Tiger Balm Red Ointment

Apa Kandungan dan Komposisi Tiger Balm Red Ointment?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Tiger Balm Red Ointment adalah:

Tiap gram mengandung : Camphora 250 mg Dementholised Mint Oil 160 mg Cajuput Oil 130 mg Mentholum 80 mg Clove Oil 15 mg Paraffin & Petrolatum ad 1 gram

Sekilas Tentang Menthol Pada Tiger Balm Red Ointment
Menthol adalah senyawa organik yang dibuat secara sintetis biasanya berasal dari herbal peppermint, eucalyptus dan pennyroyal. Mentol memiliki banyak manfaat kesehatan potensial. Diterapkan secara topikal atau digunakan secara oral, mentol telah terbukti membantu mengobati masalah pencernaan, nyeri, peradangan dan hidung tersumbat.
Sekilas Tentang Camphor Pada Tiger Balm Red Ointment
Pada jaman dahulu camphor dibuat dengan mendistilasi kulit kayu dan pohon camphor. Saat ini, camphor diproduksi secara kimia dari minyak terpentin seperti yang digunakan dalam produk seperti Vicks VapoRub.

Camphor dapat digosokkan pada kulit (aplikasi topikal) atau dihirup. Camphor topikal digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi rasa gatal, mengobati infeksi jamur pada kuku kaki, kutil, luka dingin, wasir, dan osteoartritis. Camphor topikal juga digunakan untuk meningkatkan aliran darah lokal dan sebagai "counterirritant," yang mengurangi rasa sakit dan pembengkakan dengan menyebabkan iritasi. 

Beberapa orang menggunakan camphor untuk mengobati penyakit saluran pernapasan, dan mengobati gejala penyakit jantung. Camphor juga digunakan secara topikal sebagai obat tetes telinga, dan untuk mengobati luka bakar ringan. Camphor juga dapat dihirup untuk mengatasi batuk.

Tiger Balm Red Ointment Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Tiger Balm Red Ointment?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Tiger Balm Red Ointment adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Untuk pegal-pegal, nyeri otot, sakit kepala juga untuk meredakan gatal akibat gigitan serangga

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Tiger Balm Red Ointment?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Tiger Balm Red Ointment:

Gunakan sesuai kebutuhan

Penyajian

Digosokkan pada kulit yang sakit, beberapa kali sehari

Bagaimana Cara Penyimpanan Tiger Balm Red Ointment?

Simpan ditempat sejuk, kering dan terlindung dari cahaya matahari

Apa saja Perhatian Penggunaan Tiger Balm Red Ointment?

Hanya untuk obat luar. Hindari kontak dengan mata, selaput lendir atau daerah-daerah tuubh lain yang halus, jangan sampai kena luka terbuka atau kulit yang rusak. Hanya digunakan sesuai petunjuk. Tidak digunakan untuk anak-anak usia dibawah 2 tahun.

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Tiger Balm Red Ointment?

Dus @ pot kaca @ 10, 20 & 30 gram, Balsem

Berapa Nomor Izin BPOM Tiger Balm Red Ointment?

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Tiger Balm Red Ointment:

QL012700021

Berapa Harga Tiger Balm Red Ointment?

Rp 30.000

Apa Nama Perusahaan Produsen Tiger Balm Red Ointment?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Tiger Balm Red Ointment:

PT Ikapharmindo Putramas

Sekilas Tentang Ikapharmindo Putramas
PT. Ikapharmindo Putramas merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Drs. Titianus Winata pada 1969. Awalnya perusahaan ini hanyalah suatu toko ritel bahan kimia kemudian menjadi usaha apotek Santi dan kemudian berkembang dan mulai beroperasi sebagai perusahaan farmasi pada 1972. Produk yang dihasilkan seperti obat resep, obat OTC, produk kosmetik, produk perawatan bayi, dan lain-lain.

PT. Ikapharmindo Putramas telah mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) untuk obat-obatan resep, obat bebas, produk nutraceutical dan kosmetik. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.