Salep Kulit Guci Pusaka

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Jamu > Jamu kesehatan kulit & tubuh > Salep Kulit Guci Pusaka

Kandungan dan Komposisi Salep Kulit Guci Pusaka

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Salep Kulit Guci Pusaka adalah:

  • Curcuma Domestica Rhizoma 10%
  • Tinospora Cortex 7.5%
  • Andrographis Folium 7.5%
  • Stytrychnos Ligustrina 5%
  • Amaranthus Spinosus 15%
  • Centella Asiatic 15%
  • Oleum Sesame 30%

Sekilas Tentang Centella Asiatica (Pegagan) Pada Salep Kulit Guci Pusaka
Centella terdiri dari sekitar 40 spesies dengan ragam yang berbeda-beda di Indonesia, dimana penyebarannya terbatas, kecuali Centella Asiatica yang penyebarannya sampai Asia Tenggara dan meluas ke berbagai negara subtropis. Tanaman ini telah digunakan untuk proses penyembuhan agar lebih baik, perbaikan ingatan, kanker, kekebalan, jamu, penyakit pernafasan, perawatan penyakit pada kulit (seperti psoriasis dan eczema), memperbaiki bekas luka, nyeri haid, menguatkan urat, pembersih darah, tekanan darah tinggi, obat penenang, obat anti-stress, anti-cemas, dan perangsang, peningkat kekebalan, dan penyesuaian tubuh, dan lain-lain.

Tanaman ini memiliki Kandungan antara lain Asiaticoside, thankunside, isothankunside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, mesoinosetol, centellose, carotenoids, garam K, Na, Ca, Fe, vellarine, tatin, mucilago, resin, pektin, gula, vitamin B.
Sekilas Tentang Curcuma Domestica (Kunyit) Pada Salep Kulit Guci Pusaka
Kunyit (curcuma domestica) merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang dan bagian rimpang inilah yang banyak dijadikan obat.

Khasiatnya antara lain sebagai kholagog, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteria, dan kholeretik. Kunyit biasa dipakai untuk menyembuhkan luka dan kurap, mencret, nyeri haid, dan sakit perut.
Tinospora Tuberculata / Tinospora crispa caulis (Brotowali) merupakan suatu tanaman perdu dengan batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda. Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan di ladang. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah batang dan daunnya.

Kandungan kimia yang dimiliki oleh Tinospora Tuberculata antara lain retine, alkaloida, berberin, dan columbine. Khasiat dari Tinospora Tuberculata adalah sebagai antipiretikum, tonikum, antiperiodikum, diuretikum, dan antidiabetik. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan tanaman ini seperti demam, gatal, dan rematik.
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Memiliki kandungan antara lain andrografin, andrografoloid, panikulin. Berkhasiat sebagai antiinflamasi, antipiretik, analgesik, diuretik,  stomatik, antibengkak. Biasa digunakan untuk mengobati gatal-gatal, kudis, demam digigit serangga atau binatang berbisa, kencing manis, radang usus buntu, tifus, kaki bengkak.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Salep Kulit Guci Pusaka

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Salep Kulit Guci Pusaka adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Menghilangkan bekas-bekas luka baik lama maupun baru akibat benda panas seperti setrika, knalpot, api, air panas, minyak panas ataupun bekas sengatan sinar matahari
  • Menghilangkan flex, bekas jerawat, biang keringat, bekas cacar, noda hitam pada ketiak & selangkangan dan noda – noda lainnya pada kulit yang mengganggu keindahan kulit kita
  • Menghilangkan dan melembutkan kulit kasar (bersisik) dan pecah – pecah di sekitar tumit, telapak kaki dan tangan
  • Perawatan dan pengobatan penyakit kulit panu, kutu air, eksim & psoriasis, berbagai jenis alergi kulit, gatal – gatal, bintik kemerahan

Sekilas tentang kulit
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.

Dosis dan Aturan Pakai Salep Kulit Guci Pusaka

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Salep Kulit Guci Pusaka:

  • Oleskan pada bagian tubuh yang kasar / pecah – pecah, bekas luka / noda, alergi atau bagian lainnya yang bermasalah, ratakan dan biarkan hingga meresap
  • Pakai 2 – 3x sehari, pagi, siang dan sore sehabis mandi

Izin:

Depkes RI No. TR 953778591

Kemasan, Sediaan, dan Harga Salep Kulit Guci Pusaka

Harga : Rp.18.000,-

Berat Produk : 100 gram

Produsen Salep Kulit Guci Pusaka

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Salep Kulit Guci Pusaka:

PJ ALAM SUBUR MANJUR TASIKMALAYA INDONESIA

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Salep Kulit Guci Pusaka Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Salep Kulit Guci Pusaka, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Salep Kulit Guci Pusaka?

Jika Anda lupa menggunakan Salep Kulit Guci Pusaka, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Salep Kulit Guci Pusaka Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Salep Kulit Guci Pusaka?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Salep Kulit Guci Pusaka yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 14 Desember). Salep Kulit Guci Pusaka. Diakses pada 3 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/salep-kulit-guci-pusaka/


Format MLA (Modern Language Association)

"Salep Kulit Guci Pusaka". Farmasi-id.com. 14 Desember 2015. 3 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/salep-kulit-guci-pusaka/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Salep Kulit Guci Pusaka", 14 Desember 2015, <https://www.farmasi-id.com/salep-kulit-guci-pusaka/> [Diakses pada 3 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *