Ketoconazole

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Ketoconazole

By | 27/01/2015

Komposisi:

Ketoconazole 200 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet


Farmakologi:

Menghambat sintesis ergosterol yang merupakan komponen vital dalam membran sel jamur sehingga mempengaruhi permeabilitas sel.


Indikasi:

1. Pengobatan infeksi jamur sistemik: histoplasmosis,blastomikosis,parakokidioidomikosis,

kokidioidomikosis, kandidiasis sistemik.

2. Kandidiasis mukokutaneus kronik  yang tidak responsif terhadap nistatin dan obat-obat lain.


Dosis:

– Dewasa:   1 x sehari 200 mg (1 tablet ), dosis dapat ditingkatkan menjadi 1 x seharí 400 mg (2 tablet ).

– Anak-anak diatas 2 tahun :3,3 – 6,6 mg/kg berat badan per hari (dosis tunggal).


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap ketoconazole

– Pemberian per oral bersama dengan  terfenadine, astemizole, cisapride, triazolam.


Peringatan dan Perhatian:

Respons pengobatan lambat, sehingga ketoconazole tidak digunakan pada pengobatan infeksi jamur yang berat dan akut.


Efek Samping:

– Sering timbul: mual dan atau  muntah (± 3%), sakit perut (± 1,2%) dan gatal (1,5%).

Anafilaksis dan hipersensitif pernah dilaporkan.

Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.