Spiolto Respimat

By | Januari 30, 2021 |

Apa Kandungan dan Komposisi Spiolto Respimat?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Spiolto Respimat adalah:
  • Tiotropium 2.5 mcg
  • Olodaterol 2.5 mcg

Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Spiolto Respimat?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Spiolto Respimat adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pengobatan lini kedua pada pasien dengan PPOK saat pemberian tiotropium atau olodaterol saja memberikan respons yang diinginkan..

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Spiolto Respimat?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Spiolto Respimat:

Dws 2 puff 1x/ hr, pada waktu yang sama sepanjang hari.

Apa Saja Kontraindikasi Spiolto Respimat?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Spiolto Respimat dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitivitas terhadap tiotropium atau olodaterol & atropin atau derivatnya (misalnya ipratropium atau oksitropium).

Apa saja Perhatian Penggunaan Spiolto Respimat?

Bukan untuk digunakan pada asma & pengobatan episode bronkospasme akut. Jangan diberikan pada pasien dengan PPOK yang memburuk secara akut. Reaksi hipersensitivitas dapat terjadi. Segera hentikan & gantikan dengan terapi alternatif jika terjadi bronkospasme paradoks. Pasien dengan glaukoma sudut sempit, hiperplasia prostat atau obstruksi kandung kemih, gangguan ginjal, gejala mata, gangguan KV, insufisiensi koroner, aritmia jantung, kardiomiopati obstruktif hipertrofi & hipertensi, gangguan kejang atau tirotoksikosis, perpanjangan interval QT, responsif yang tidak biasa terhadap Amin simpatomimetik. Riwayat MI, aritmia jantung tidak stabil atau mengancam jiwa, gagal jantung atau takikardia paroksismal, hipokalemia, hiperglikemia. Dapat mengganggu kemampuan menyetir atau mengoperasikan mesin. Hamil & laktasi. Anak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Spiolto Respimat Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Spiolto Respimat?

Jika Anda lupa menggunakan Spiolto Respimat, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Spiolto Respimat Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Spiolto Respimat?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Spiolto Respimat yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Spiolto Respimat?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Spiolto Respimat yang mungkin terjadi adalah:

Nasofaringitis. Dehidrasi. Pusing, insomnia. Penglihatan kabur, glaukoma, peningkatan TIO. Atrial fibrilasi, palpitasi, takikardia, takikardia supraventicular; HTN. Batuk, epistaksis, faringitis, disfonia, radang tenggorokan, bronkospasme, sinusitis. Mulut kering, konstipasi, kandidiasis orofaringeal, radang gusi, disfagia, GERD, glossitis, stomatitis, obstruksi usus termasuk ileus paralitik. Pruritus, edema angioneuritic, urtikaria, hipersensitivitas, ruam, infeksi kulit & tukak, kulit kering. Arthralgia, bengkak sendi. Retensi urin (biasanya pada pria dengan faktor predisposisi), disuria, ISK.

Apa Saja Interaksi Obat Spiolto Respimat?

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Spiolto Respimat antara lain:

Pemberian kronis dari obat antikolinergik lainnya, agen adrenergik, derivat xantin, steroid atau diuretik, β-blocker, inhibitor MAO, TCAs, obat perpanjangan QTc. Peningkatan eksposur sistemik dengan ketokonazol CYP & P-gp inhibitor.

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Spiolto Respimat?

Dus @ 1 respimat inhaler dan 1 catridge @ 60 puffs (30 dosis), cairan inhalasi 2,5 / 2,5 mcg.

Berapa Nomor Izin BPOM Spiolto Respimat?

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Spiolto Respimat:

DKI1652503368A1

Apa Nama Perusahaan Produsen Spiolto Respimat?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Spiolto Respimat:

Boehringer Ingelheim – West Germany

Pendaftar

Boehringer Ingelheim-Indonesia

Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *