Peppermint Oil

Farmasi-id.com > Health > Peppermint Oil

By | 21/11/2017

Kandungan dan Komposisi Peppermint Oil

Deskripsi

Pepeprmint oil berasal dari tanaman peppermint. Peppermint oil biasanya digunakan untuk perasa makanan dan minuman juga sebagai pengharum pada sabun dan kosmetik. Pepeprmint oil juga biasa digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan dan bisa dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen makanan atau juga secara topikal berupa krim kulit atau salep.

Secara klinis peppermint oil terbukti mampu mengatasi gejala sindrom iritasi usus besar. Selain itu juga dapat membantu sistem pencernaan dengan mencegah kejang pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh endoskpi atau enema barium. beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan peppermint oil topikal dapat membantu mengatasi sakit kepala dan puting susu pecah-pecah akibat menyusui. Bila digunakan sesuai petunjuk, pepermint oil berupa suplemen makanan dan topikal aman untuk digunakan pada orang dewasa secara umum.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Suplemen makanan yang mengandung peppermint oil bisa digunakan untuk membantu masalah kesehatan berikut ini:

  • Mual
  • Muntah
  • Morning sickness
  • Kram saluran gastrointestinal bagian atas dan saluran empedu
  • Diare
  • Perut bergas
  • Pilek
  • Batuk
  • Peradangan pada mulut dan tenggorokan
  • Sinus dan infeksi pernafasan
  • Masalah menstruasi

Dalam bentuk topikal, peppermint oil juga bisa digunakan untuk mengatasi:

  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit syaraf
  • Sakit gigi
  • Peradangan mulut
  • Kondisi bersama
  • Rasa gatal
  • Ruam alergi
  • Anti nyamuk

Uap peppermint oil juga digunakan dalam bentuk inhaler untuk membantu mengatasi gejala batuk dan pilek. Beberapa dokter menambahkan minyak peppermint ke larutan barium untuk mengendurkan usus besar selama enema barium.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kapsul enterik peppermint oil dapat membantu meredakan gejala umum dari sindrom iritasi usus besar seperti sakit perut, kembung dan perut bergas. Studi juga menunjukkan bahwa jika peppermint oil dikombinasikan dengan minyak jinten akan dapat mengatasi gangguan pencernaan.

Peringatan

Sangat sensitif dengan menthol.

Efek Samping

Rasa terbakar (heart burn), iritasi perianal; reaksi alergi (termasuk ruam kulit, sakit kepala, bradikardi, tremor otot, ataksia) Iritasi setempat (lokal) kapsul sebaiknya tidak dipatahkan atau dikunyah karena peppermint oil dapat mengiritasi mulut atau esofagus. namun peppermint oil yang non-enterik jika dikonsumsi dapat memperburuk mulas dan mual.

Keamanan penggunaan Pada Wanita Hamil dan Menyusui

Belum diketahui

Sekilas Tentang Peppermint Oil

Peppermint oil berasal dari tanaman peppermint. Peppermint oil biasanya digunakan untuk perasa makanan dan minuman juga sebagai pengharum pada sabun dan kosmetik. Peppermint oil juga biasa digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan dan bisa dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen makanan atau juga secara topikal berupa krim kulit atau salep.

Secara klinis peppermint oil terbukti mampu mengatasi gejala sindrom iritasi usus besar. Selain itu juga dapat membantu sistem pencernaan dengan mencegah kejang pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh endoskpi atau enema barium. beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan peppermint oil topikal dapat membantu mengatasi sakit kepala dan puting susu pecah-pecah akibat menyusui. Bila digunakan sesuai petunjuk, peppermint oil berupa suplemen makanan dan topikal aman untuk digunakan pada orang dewasa secara umum.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Suplemen makanan yang mengandung peppermint oil bisa digunakan untuk membantu masalah kesehatan berikut ini:


  1. Mual
  2. Muntah

  3. Morning sickness

  4. Kram saluran gastrointestinal bagian atas dan saluran empedu

  5. Diare

  6. Perut bergas


  1. Pilek

  2. Batuk

  3. Peradangan pada mulut dan tenggorokan

  4. Sinus dan infeksi pernafasan

  5. Masalah menstruasi

Dalam bentuk topikal, peppermint oil juga bisa digunakan untuk mengatasi:


  1. Sakit kepala
  2. Nyeri otot

  3. Sakit syaraf

  4. Sakit gigi

  5. Peradangan mulut




  1. Kondisi bersama

  2. Rasa gatal

  3. Ruam alergi

  4. Anti nyamuk

Uap peppermint oil juga digunakan dalam bentuk inhaler untuk membantu mengatasi gejala batuk dan pilek. Beberapa dokter menambahkan minyak peppermint ke larutan barium untuk mengendurkan usus besar selama enema barium.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kapsul enterik peppermint oil dapat membantu meredakan gejala umum dari sindrom iritasi usus besar seperti sakit perut, kembung dan perut bergas. Studi juga menunjukkan bahwa jika peppermint oil dikombinasikan dengan minyak jinten akan dapat mengatasi gangguan pencernaan.