Lipiko

By | Januari 4, 2021 | Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Kesehatan Hati > Lipiko

Kandungan dan Komposisi Lipiko

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lipiko adalah:

(dalam bentuk ekstrak):

  • Nigella Sativa 60 mg
  • Centella Asiatica 55 mg
  • Guazuma Ulmifolia 50 mg
  • Strobilanthes Crispus 30 mg
  • Sonchus Arvensis 40 mg
  • Curcumae Xanthorhiza 15 mg

Khasiat & Kegunaan:

Secara tradisional digunakan untuk membantu menjaga kesehatan fungsi hati dan empedu serta mengurangi lemak darah.

Aturan pakai:

3×2 kapsul/hari, diminum 30 menit sebelum makan.

Kemasan, Sediaan, dan Harga Lipiko

Botol isi 50 kapsul @250 mg ekstrak herbal

Izin:

POM TR. 113324201

Produsen Lipiko

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Lipiko:

PT Unique Herbamed Indonesia Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *