Suxamethonium Chloride

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Sistem Muskuloskeletal > Relaksan Otot > Suxamethonium Chloride

Nama Lain

Succinylcholine Chloride

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Suxamethonium Chloride

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Suxamethonium Chloride:

Untuk intubasi, relaksan/pelemas otot.

Kontraindikasi Suxamethonium Chloride

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Suxamethonium Chloride dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Riwayat hipertermia ganas
  • Aktivitas kolinesterase plasma atipikal
  • Trauma (terpukul, terbentur, teriris, dll) parah & luka bakar berat
  • Defisit neurologik meliputi pengecilan otot-otot mayor akut
  • Sebelumnya terdapat hiperkalemia
  • Luka mata terbuka
  • Penyakit miotonik kongenital

Perhatian Penggunaan Suxamethonium Chloride

  • Kehamilan
  • Abnormalitas kolinesterase plasma yang disebabkan faktor genetik
  • Tetanus, tuberkulosa, luka bakar, penyakit debilitasi kronis, kegangasan, anemia kronis, & malnutrisi
  • Penyakit autoimun, miksoedema, penyakit kolagen
  • Gagal hati stadium akhir, gagal akut atau kronis
  • Keadaan iatrogenik (keadaan yang disebabkan tindakan dokter atau karena pengobatan)
  • Miastenia gravis tingkat lanjut
  • Interaksi Obat efek memblok neuromuskular diperpanjang oleh insektisida organofosforus, tetes mata Ekotiopat, beberapa zat antikolinesterase, komponen sitotoksik, Trimetafan, obat-obat psikiatrik, zat anestesi termasuk anestesi inhalasi Volatil, Aprotinin, Difenhidramin, Prometazin, estrogen, steroid dosis tinggi, obat-obat kontrasepsi oral, bebarapa antibiotik, antiaritmia, garam Magnesium, Litium Karbonat, dan Azatioprin

Efek Samping Suxamethonium Chloride

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Suxamethonium Chloride:

  • Bradikardia, takhikardia, hipertensi, hipotensi, aritmia
  • Bronkhospasme, depresi pernafasan jangka panjang, apnea (berhentinya pernafasan)
  • Fasikulasi otot (kerutan otot setempat yang berulang-ulang, spontan, dan cepat), nyeri otot setelah operasi, mioglobinuria, mioglobinemia
  • Hipertermia, peningkatan tekanan dalam mata, peningkatan tekanan dalam lambung, salivasi/pengeluaran ludah berlebihan

Dosis dan Aturan Pakai Suxamethonium Chloride

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Suxamethonium Chloride:

Dengan injeksi intravaskular:

Dewasa:

600 mcg/kg bb (rentang dosis 0,3-1,1 mg/kg bb tergantung pada derajat relaksasi yang dibutuhkan); dosis lazim 20-100 mg;

Bayi di bawah 1 tahun:

2 mg/kg bb;

Anak 1-12 tahun:

1-2 mg/kg bb.

Dengan infus intravena, sebagai cairan 0,1%, 2-5 mg/menit (2-5 mL/menit).

Kemasan dan Sediaan Suxamethonium Chloride

Vial, serbuk injeksi

Nama Brand Suxamethonium Chloride

Quelicin, Succinyl Siccum

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Suxamethonium Chloride Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Suxamethonium Chloride, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Suxamethonium Chloride?

Jika Anda lupa menggunakan Suxamethonium Chloride, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Suxamethonium Chloride Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Suxamethonium Chloride?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Suxamethonium Chloride yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 5 Februari). Suxamethonium Chloride. Diakses pada 5 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/suxamethonium-chloride/


Format MLA (Modern Language Association)

"Suxamethonium Chloride". Farmasi-id.com. 5 Februari 2018. 5 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/suxamethonium-chloride/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Suxamethonium Chloride", 5 Februari 2018, <https://www.farmasi-id.com/suxamethonium-chloride/> [Diakses pada 5 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda