Repaglinide

Farmasi-id.com > Sistem Endokrin & Metabolik > Obat Antidiabetes > Repaglinide

By | 10/10/2017

Indikasi

Sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan metformin/thiazolidindiones pada pemeliharaan diabetes mellitus tipe 2 (NIDDM) dimana hiperglikemia tidak dikontrol secara memuaskan oleh diet dan olahraga saja.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas terhadap repaglinide atau bahan tambahan yang terkandung didalamnya, ketoasidosis diabetes, diabetes tipe 1.

Dosis

Awal, 500 mcg, diberikan 30 menit sebelum makan (1 mg jika mendapat obat hipoglikemik oral lain) disesuaikan dengan respons pada interval 1-2 minggu, sampai 4 mg diberikan dosis tunggal, dosis maksimal 16 mg sehari, anak, remaja dibawah 18 tahun dan lanjut usia diatas 75 tahun tidak dianjurkan.

Peringatan dan Perhatian

Penyakit hati atau ginjal yang parah, malnutrisi, gangguan adrenal, gangguan pituitary, pasien lanjut usia, anak-anak, kehamilan dan menyusui

Efek Samping

Nyeri perut, diare, konstipasi, mual, muntah, hipoglikemia (jarang terjadi), reaksi hipersensitifitas termasuk pruritus, kemerahan, vaskulitis, urtikaria dan gangguan penglihatan.

Peringatan

Pemberian insulin selama penyakit intercurrent (seperti infark miokardia, koma infeksi dan trauma) dan selama pembedahan (abaikan nateglinide pada pembedahan pagi hari dan berikan sewaktu makan dan minum normal), pasien lemah dan tidak berdaya, gangguan fungsi ginjal.

Sediaan

Tablet 0,5, 1, 2 mg

Nama Brand

Dexanorm, Repide, Novonorm

Sekilas Tentang Diabetes
Diabetes merupakan kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan benar. Hal ini menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Diabetes yang umum terjadi adalah diabetes Tipe 1 dan tipe 2.

Pada diabetes Tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin sedangkan pada diabetes tipe 2 pankreas dapat membuat insulin tapi dalam kadar yang tidak cukup banyak. Ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan insulin secara optimal. Meningkatnya kadar gula dalam darah akan membuat penderita diabetes sering merasa haus atau lapar dan juga sering buang air kecil.

Antidiabetes merupakan obat yang mengontrol tingkat glukosa (gula) dalam darah pada penderita diabetes.

Informasi lengkap mengenai diabetes dapat Anda baca di sini.