunani kuno tanaman ini digunakan sebagai bumbu masak dan bahan pembuat parfum.

Sekilas Tentang Platycodon Grandiflorum

Platycodon grandiflorum/grandiflorus atau bunga balon biru (blue balloon flower) merupakan suatu tanaman herbal yang aslinya tumbuh di China, Jepang, Korea, dan Russia (timur Siberia). Namun saat ini sudah banyak tersebar di berbagai belahan dunia. Tanaman ini memiliki banyak manfaat terutama dibidang makanan dan obat herbal. Platycodon grandiflorum dapat tumbuh pada kondisi tanah dan lingkungan yang kaya akan nutrisi, lembab, memiliki drainase baik, tanah berpasir, dan menerima sinar mataahri dengan penuh. Tanaman ini memiliki bunga berwarna biru dan mekar seperti balon, itulah mengapa ia disebut dengan blue balloon flower.

Seluruh bagian dari tanaman ini dapat dijadikan obat herbal. Namun saat ini umumnya hanya akarnya saja yang digunakan sebagai obat. Akarnya memiliki rasa sedikit pahit yang memiliki kandungan platycodigenin yang dapat melebarkan pembuluh bronkial dan mampu menghilangkan dahak. Akarnya banyak digunakan untuk mengobati lendir belebihan pada tenggorokan, sakit tenggorokan, pilek, flu, bronkitis, abses mulut dan tenggorokan, disentri, dan nyeri pada usus. Di Korea akar tersebut biasanya dimasukkan sebagai bahan tambahan ke dalam sup dan acar, dengan kulit luarnya dihilangkan terlebih dahulu.

Pada suatu penelitian di Korea, akar Platycodon grandiflorum memiliki kandungan saponin yang mampu memperlambat pertumbuhan sel tumor, menghambat sekresi lambung dan menyembuhkan luka. Percobaan pada tikus laboratorium menemukan bahwa akar tersebut juga mampu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik, namun belum diketahui apakah efeknya akan sama bila digunakan pada manusia.

Bunga Platycodon grandiflorum bermanfaat untuk pengobatan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK merupakan penyakit paru umum yang membuat penderitanya mengalami kesulitan bernapas. Di Jepang, daun Platycodon grandiflorum biasa dimakan dan dijadikan salad.

Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis)

Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.

Sekilas tentang peredaran darah dan penyakitnya

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).

Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi).

Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.

Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

Penyebab masalah pada pembuluh darah



Kolesterol dan Pola Makan

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan oleh tubuh (organ hati) dan 20% dihasilkan dari luar tubuh berupa zat makanan. Kolesterol yang berasal dari zat makanan dapat meningkatan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi jika konsumsi seimbang dengan kebutuhan, maka tubuh akan tetap sehat. Kolesterol tidak larut dalam darah. Untuk itu, agar dapat dikirim ke seluruh tubuh, kolesterol dikemas bersama protein menjadi partikel lipoprotein. Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein.

Banyaknya kolesterol atau kadar lemak ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak konsumsi makanan berlemak, maka akan semakin besar kadar kolesterol. Contoh makanan dengan kadar lemak yang menghasilkan kolesterol tinggi adalah gorengan, minyak kelapa atau kelapa sawit, avokad, durian, daging berlemak, jeroan, kacang tanah, dan sejenisnya. Kolesterol disebabkan oleh makanan cepat saji yang rendah serat dan tinggi lemak. Selain itu, Kolesterol juga disebabkan oleh faktor keturunan.

Kolesterol total tersusun dari trigliserida, LDL kolesterol, dan HDL kolesterol.

  • Trigliserida adalah salah satu bentuk lemak yang diserap usus setelah mengalami hidrolisis (terurainya garam dalam air yang menghasilkan garam atau basa). Trigliserida merupakan lemak darah yang cenderung naik seiring dengan konsumsi alkohol, peningkatan berat badan, makanan tinggi gula atau lemak, serta gaya hidup. Trigliserida tinggi dapat menyebabkan gangguan tekanan darah dan risiko diabetes.


  • LDL kolesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah dikenal sebagai kolesterol jahat karena kolesterol LDL melekat pada dinding arteri dan bisa menyebabkan terjadinya penutupan arteri serta menyebabkan peyempitan dan penyumbatan aliran darah. Akibatnya, jantung kesulitan untuk memompa darah dan akhirnya berlanjut ke gejala serangan jantung. Bila penyumbatan itu terjadi di otak, maka akan menyebabkan stroke.


  • HDL kolesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan tinggi dikenal sebagai kolesterol baik karena membawa kembali kolesterol buruk ke organ hati untuk pemrosesan lebih lanjut.


Rokok

Bahaya rokok bukan saja berdampak pada perokok aktif, namun juga pada perokok pasif. Perokok aktif adalah orang yang merokok, sedangkan perokok pasif adalah orang yang terkena imbas secara langsung dari kegiatan merokok. Saat merokok, segala zat beracun yang ada dalam rokok akan mengalir dalam darah dan juga menyebabkan terkontaminasinya zat-zat penting dalam darah. Dan akan terjadi penggumpalan dalam pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi tidak lancar dan tersumbat.

Macam-macam penyakit pada pembuluh darah

  • Aterosklerosis

  • Serangan Jantung

  • Tumor Jantung

  • Stroke

  • Hipertensi

  • Obesitas

  • Anemia

  • Thalasemia

  • Leukimia (Kanker Darah)

  • Hemofilia