Niaspan

By | Juni 9, 2022 |

Apa Kandungan dan Komposisi Niaspan?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Niaspan adalah:

Nicotinic acid.

Niaspan Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Niaspan?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Niaspan adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Meningkatkan HDL pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer & dislipidemia campuran serta sebagai tambahan terhadap diet & olahraga untuk menurunkan kadar kolesterol total, LDL, Apo B, & trigliserida yang meningkat.

Kontraindikasi

Gangguan fungsi hati yang signifikan atau tidak dapat dijelaskan, penyakit tukak peptik aktif, pendarahan arteri. Anak & remaja.

Perhatian

Disfungsi hati, alkoholisme, riwayat ikterus, penyakit hepatobilier atau tukak peptik. Tes fungsi hati & glukosa darah perlu dilakukan secara sering. Pasien DM, angina tak stabil atau fase akut dr infark miokard; memiliki faktor predisposisi untuk gout. Jumlah protrombin, trombosit, & kadar fosfor dalam darah hrs dimonitor secara ketat. Pemberian bersama dengan obat vasoaktif (misalnya nitrat, penyekat kanal Ca, atau penyekat adrenergik) & antikoagulan. Menyebabkan hasil positif palsu pada tes glukosuria. Hamil & laktasi.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Niaspan Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Niaspan?

Jika Anda lupa menggunakan Niaspan, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Niaspan Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Niaspan?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Niaspan yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Niaspan?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Niaspan yang mungkin terjadi adalah:

Episode flushing (sensasi panas & kemerahan pada wajah). Sakit kepala, nyeri, nyeri perut, diare, dispepsia, mual, muntah, rinitis, pruritus, ruam. Astenia, edema, menggigil, gangguan KV, gangguan GI, kelainan pada kulit, kelainan hematologi, penurunan toleransi glukosa, gout, ambliopia toksik, edema makular sistoid, migren, mialgia, insomnia; peningkatan transaminase serum, LDH, glukosa darah puasa, asam urat, bilirubin total & amilase, penurunan kadar fosfor.

Interaksi Obat

Obat penghambat ganglionik & obat vasoaktif. Aspirin, alkohol.

Bagaimana Kategori Keamanan Penggunaan Niaspan Pada Wanita Hamil?

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Niaspan untuk digunakan oleh wanita hamil:

Kategori C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Niaspan?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Niaspan:

Minggu ke-1: tablet 375 mg, minggu ke-2: tablet 500 mg, minggu ke-3: tablet 750 mg, minggu ke4-7: 2 tablet 500 mg. Dosis dapat ditingkatkan s/d 1500-2000 mg/hari. Maks: >500 mg dalam periode 4 minggu atau >2000 mg/hari. Pemeliharaan: 1000-2000 mg 1 x/hari. Diberikan menjelang tidur.

Bagaimana Cara Pemberian Obat Niaspan?

Sebaiknya diberikan bersama makanan: Berikan menjelang tidur malam sesudah mengonsumsi cemilan rendah lemak.

Sediaan Kemasan/Harga

  • Niaspan PR tablet 1000 mg 2 × 14’s, 4 × 14’s, 9 × 14’s
  • Niaspan PR tablet 375 mg 2 × 14’s (Rp92,400/boks) 4 × 14’s, 9 × 14’s
  • Niaspan PR tablet 500 mg 2 × 14’s (Rp118,800/boks) 4 × 14’s, 9 × 14’s
  • Niaspan PR tablet 750 mg 2 × 14’s, 4 × 14’s, 9 × 14’s

Produsen

Abbott


Abbott Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi besar yang memiliki kantor pusat di Abbott Park, Illinois, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh ahli fisika asal Chicago, Dr. Wallace Calvin Abbott. Perusahaan ini selain bergerak dalam bidang farmasi juga bergerak dalam bidang lainnya seperti peralatan medis dan diagnostik, produk nutrisi, alat laboratorium, dan sebagainya. Produk-produk perusahaan ini telah beredar di 130 negara termasuk Indonesia dan jumlah karyawan perusahaan ini diseluruh dunia diperkirakan mencapai 103 ribu orang (per Desember 2018). Saat ini pimpinan Abbott pusat dipimpin oleh Miles D. White yang bertindak sebagai Chairman dan CEO. Ia telah lama bekerja di Abbot sejak tahun 1984.

Abbot diketahui telah banyak melakukan akuisisi terhadap berbagai perusahaan farmasi dan perusahaan lain yang bergerak dibidang kesehatan. Diantaranya adalah Knoll, Kos Pharmaceuticals, TheraSense, STARLIMS, Piramal Healthcare, dan masih banyak lagi.
Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published.