Obat Batuk Tradisional

By | September 10, 2020 | Farmasi-id.com > Herbal > Obat Batuk Tradisional

Batuk merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan merangsang selaput lendir pernapasan.Batuk biasanya bukan merupakan penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sering menjadi gejala dari penyakit lain seperti: infeksi saluran atas, flu, bronkhitis atau batuk rejan.
Obat batuk tradisional yang bisa menyembuhkan batuk menggunakan bahan antara lain daun sirih, jahe, jeruk nipis, emprit, cengkih dan kemukus.
Obat tradisional batuk  yang sering kami pakai di keluarga kami menggunakan resep sebagai berikut.

Resep 1 Obat Batuk Tradisional
Bahan:
Bawang putih diparut….. 1 sendok teh
Air perasan jeruk nipis… 2 sendok makan
Kekapsul manis…………….. 3 sendok makan
Air matang……………….. 3 sendok makan
Cara meramu:
Campur semua bahan menjadi satu kemudian kukus sekitar 15 menit.
Aturan pakai: minum ramuan dengan dosis sebagai berikut,
Dewasa, 4 kali sehari @ 2 sendok makan
Anak umur 6-12 tahun, 4 kali sehari @ 1 sendok makan
Catatan:
Jangan merokok, hindari makanan gorengan, makanan manis dan es.
Sedangkan untuk batuk yang disertai dengan sesak napas <batuk kering atau berdahak> bisa memilih resep sebagai berikut.

Resep 2 Obat Batuk Tradisional
Bahan:
Daun sirih……… 5 lembar
Jahe emprit……. 1 Jari tangan (kering 3,5 gr)
Adas manis……… 1/2 sendok teh
Kayu manis cina.. 1/2 jari tangan
Kayu legi…………. 1/2 jari tangan
Kapulogo…………. 7 biji
Kemukus…………. 7 biji
Cengkih…………… 7 biji
Cara meramu:
Iris tipis jahe kemudian rebus semua bahan kecuali daun sirih dalam air 4-3 gelas sampai tersisa 1 1/2 gelas.3 menit sebelum ramuan diangkat masukan daun sirih, lalu disaring.Ingat daun sirih dimasukan terakhir kali sekitar 3-4 menit sebelum api untuk merebus dimatikan.Baca Panduan Umum Dalam Meramu dan Menggunakan Obat Tradisional.
Aturan pakai:
Minum ramuan 3 x sehari @ 1/2 gelas, jika suka tambahkan madu atau air gula batu kedalamnya.

Catatan:
Saya dan keluaraga sering memakai ramuan obat batuk tradisional di atas, baik resep 1 maupun resep 2 di atas tergantung ketersediaan bahan, terkadang kalau batuknya komplikasi dengan flu berat maka paginya minum resep obat flu maka malamnya saya minum ramuan obat batuk.Jika sering menggunakannya maka kita akan tahu dosis yang pas untuk kita.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat untuk Anda.Terimakasih.

Powered by Farmasi-id.com

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Obat Batuk Tradisional Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Obat Batuk Tradisional, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Obat Batuk Tradisional?

Jika Anda lupa menggunakan Obat Batuk Tradisional, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Obat Batuk Tradisional Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Obat Batuk Tradisional?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Obat Batuk Tradisional yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 10 September). Obat Batuk Tradisional. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/obat-batuk-tradisional/


Format MLA (Modern Language Association)

"Obat Batuk Tradisional". Farmasi-id.com. 10 September 2020. 22 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/obat-batuk-tradisional/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Obat Batuk Tradisional", 10 September 2020, <https://www.farmasi-id.com/obat-batuk-tradisional/> [Diakses pada 22 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Last Updated on

Category: Herbal Produsen, komposisi, dan klasifikasi Obat Batuk Tradisional: