Nufafloqo

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Kuinolon > Nufafloqo

By | 19/05/2015

Kandungan
Ofloxacin / Ofloksasin.

Indikasi
Infeksi saluran kemih, uretritis gonokokal tanpa komplikasi, uretritis non gonokokal, infeksi saluran nafas, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi ginekologikal.

Kontra Indikasi
Hipersensitifitas.
Wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak, remaja.

Perhatian
Kerusakan ginjal, usia lanjut.
Pastikan hidrasi mencukupi selama terapi untuk mencegah kristaluria.
Interaksi Obat absorpsi diturunkan oleh antasida.

Efek Samping
Reaksi kulit, gangguan pada lambung-usus, efek pada susunan saraf pusat, eosinofilia.

Kategori Keamanan Kehamilan
Kategori C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin.

Kemasan
Kaplet salut selaput 400 mg x 3 x 10’s

Dosis
Infeksi saluran kemih : 100-400 mg/hari dalam 1-2 dosis terbagi selama 1-10 hari.
Infeksi berat atau terkomplikasi : dinaikkan menjadi 600 mg/hari selama 20 hari.
Uretritis gonokokal tanpa komplikasi : dosis tunggal sebesar 100-400 mg.
Uretritis non gonokokal : 400 mg/hari selama 9 hari.
Infeksi saluran nafas bagian bawah : 200-600 mg/hari dalam 1-3 dosis terbagi selama 1-10 hari.
Infeksi berat atau terkomplikasi : dinaikkan menjadi 800 mg/hari selama 20 hari.
Infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi ginekologikal : 400 mg/hari.

PEMBERIAN OBAT
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)

Produsen

Nufarindo

HARGA

Rp 450.000

Sekilas Tentang Kuinolon

Kuinolon merupakan suatu jenis antibiotik bakterisida spektrum luas yang berbagi struktur inti bisiklik yang berhubungan dengan senyawa 4-kuinolon. Kuinolon biasa digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif seperti pada penyakit infeksi saluran kemih, infeksi kulit, infeksi mata, infeksi telinga, pneumonia dan sebagainya.

Kuinolon bekerja dengan cara mengkonversi target mereka (gyrase dan topoisomerase IV) menjadi enzim toksik yang memecah kromosom bakteri yang menyebabkan bakteri terhambat pertumbuhannya dan tidak dapat memperbanyak diri.