Mahasom



Deskripsi Mahasom

Mahasom adalah obat herbal yang memiliki kandungan Zingiber officinale Rhizoma (jahe), Euchreastae horsfieldii SemenPimpinella alpina (purwoceng), Eurycomae longifoliae rhizoma, Kaempferiae galanga Rhizoma (kencur), Curcuma xanthoriza Rhizoma (temulawak), Alpinia galanga Rhizoma, Foeniculum vulgare Fructus (buah adas) sebagai zat aktifnya dalam bentuk sediaan kapsul dan serbuk. Mahasom secara tradisional dapat membantu memelihara stamina pria. Mahasom diproduksi oleh PT Payung Pusaka Mandiri.

Detail Mahasom


  1. Mahasom Kapsul
    • Golongan: Obat Tradisional
    • Kelas Terapi: Suplemen & Terapi Tambahan; Jamu; Herbal

    • Apa Kandungan dan Komposisi Mahasom?

      Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

      Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Mahasom adalah:

       Zingiber officinale Rhizoma (jahe) 0.72 gram, Euchreastae horsfieldii Semen 0.24 gram, Pimpinella alpina (purwoceng) 0.4 gram, Eurycomae longifoliae rhizoma 0.4 gram, Kaempferiae galanga Rhizoma (kencur) 1.5 gram, Curcuma xanthoriza Rhizoma (temulawak) 2 gram, Alpinia galanga Rhizoma 0.9 gram, Foeniculum vulgare Fructus (buah adas) 0.84 gram

    • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Mahasom?


      Kapsul
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 12, 30, 40, 50 kapsul

    • Apa Nama Perusahaan Produsen Mahasom?

      Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

      Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Mahasom:

      PT Payung Pusaka Mandiri
  2. Mahasom Serbuk
    • Golongan= Obat Tradisional
    • Kelas Terapi= Suplemen & Terapi Tambahan; Jamu; Herbal
    • Kandungan= Zingiber officinale Rhizoma (jahe) 0.72 gram, Euchreastae horsfieldii Semen 0.24 gram, Pimpinella alpina (purwoceng) 0.4 gram, Eurycomae longifoliae rhizoma 0.4 gram, Kaempferiae galanga Rhizoma (kencur) 1.5 gram, Curcuma xanthoriza Rhizoma (temulawak) 2 gram, Alpinia galanga Rhizoma 0.9 gram, Foeniculum vulgare Fructus (buah adas) 0.84 gram
    • Bentuk= Serbuk
    • Satuan Penjualan= Sachet
    • Kemasan= Sachet @ 7 gram
    • Farmasi= PT Payung Pusaka Mandiri
Sekilas Tentang Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak) Pada Mahasom
Kandungan kimia temulawak, antara lain kurkumin, zat tepung, glikosida, toluil metil, karbinol, essoil, abu, l-sikloisopren myrsen, protein, serat, dan kalium oksalat. Rimpang juga mengandung beragam minyak asiri seperti fellandren, turmerol, kaemfer, borneol, xantorizol, dan sineal.

Anggota famili Zingiberaceae itu bersifat rasa aromatik, tajam, dan agak pedas. Khasiatnya sebagai peluruh haid (emenagog), perangsang ASI (lactagoga), menguatkan (tonikum), peluruh kemih, penurun kolesterol, pemicu regenerasi atas kerusakan sel-sel hati, antiradang, dan memperlancar pengeluaran empedu ke usus (colagoga), penambah nafsu makan, dll.
Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe) Pada Mahasom
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Sekilas Tentang Foeniculum Vulgare (Adas) Pada Mahasom
Foeniculum Vulgare atau yang di Indonesia dikenal dengan nama adas, merupakan suatu tanaman yang banyak tumbuh di daerah Tosari, pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan pada daerah lainnya dengan ketinggian 1.800 meter dpl. Tanaman ini bisa tumbuh antara 0,5 hingga 3 meter. Ciri tanaman adas adalah aromanya yang harum, batang beralur yang tumbuh tegak dengan perbungaan berbentuk payung dengan setiap gagang bunga terdiri dari 6 hingga 40 gagang bunga yang berwarna kuning. Tanaman ini selain digunakan sebagai bumbu masak, juga digunakan sebagai bahan obat herbal. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah buahnya. Buah ini memiliki panjang antara 4 hingga 9 milimeter. banyak orang sering salah menganggap buah adas ini adalah biji adas. Dalam bahasa inggris buah adas ini disebut "fennel".

Dalam seratus gram adas terkandung 345 kilokalori, protein, serat, vitamin B kompleks, kalsium, besi, magnesium, manganese. Adas juga dapat menghasilkan minyak jika diolah melalui proses penyulingan. Minyak ini disebut sebagai minyak adas atau oleum Foenuculi. Beberapa kandungan kimia yang ada pada adas seperti polyphenol antioxidants rosmarinic acid, chlorogenic acid, quercetin, apigenin, anethole, fenchone, methyl chavicol, dan limonene. Polyphenol diketahui merupakan suatu antioksidan yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung, obesitas, kanker, penyakit neurologi, dan diabetes tipe 2. Pada mereka yang menjalani diet, mengonsumsi teh yang dicampur dengan dua gram adas sebelum makan mampu menurunkan nafsu makan dan merasa kenyang lebih lama.

Adas yang kaya akan kandungan serat diklaim mampu menurunkan risiko serangan jantung. Selain itu kandungan seperti magnesium, potasium, dan kalsium juga memberi manfaat besar bagi jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu komponen kimia yang ada dalam adas, anethole, mampu menurunkan risiko kanker p4yud4ra. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa penyebaran sel p4yud4ra berhenti dan sel kanker itu mengalami kematian. Komponen galactogenic seperti dianethole dan photoanethole yang ada pada adas dapat meningkatkan produksi air susu pada wanita menyusui. Zat tersebut meningkatkan hormon prolactin, hormon yang memicu produksi air susu. Kandungan vitamin C dan quarcetin yang ada pada adas mampu menurunkan inflamasi atau peradangan.

Selain beberapa manfaat tadi, manfaat adas lainnya adalah memiliki khasiat antibakteri yang efektif untuk melawan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans.
Sekilas Tentang Eurycoma Longifolia (Pasak Bumi) Pada Mahasom
Eurycoma Longifolia (Pasak Bumi/Tongkat Ali)) adalah tumbuhan pohon berkhasiat yang dapat ditemukan di hutan-hutan Malaysia dan Indonesia bagian barat.

Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian sehingga 10 meter di dalam rimbunan hutan dataran rendah. Biasanya, daunnya rimbun pada ujung batang. Kebanyakan pohon ini tidak bercabang, jika bercabang pun terlalu sedikit yaitu satu atau dua cabang saja. Bunganya tersusun padat pada tangkai yang bercabang, yang keluar dari pangkal daun.

Pasak Bumi mengandung ekstrak yang disebut dengan ethanolic yang sangat berperan dalam menambah jumlah hormon testosteron pada pria. Tanaman Pasak Bumi juga mengandung strichnin dan brusin yang sangat berkhasiat untuk menambah vitalitas pria karena memiliki sifat afrodisiak. Menurut hasil penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung senyawa turunan alkaloid, saponin, tanin, dan lainnya yang berperan dalam melancarkan peredaran darah. Hal tersebut kemudian berimplikasi pada peningkatan sirkulasi darah di daerah alat kelamin pria.

Akar Pasak Bumi mengandung senyawa yang disebut dengan erikuimanon yang disinyalir mampu mengobati penyakit malaria. Demikian juga dengan kandungan senyawa yang disebut kuasinoid yang sangat berperan dalam melumpuhkan plasmodium falcifarum yakni bakteri yang menjadi penyebab penyakit malaria sendiri. Selain itu, Pasak Bumi juga digunakan untuk mencegah terjadinya serangan kanker. Kandungan senyawa alkaloid dan kuasinoid-nya bisa menghambat terjadinya pertumbuhan sel kanker. Hal tersebut pernah diuji dengan penelitian di Malaysia yang menyatakan bahwa ada setidaknya 8 alkaloid yang ditemukan dalam akar Pasak Bumi, salah satunya ialah alkaloid yang berfungsi sebagai anti-kanker payudara.

Sedangkan menurut penelitian lainnya, diantaranya yang pernah dilakukan oleh Universitas Tokyo Jepang, Pasak Bumi juga ditemukan memiliki khasiat untuk anti-leukemia dan juga meningkatkan kekebalan tubuh bagi penderita HIV.
Sekilas Tentang Kaempferia Galanga (Kencur) Pada Mahasom
Rimpang kencur mengandung minyak asiri yang terdiri atas borneol, methyl-p-cumaric acid, dnnamicacid ethyl ester, pentadecane, cinnamic aldehyde, dan camphene. Selain itu, rimpang kencur mengandung alkoloid, mineral, flavonoid, pati, dan gum. Efek farmakologis tanaman kencur adalah untuk menambah daya tahan tubuh serta menghilangkan masuk angin dan kelelahan.

