Kalbutol

By | April 4, 2021 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Kalbutol

Kandungan dan Komposisi Kalbutol

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Kalbutol adalah:

D-Ethambutol HCl 500 mg


Bentuk Sediaan:

Kaplet salut selaput


Farmakologi:

menghambat pembentukan metabolit sehingga mengganggu metabolisme sel dan replikasi bakteri dan mematikan sel bakteri.


Indikasi:

Antituberkulosa.

Digunakan bukan sebagai terapi tunggal, tetapi dikombinasi dengan paling sedikit satu macam obat antituberkulosa lain, misalnya rifampulicin, INH.


Dosis:

Dosis lazim : 15 – 25 mg/kg BB sehari sebagai dosis tunggal.


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap ethambutol

Pasien dengan neuritis optik


Peringatan dan Perhatian:

– Pemeriksaan mata harus dilakukan sebelum pengobatan.

– Penderita dinasehatkan untuk segera melapor kepada dokter apabila terjadi perubahan ketajaman visual.

– Hati-hati pemberian pada penderita gangguan fungsi ginjal.


Efek Samping:

– toksisitas okuler yang tergantung pada dosis dan lamanya pengobatan.

– reaksi anafilaktoid, pruritus, dermatitis, anoreksia, nyeri abdomen, demam, nyeri sendi, gangguan

gastrointestinal (mual-muntah), malaise, sakit kepala, pusing, gelisah, disorientasi, halusinasi.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *