Plossa Press And Sooth Aromatics

Farmasi-id.com > Aromaterapi > Plossa Press And Sooth Aromatics

By | 19/11/2018

Kandungan dan Komposisi

Plossa Press & Sooth Aromatics Blue Mountain:

  • Eucalyptus Oil 14.25%
  • Campor 7%
  • Peppermint Oil 3.75%
  • Menthol 55%
  • Borneol 15%
  • Cheerful 5%

Khasiat Kegunaan

  • Membantu meredakan pegal-pegal, sakit kepala, gejala masuk angin, kembung dan mual
  • Sebagai aromatheraphy yang menyejukkan

Peringatan dan Perhatian

  • Tidak digunakan pada anak usia dibawah 1 tahun
  • Tidak digunakan langsung dibawah lubang hidung
  • Obat luar

Pilihan Aroma

Redhot, Blue Mountain, Eucalyptus, Soothing Warm

Cara Pakai

  1. Sebagai Roll On untuk di oles dileher dan pelipis meredakan sakit kepala
  2. Sebagai Kerokan untuk meredakan gejala masuk angin
  3. Sebagai relaksasi untuk pegal-pegal pada otot
  4. Sebagai Inhaler : Aromatheraphy yang meyegarkan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu kurang dari 30°C

Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan

  • QD171615791, Plossa Press And Sooth Aromatics Soothing Warm, Dus, botol roll on @ 2 ml
  • QD171615771, Plossa Press And Sooth Aromatics Red Hot, Dus, tabung plastik @ 2 ml
  • QD171615341, Plossa Press And Sooth Aromatics Red Hot, Dus, botol plastik roll on & 8 ml
  • QD171615331, Plossa Press And Sooth Aromatics Soothing Warm, Dus, botol plastik roll on @ 8 ml
  • QD171615321, Plossa Press And Sooth Aromatics Eucalyptus, Dus, botol plastik roll on @ 8 ml
  • QD171615781, Plossa Press And Sooth Aromatics Eucalyptus, Dus, tabung plastik @ 2 ml
  • QD181616111, Plossa Press And Sooth Aromatics Blue Mountain (Inhaler), Dus, Botol plastik @ 2 ml
  • QD181616121, Plossa Press And Sooth Aromatics Blue Mountain (Roll On), Dus, Botol plastik @ 8 ml

Harga

Rp 15.000/pcs

Produsen

  • PT Capung Indah Abadi
  • PT Dragon Prima Farma

Untuk

PT Sari Enesis Indah

Sekilas Tentang Peppermint Oil
Peppermint oil berasal dari tanaman peppermint. Peppermint oil biasanya digunakan untuk perasa makanan dan minuman juga sebagai pengharum pada sabun dan kosmetik. Peppermint oil juga biasa digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan dan bisa dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen makanan atau juga secara topikal berupa krim kulit atau salep.

Secara klinis peppermint oil terbukti mampu mengatasi gejala sindrom iritasi usus besar. Selain itu juga dapat membantu sistem pencernaan dengan mencegah kejang pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh endoskpi atau enema barium. beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan peppermint oil topikal dapat membantu mengatasi sakit kepala dan puting susu pecah-pecah akibat menyusui. Bila digunakan sesuai petunjuk, peppermint oil berupa suplemen makanan dan topikal aman untuk digunakan pada orang dewasa secara umum.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Suplemen makanan yang mengandung peppermint oil bisa digunakan untuk membantu masalah kesehatan berikut ini:



  1. Mual
  2. Muntah

  3. Morning sickness

  4. Kram saluran gastrointestinal bagian atas dan saluran empedu

  5. Diare

  6. Perut bergas



Dalam bentuk topikal, peppermint oil juga bisa digunakan untuk mengatasi:


  1. Sakit kepala
  2. Nyeri otot

  3. Sakit syaraf

  4. Sakit gigi

  5. Peradangan mulut

  6. Rasa gatal

  7. Ruam alergi

  8. Anti nyamuk



Uap peppermint oil juga digunakan dalam bentuk inhaler untuk membantu mengatasi gejala batuk dan pilek. Beberapa dokter menambahkan minyak peppermint ke larutan barium untuk mengendurkan usus besar selama enema barium.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kapsul enterik peppermint oil dapat membantu meredakan gejala umum dari sindrom iritasi usus besar seperti sakit perut, kembung dan perut bergas. Studi juga menunjukkan bahwa jika peppermint oil dikombinasikan dengan minyak jinten akan dapat mengatasi gangguan pencernaan.
Sekilas Tentang Camphor
Pada jaman dahulu camphor dibuat dengan mendistilasi kulit kayu dan pohon camphor. Saat ini, camphor diproduksi secara kimia dari minyak terpentin seperti yang digunakan dalam produk seperti Vicks VapoRub.

Camphor dapat digosokkan pada kulit (aplikasi topikal) atau dihirup. Camphor topikal digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi rasa gatal, mengobati infeksi jamur pada kuku kaki, kutil, luka dingin, wasir, dan osteoartritis. Camphor topikal juga digunakan untuk meningkatkan aliran darah lokal dan sebagai "counterirritant," yang mengurangi rasa sakit dan pembengkakan dengan menyebabkan iritasi. 

Beberapa orang menggunakan camphor untuk mengobati penyakit saluran pernapasan, dan mengobati gejala penyakit jantung. Camphor juga digunakan secara topikal sebagai obat tetes telinga, dan untuk mengobati luka bakar ringan. Camphor juga dapat dihirup untuk mengatasi batuk.
Sekilas Tentang Oleum Eucalypti
Oleum eucalypti merupakan minyak yang di dapat dari hasil penyulingan daun segar Eucalyptus Globulus, Labill (N.O Myrtaceae) ataupun spesies Eucalyptus lainnya. Minyak ini memiliki kandungan cineol yng banyak dan sedikit phellandrene. Ciri oleum eucalypti adalah warnanya kuning muda, tidak kental, dengan aroma camphoraceous yang segar dan memiliki rasa sedikit pedas namun dingin.

Berikut adalah beberapa manfaat oleum eucalypti:



  1. Membentuk dan memperkuat tulang dan gigi.

  2. Membantu menjaga struktur rangka dan fungsinya.

  3. Menjaga kerja jantung tetap sehat.

  4. Berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot.

  5. Terlibat dalam proses pembekuan darah.

Sekilas Tentang Menthol
Menthol adalah senyawa organik yang dibuat secara sintetis biasanya berasal dari herbal peppermint, eucalyptus dan pennyroyal. Mentol memiliki banyak manfaat kesehatan potensial. Diterapkan secara topikal atau digunakan secara oral, mentol telah terbukti membantu mengobati masalah pencernaan, nyeri, peradangan dan hidung tersumbat.
Sekilas tentang aromaterapi

Aromaterapi ialah istilah generik bagi salah satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap, dikenal sebagai minyak esensial, dan senyawa aromatik lainnya dari tumbuhan yang bertujuan untuk memengaruhi suasana hati atau kesehatan seseorang, yang sering digabungkan dengan praktik pengobatan alternatif dan kepercayaan kebatinan.

Aromaterapi sudah ada sejak 6000 tahun yang lalu. Kata "aromaterapi" digunakan oleh kimiawan Perancis Rene-Maurice Gattefosse pada tahun 1920-an, yang mencurahkan hidupnya untuk meneliti sifat penyembuhan minyak esensial setelah musibah laboratorium parfumnya. Namun, dalam perkembangannya aroma terapi tidak hanya berbentuk cairan essential saja. Namun, dalam beragam bentuk.