Nutrimax Waist Trimmer

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Pelangsing > Nutrimax Waist Trimmer

By | 17/08/2017

Kandungan dan Komposisi Nutrimax Waist Trimmer

Setiap kapsul mengandung:

  • Standardized Magnolia Bark Extract (Min 1.5% Honokiol) 75 mg
  • Suntheanine (as 100% L-Theanin) 25 mg
  • Beta Sitosterol 50 mg
  • CLA (Conjugated Linoleic Acid) 100 mg
  • Butter Nut 250 mg
  • Calcium Pyruvate 75 mg
  • Chromemate 50 mcg
  • Standardized Green Tea Leaf Extract (Min 50% EGCG/ Polyphenols) 100 mg
  • Standardized Yerba Mate Extract (Min 20% Caffeoylquinic Acid) 50 mg
  • Standardized Citrus Aurantium Extract (Min 8% Synephrine) 100 mg
  • Hoodia Gordonii Extract 10 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu mengontrol berat badan & membentuk tubuh yang ideal.
  • Membantu memperkecil lingkar pinggang serta merampingkan perut.
  • Membantu menekan nafsu makan dan mengendalikan stres.
  • Meningkatkan metabolisme pembakaran lemak tubuh (Thermogenesis).

Aturan Minum

1-2 kapsul/hari 30 menit setiap sebelum makan (siang & malam)

Perhatian

  • Dianjurkan bagi anda yang sulit mengontrol nafsu makan.
  • Tidak dianjurkan bagi anak – anak, wanita hamil & ibu menyusui.
  • Untuk hasil optimal sertai dengan konsumsi air putih min.3 liter/hari & tingkatkan konsumsi serat (buah & sayur).

Kemasan dan Sediaan

Botol 30 & 60 kapsul.

Harga

Rp 450.000

Produsen

PT Suryapranata Nutrisindo

Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.