Bagian dari tanaman kencur yang dapat digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Berikut beberapa pemanfaatan rimpang kencur untuk pengobatan.

Berikut beberapa manfaat dari kencur:

  • Mengobati tetanus

  • Mengatasi keracunan

  • Menghentikan muntah

  • Mengatasi masuk angin dan fatigue

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Sekilas Tentang Alpinia Galanga (Lengkuas) Pada Mahasom
Alpinia galanga atau yang di Indonesia dikenal dengan sebutan lengkuas, merupakan suatu tanaman jenis umbi-umbian yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik, baik di daerah dataran tinggi maupun rendah.

Tanaman lengkuas memiliki ciri seperti memiliki ketinggian hingga mencapai hingga 2 meter, batangnya ditutupi oleh pelepah daun, dengan daun berciri tumbuh tunggal, memanjang, dan berwarna hijau. Tanaman lengkuas memilili bunga majemuk yang berkumpul diujung tangkai dengan mahkota bunga yang berwarna hijau di bawah dan berwarna putih di kuncupnya.

Lengkuas banyak digunakan sebagai bumbu dapur karena aromanya yang harum. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam dunia pengobatan untuk mengobati berbagai macam masalah kesehatan. Lengkuas memiliki kandungan kimia seperti flavonol, galangin, eugenol, kamfor, kadinena, minyak atsiri, sineol, dan sebagainya. Bagian yang dapat dijadikan obat yaitu rimpang dan buahnya.

Efek farmakologis dan manfaat lengkuas bagi kesehatan di antaranya mampu menetralkan racun (antitoksik), menurunkan panas (antipiretik), menghilangkan rasa sakit (analgetik), meluruhkan kentut (carminative), meluruhkan kencing (diuretik), obat jamur, menyegarkan (stimulant), memperkuat lambung, dan meningkatkan nafsu makan (stomachica). Minyak atsiri lengkuas yang sudah menguap dapat merangsang kulit dan mukosa. Bila diminum, lengkuas berkhasiat menolak angin, menahan gerakan usus kecil, dan berefek antiseptik ringan. Bila disemprotkan pada lalat atau serangga bisa mati. Sementara itu, rimpang lengkuas digunakan untuk demam, kejang panas, masuk angin, tidak nafsu makan, menghilangkan bau mulut dan bau badan, sariawan berat (stomatitis aphtosa), sakit gigi, sakit tenggorokan, menghilangkan dahak pada bronkhitis, batuk, radang paru (pneunomonia), paru-paru mengandung nanah, radang lambung (gastritis), radang telinga (otitis), obat kuat (afrodisiak), pelancar haid (emenagog), diare, disentri, kolera, membersihkan darah nifas, rematik, keseleo, jerawat, eksim, panu, kurap, kutil, dan bercak-bercak di kulit. Buah lengkuas menghilangkan rasa dingin, lambung serta ulu hati kembung dan sakit, muntah, mual, diare, cikutun (singultus), serta nafsu makan kurang {anorexia).

Mahasom Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Mahasom?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Mahasom adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Mahasom secara tradisional dapat membantu memelihara stamina pria.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai Mahasom?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Mahasom:

Aturan penggunaan Mahasom adalah sebagai berikut:

  • Mahasom Serbuk: diminum 2 kali sehari 1 bungkus, diseduh dengan air hangat 100 mL, pagi dan sore selama seminggu. Selanjutnya seminggu 2 kali 1 bungkus
  • Mahason Kapsul: diminum 2 kali sehari 2 kapsul

Bagaimana Cara Penyimpanan Mahasom?


Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Mahasom Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Mahasom, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Mahasom?

Jika Anda lupa menggunakan Mahasom, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Mahasom Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Mahasom?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Mahasom yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Mahasom?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Mahasom yang mungkin terjadi adalah:

Belum ada efek samping yang dilaporkan. Jika terjadi efek samping yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter.

Apa Saja Kontraindikasi Mahasom?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Mahasom dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari Mahasom.