SCANDEXON

Farmasi-id.com > Uncategorized > SCANDEXON

By | 10/06/2016

Kandungan

Dexamethasone / Deksametason.

Indikasi

Peradangan, alergi, gangguan imunologi yang tidak memberikan respon terhadap pengobatan lain seperti asma bronkhial, artritis reumatoid, dermatitis alergika, sindroma nefrotik.

Kontra Indikasi

Ulkus peptikum, osteoporosis, infeksi akut, vaksin hidup, menyusui.

Perhatian

  • Gagal jantung kongestif, hipertensi, diabetes melitus, penyakit menular, gagal ginjal kronis, uremia.
  • Usia lanjut.
  • Hamil.

Interaksi Obat

Barbiturat, Fenitoin, Rifampisin.

Efek Samping

  • Retensi cairan & elektrolit, peningkatan kerentanan terhadap infeksi, pertumbuhan terhambat, stadium Cushingoid, amenore (tidak haid), gangguan mental, hipertensi intrakranial.
  • Pankreatitis akut, osteonekrosis aseptik.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

D: Positif ada kejadian yang berbahaya pada janin manusia, tetapi keuntungan dari penggunaan oleh wanita hamil mungkin dapat diterima walaupun berisiko. (Misalnya jika obat digunakan untuk situasi menyelamatkan nyawa atau penyakit yang serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

0,5-10 mg/hari.

Pemberian Obat

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan

Kemasan dan Sediaan

Dus, 50 strip @ 10 tablet 0,5 mg

Izin BPOM

DKL7622702710A1

Produsen

Tempo Scan Pacific

Sekilas Tentang Dexamethasone

Dexamethasone merupakan suatu jenis obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit mulai dari rematik, penyakit kulit, asma, pembengkakan otak, hingga tuberkulosis. Obat ini penggunaanya bisa diberikan secara oral, injeksi otot, dan intravena. Obat ini pertama kali dibuat pada tahun 1957 dan digunakan pertama kali oleh dunia medis pada 1961.

Sebagai obat antiinflamasi, dexamethasone digunakan untuk terapi rheumatoid arthritis dan bronkospasme. Penderita kanker yang menjalani kemoterapi juga sering diberikan dexamethasone untuk melawan efek samping dari obat antikankernya. Dexamethasone dapat memperkuat efek antiemetik obat seperti ondansetron. Pada penyakit tumor otak, dexamethasone digunakan untuk melawan perkembangan edema yang dapat menekan struktur otak lainnya. Dexamethasone juga digunakan secara langsung sebagai agen kemoterapi pada kasus keganasan hematologis terutama pada pengobatan myeloma multiple.

Dexamethasone intravena juga efektif digunakan untuk mencegah mual dan muntah, khususnya pada orang yang telah menjalani operasi. Obat ini juga bisa digunakan untuk mempercepat pengobatan sakit tenggorokan. Keamanan penggunaan dexamethasone untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C.