Roxithromycin

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Makrolid > Roxithromycin

By | 28/04/2017

Deskripsi

Roksitromisin / Roksitromisina / Roxithromycin adalah antibiotik golongan makrolidum yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif meskipun dibandingkan eritromisin, antibiotik ini lebih aktif terhadap bakteri gram negatif. roksitromisina (Roxithromycin) adalah bakteriostatik yang bekerja dengan cara mengikat sub unit 50s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA. Dengan demikian sistesis protein akan terganggu sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Kegunaan roksitromisina (Roxithromycin) adalah untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman yang peka terhadap roksitromisina (Roxithromycin) seperti :

  • infeksi telinga hidung dan tenggorokan (THT),
  • bronkopulminari,
  • infeksi saluran genital (kecuali infeksi gonococcus)
  • infeksi kulit dan struktur kulit
  • obat ini sering juga digunakan untuk infeksi kulit dan jaringan lunak.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa: 150 mg dua kali sehari atau 300 mg sekali sehari

Untuk anak-anak : 2.5-5 mg / kg BB/ hari, diberikan dalam dua dosis terbagi

30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah makan

Kontra Indikasi

  • Oksitromisina (Roxithromycin) harus dihindari pada pasien yang memiliki riwayat reaksi hipersensitifitas pada
  • Roksitromisina (Roxithromycin) dan antibiotika makrolidum lainnya.
  • Roksitromisina (Roxithromycin) dikontraindikasikan untuk pasien dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak.
  • Gunakan antibiotik ini dengan hati-hati jika pasien memiliki masalah jantung atau sedang memakai obat-obatan yang dapat menyebabkan masalah jantung tertentu ( misalnya , perpanjangan QT atau bradycardia ) , atau terjadinya ketidakseimbangan elektrolit ( misalnya , level kalium atau natrium yang rendah ).

Efek Samping

  • Kebanyakan efek samping roksitromisina (Roxithromycin) yang muncul adalah mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia, dan nyeri pada perut.
  • Sakit kepala, insomnia, reaksi alergi (seperti ruam kulit dan anafilaktik) dan hasil tes fungsi hati yang abnormal juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian roksitromisina (Roxithromycin) meski kejadiannya jarang.

Perhatian

  • Hati-hati memberikan roksitromisina (Roxithromycin) pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak.
  • Meski belum ada bukti berbahaya bagi janin pemberian roksitromisina (Roxithromycin) pada wanita hamil harus dilakukan dengan hati-hati termasuk pemberian kepada ibu menyusui dan pasien usia lanjut.

Interaksi Obat

  • Jika roksitromisina (Roxithromycin) diberikan bersamaan dengan teofilin, terjadi peningkatan konsentrasi teofilin pada plasma sehingga meningkatkan efek sampingnya.
  • Roksitromisina (Roxithromycin) juga berinteraksi dengan warfarin dan agen anti koagulan lainnya sehingga jika diberikan bersamaan berpotensi terjadi perdarahan.
  • Sebaiknya roksitromisina (Roxithromycin) tidak diberikan bersamaan dengan ergotamine dan sejenisnya.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Roksitromisina (Roxithromycin) yang telah digunakan oleh hanya sejumlah wanita hamil dan wanita usia subur, tidak terjadi peningkatan frekuensi malformasi atau efek berbahaya langsung atau tidak langsung lainnya pada janin manusia yang telah diamati. Studi pada hewan belum menunjukkan bukti terjadinya peningkatan kerusakan janin.

Nama Generik

Roxithromycin / Roksitromisin

Nama Brand

  • Anbiolid
  • Simacron
  • Biostatik
  • Sitro
  • Ixor
  • Sitro
  • Roksitromisin
  • Uplores
  • Rolexit
  • Xorin
  • Rulid
Sekilas tentang makrolid
Makrolid/makrolida merupakan golongan antibiotik yang meliputi eritromisin, roksitromisin, azitromisin dan klaritromisin. Obat ini bertindak dengan mencegah bakteri memproduksi protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan reproduksi. Tergantung pada konsentrasi obat yang diberikan makrolida mungkin bersifat bakteriostatik atau bakterisidal. Makrolida paling sering digunakan untuk mengobati infeksi dada.