Sertraline

By | Juni 24, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antidepresan > Sertraline

Kandungan dan Komposisi Sertraline

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Sertraline:

Sertraline

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Sertraline

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Sertraline:

Sertraline adalah obat antidepresan yang terdapat pada kelompok obat selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs). Sertraline mempengaruhi zat kimia di dalam otak yang mengalami ketidakseimbangan dan menyebabkan depresi, panik, gelisah atau gejala obsesif-kompulsif.

Sertraline digunakan untuk mengobati depresi, gangguan obsesif-kompulsif, panik, gelisah, post-traumatic stress disorder (PSTD), dan premenstrual dysphoric disorder (PMDD).

Sertraline juga digunakan untuk kebutuhan lain yang tidak tercantum disini.

Informasi Penting

Jangan menggunakan sertraline bersamaan dengan pimozide atau a monoamine oxidase inhibitor (MAOI) seperti isocarboxazid, phenelzine, rasagiline, selegiline, atau tranylcypromine.

Anda dapat merasa ingin bunuh diri ketika pertama kali menggunakan obat anti depresan, khususnya jika anda lebih muda dari usia 24 tahun.

Hubungi dokter anda jika anda memiliki gejala baru atau lebih parah dari perubahan suasana hati atau kebiasaan, gelisah, serangan panik, gangguan tidur, atau jika anda merasa impulsif, mudah marah, agreif, tidak bisa diam, hiperaktif (fisik atau mental), lebih depresi atau merasa ingin bunuh diri atau menyakiti diri sendiri. SSRI anti depressant dapat menyebabkan masalah paru-paru yang serius dan mengancam nyawa pada bayi yang baru lahir dimana sang ibu menggunakan obat ini saat sedang hamil. Jangan menghentikan penggunaan obat ini tanda berbicara terlebih dahulu dengan dokter anda.

Efek Samping Sertraline

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Sertraline:

Panggil pertolongan medis darurat jika anda memiliki tanda apapun dari reaksi alergi ini:

  • Gatal dengan bintik merah
  • Sulit bernapas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan

Hubungi dokter anda jika anda memiliki gejala baru atau lebih parah dari perubahan suasana hati atau kebiasaan, gelisah, serangan panik, gangguan tidur, atau jika anda merasa impulsif, mudah marah, agreif, tidak bisa diam, hiperaktif (fisik atau mental), lebih depresi atau merasa ingin bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

Hubungi dokter anda jika anda memiliki efek samping serius berikut:

  • Otot yang sangat kaku, demam tinggi, berkeringat, detak jantung cepat atau tidak beraturan, gemetar, refleks yang berlebihan
  • Mual, muntah, diare, hilang nafsu makan, hilang koordinasi otot
  • Sakit kepala, sulit berkonsentrasi, masalah ingatan, lemah, berhalusinasi, pingsan, kejang, napas sesak atau henti napas

Efek Samping lain:

  • Mengantuk, pusing, merasa lelah
  • Mual ringan, sakit perut, konstipasi
  • Mulut kering
  • Perubahan nafsu makan atau berat badan
  • Sulit tidur
  • Menurunnya kemampuan 5eksual, impoten atau sulit mengalami orgasme

Gejala efek samping di atas belum lengkap dan dapat muncul gejala lain.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Sertraline Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Sertraline, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Sertraline?

Jika Anda lupa menggunakan Sertraline, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Sertraline Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Sertraline?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Sertraline yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas Tentang Depresi
Depresi adalah suatu kondisi mental yang rendah dan ketidakmauan untuk beraktivitas yang dapat memengaruhi pikiran, perilaku, kecenderungan, dan perasaan seseorang. Gejala depresi ditandai oleh kesedihan, ketidakaktifan, kesulitan berpikir dan konsentrasi, peningkatan/penurunan nafsu makan serta waktu yang banyak dihabiskan untuk tidur. Banyak penderita depresi memiliki perasaan kesal, putus asa, dan terkadang kecenderungan untuk bunuh diri. Ini bisa bersifat jangka pendek atau jangka panjang tergantung pada tingkat keparahan kondisi seseorang. Suasana hati yang tertekan adalah reaksi sementara yang normal terhadap peristiwa-peristiwa kehidupan, seperti kehilangan orang yang dicintai. Depresi dapat merupakan gejala dari beberapa penyakit fisik amun juga dari efek samping beberapa obat yang dikonsumsi. Suasana hati yang depresi juga mungkin merupakan gejala dari beberapa gangguan suasana hati seperti gangguan depresi berat atau distrofiia.

Salah satu jenis depresi adalah depresi mayor dimana depresi yang terjadi cukup serius sehingga pasien perlu dirawat di rumah sakit. Kondisi ini sering “kronis,” yang berarti pasien tersebut telah memiliki episode depresi selama beberapa bulan atau tahun. Depresi ini juga tidak “situasional,” yang artinya tidak terkait dengan situasi atau peristiwa tertentu. Suatu episode depresi mayor biasanya hanya terjadi sekali seumur hidup, meskipun dapat juga berulang. Terapi medis yang terkait dengan depresi termasuk terapi interferon, beta-blocker, isotretinoin, antikonvulsan, obat antimigrain, antipsikotik, dan lain-lain.
Sekilas Tentang Obat Antidepresan
Antidepresan adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gangguan depresi mayor dan kondisi lainnya, termasuk beberapa gangguan kecemasan, beberapa kondisi nyeri kronis (penggunaan di luar label), dan untuk membantu mengelola beberapa kecanduan.

Efek samping khas dari antidepresan termasuk mulut kering, penambahan berat badan, kurangnya dorongan seksual, dan dalam beberapa kasus disfungsi ereksi. Sebagian besar jenis antidepresan biasanya aman dikonsumsi, tetapi dapat menyebabkan meningkatnya pikiran untuk bunuh diri ketika dikonsumsi oleh anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Sindrom penghentian dapat terjadi setelah menghentikan antidepresan apa pun. Risiko lebih besar di antara mereka yang telah minum obat lebih lama dan ketika obat tersebut memiliki paruh pendek.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 24 Juni). Sertraline. Diakses pada 8 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/sertraline/


Format MLA (Modern Language Association)

"Sertraline". Farmasi-id.com. 24 Juni 2020. 8 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/sertraline/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Sertraline", 24 Juni 2020, <https://www.farmasi-id.com/sertraline/> [Diakses pada 8 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda