Neukine

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Hematopoietik > Neukine

By | 04/01/2016

Kandungan dan Komposisi

Filgrastim (G-CSF).

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Penurunan ldurasi neutropenia & insidens febril neutropenia pd pasien yg diterapi dg kemoterapi sitotoksik utk keganasan non mieloid.

Dosis dan Aturan Pakai

Dosis awal yang dianjurkan: 5 mcg/kg BB/hr secara bolus SK atau infus IV singkat atau secara SK kontiniu atau infus IV kontiniu. Tdk boleh digunakan dlm waktu <24 jam ssdh & sblm kemoterapi. Pasien kanker yang sedang mendapat transplantasi sumsum tulang; pengumpulan sel progenitor darah tepi & pengobatan pd pasien kanker 10 mcg/kg BB/hr.

Kontra Indikasi:

Hipersensitif thd protein derivat E.coli, filgastri, atau produk G-CSF (granulocyte-colony stimulating factor).

Perhatian Khusus:

Hindari penggunaan secara simultan dg kemoterapi & radioterapi. Lakukan pemeriksaan darah lengkap 2 x/minggu selama terapi. Hamil & laktasi.

Efek Samping yg Mungkin Timbul:

Nyeri tulang meduler, mual/muntah, nyeri tulang, alopesia, diare, demam neutropeni, mukositis, kelelahan menyeluruh, anoreksia, dispnea, sakit kepala, batuk, ruam kulit, nyeri dada, stomatitis, konstipasi, nyeri (yg tdk spesifik), & peningkatan asam urat, enzim dehidrogenase laktat, & alkalin fosfatase yg reversibel.

Interaksi Obat:

Litium dpt memicu pengeluaran neutrofil.

Kategori Keamanan Kehamilan:

Kategori C:

Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Sediaan/Kemasan & Harga:

Neukine inj 300 mcg/mL, 1 mL x 1’s (Rp700,000/boks)

Produsen:

Sanbe

Sekilas Tentang Sanbe Farma

Sanbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 28 Juni 1975 oleh Drs. Jahja Santoso, Apt yang merupakan seorang apoteker lulusan ITB yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Awalnya Sanbe Farma hanyalah sebuah industri rumahan yang memproduksi kapsul Colsancetine. Kemudian seiring dengan meningkatnya kebutuhan produksi, pada 1980 perusahaan ini memindahkan lokasinya ke tempat yang lebih luas yaitu di Cimahi dan di tempat itu perusahaan ini mendirikan fasilitas produksi berbagai jenis obat.

Selanjutnya pada 1992, Sanbe Farma mulai memproduksi obat-obatan bebas atau OTC. Pada 1996 perusahaan ini kembali memperluas area industrinya untuk memenuhi kebutuhan produksi yang semakin besar diantaranya untuk memproduksi produk betalaktam, sefalosporin, injeksi, tetes mata, sediaan steril, serbuk injeksi, dan lain-lain. Sanbe Farma telah mengantongi lebih kurang 43 sertifikat CPOB dari berbagai negara. Perusahaan ini memiliki produk yang telah dipasarkan di lebih kurang 20 negara. Berdasarkan informasi, perusahaan ini menepati urutan ke-4 sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Sanbe Farma juga memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerak dibidang farmasi dan produk kesehatan seperti PT Caprifarmindo Laboratories dan PT Bina San Prima .