Methylprednisolone

Farmasi-id.com > Alergi & Sistem Imun > Methylprednisolone

By | 27/01/2015

Komposisi:

Methylprednisolone 4 mg dan 16 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet


Farmakologi:

Menghambat pembentukan prostaglandin melalui penghambatan enzim fosfolipase A2

Mempengaruhi sintesis berbagai protein tubuh.


Indikasi:

– Antiinflamasi pada berbagai kondisi seperti pada penyakit reumatik

– Antialergi

Terapi insufisensi adrenal

– Terapi pendampuling untuk asma


Dosis:

Dosis awal 4 – 48 mg/hari dalam 1 – 4 dosis terbagi

– Dapat diberikan dalam dosis yang lebih besar sesuai kebutuhan


Kontra Indikasi:

Infeksi jamur sistemik

Hipersensitif terhadap methylprednisolone


Peringatan dan Perhatian:

– Ibu hamil dan menyusui (kategori C)

– Hindari pemberian pada pasien yang sedang diberikan vaksin


Efek Samping:

– Gangguan saluran cerna

Edema

Diabetes mellitus laten

Hipertensi

– Supresi sitem imun

Sekilas tentang alergi

Alergi atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Simtomanya meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksem, urticaria, atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap sengatan dari tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anafilaksis. Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi.

Reaksi alergi dapat diduga dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE. Maka pembengkakan terjadi dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan.
Sekilas tentang imunitas

Imunitas atau kekebalan adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi normal. Deteksi sistem ini sulit karena adaptasi patogen dan memiliki cara baru agar dapat menginfeksi organisme.