Thermolyte Plus

Farmasi-id.com > Obat Pelangsing > Thermolyte Plus

By | 06/05/2015

Komposisi per 1 kaplet

  • Vitamin C (as Ascorbic Acid)                                                    30 mg
  • Thiamin (as Thiamin HCl)                                                          1.7 mg
  • Niacin                                                                                     5.0 mg
  • Vitamin B6 (as Pyridoxine HCl)                                                 2.5 mg
  • Panthotenic Acid (as d-Calcium Panthotenate)                           5.0 mg
  • Magnesium (as Magnesium Oxide)                                            7.5 mg
  • Chromium (as Chromium Polynicotinate)                                    60 mcg

 

Asam Amino Group

L-Tyrosine, L-Glutamine, L-Arginine, L-Lysine

Herbal Alami Pembakar Lemak

Bitter Orange Peel Extract, Guarana Seed Extract, Garcinia Fruit Extract,

Gymnema Leaf Extract, Green Tea Leaf Extract, Wheat Willow Bark Extract,

Bladderwarck Thali, Grapefruit Seed Extract, Coleus Root Extract.

Komposisi Lainnya

Alpha Lipoic Acid, Betain HCl, Magnesium Stearate

 

Cara Kerja Thermolyte Plus

1)   Mengurangi Nafsu Makan dan Rasa Lapar

Selera makan, keinginan ngemil dan rasa lapar akan menurun, sehingga

dengan porsi makanan yang sedikit tubuh cepat merasa kenyang.

2)    Menghambat Penyerapan Lemak

Penyerapan lemak makanan di dalam saluran cerna akan dihambat,

sehingga lemak/minyak yang kita makan tidak masuk ke dalam tubuh

melainkan akan keluar bersama dengan kotoran saat buang air besar.

3)   Membakar Lemak menjadi Tenaga

Kelebihan lemak dalam tubuh akan dimetabolisme(dibakar) menjadi

energi atau tenaga, sehingga tubuh akan tetap berenergi walau sedang diet.

4)    Mengencangkan Tubuh

Setelah berat badan turun, sering timbul problem kulit menjadi kendur

atau bergelambir, namun dengan Thermolyte Plus, kulit tubuh akan

menjadi kencang dan bentuk tubuh lebih indah dan langsing.

 

Manfaat Thermolyte Plus

Dengan keunggulan mekanisme kerja 4 in 1, Thermolyte Plus efektif membantu

menurunkan berat badan serta mengencangkan tubuh.

 

Dosis dan Aturan Pakai

1 kaplet pagi hari dan 1 kaplet siang hari, ½ jam sebelum makan, dengan jeda

antara pagi dan siang 6 jam.

Untuk berat badan yang berlebih (>60 kg), setelah 3 hari dosis dapat dinaikkan

menjadi 2 pagi dan 2 siang.

 

Kemasan

Tersedia Thermolyte Plus isi 10’s, 30’s, dan 60’s

 

Perhatian

  • Bagi penderita gangguan maag dan tekanan darah rendah, dapat dikonsumsi

setelah makan (langsung)

  • ·Efek pembakaran lemak membuat tubuh menjadi aktif, sehingga tidak

dianjurkan diminum sore/malam hari, karena dapat mengalami gangguan tidur.

  • ·Jangan melebihi 4 kaplet sehari.
  • ·Tidak dianjurkan untuk Ibu Hamil dan menyusui (kurang dari 6 bulan),

penderita gagal ginjal, hipertensi, dan jantung.

  • ·Dianjurkan untuk menjaga pola makan, kurangi/hindari makanan yang berlemak,

berminyak, gula/manis.

  •  Olahraga dapat membantu mempercepat penurunan berat badan.

 

Produsen

Performance Research Laboratories, USA

Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.