Hirvero

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Daya Tahan Tubuh > Hirvero

By | 06/06/2018

Kandungan dan Komposisi

Tiap ml mengandung:

  • Curcuma domestica rhizoma ekstrak 100 mg
  • Kamferia galangga rhizoma ekstrak 75 mg
  • Zingiberis officinale rhizoma ekstrak 75 mg
  • Morindae citrifolia fructus ekstrak 75 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Membantu memelihara daya tahan tubuh.

Cara Pakai

3-4 kali sehari, 6-8 tetes dilarutkan dalam 80 ml air.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat yang sejuk, kering dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Simpan pada suhu dibawah 30°C.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol Plastik @ 10 ml

Izin BPOM

TR162691281

Harga

Rp 300.000/botol

Produsen

PT Herbalindo Mandiri Sentosa

Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe)
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Sekilas Tentang Curcuma Domestica (Kunyit)
Kunyit (curcuma domestica) merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang dan bagian rimpang inilah yang banyak dijadikan obat.

Khasiatnya antara lain sebagai kholagog, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteria, dan kholeretik. Kunyit biasa dipakai untuk menyembuhkan luka dan kurap, mencret, nyeri haid, dan sakit perut.
Sekilas Tentang Morinda Citrifolia (Mengkudu)
Mengkudu (Morinda Citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesia. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Mengkudu tumbuh liar di tepi pantai dan ditanam di seluruh Indonesia. Tumbuhan ini dapat tumbuh pada lahan dengan ketinggian 1-1500 m dpl. Bagian yang dapat dijadikan obat adalah buah, akar, dan daunnya. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengkudu antara lain amandel, batuk, demam, influensa, kulit, kulit bersisik, masuk angin, pembesaran limpa, sakit kuning hipertensi, sakit perut, dan sariawan.
Sekilas Tentang Kaempferia Galanga (Kencur)
Rimpang kencur mengandung minyak asiri yang terdiri atas borneol, methyl-p-cumaric acid, dnnamicacid ethyl ester, pentadecane, cinnamic aldehyde, dan camphene. Selain itu, rimpang kencur mengandung alkoloid, mineral, flavonoid, pati, dan gum. Efek farmakologis tanaman kencur adalah untuk menambah daya tahan tubuh serta menghilangkan masuk angin dan kelelahan.

Bagian dari tanaman kencur yang dapat digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Berikut beberapa pemanfaatan rimpang kencur untuk pengobatan.

Berikut beberapa manfaat dari kencur:



  1. Mengobati tetanus.

  2. Mengatasi keracunan.

  3. Menghentikan muntah.

  4. Mengatasi masuk angin dan fatigue.

  5. Meningkatkan daya tahan tubuh.

Sekilas tentang imunitas
Imunitas atau kekebalan adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi normal. Deteksi sistem ini sulit karena adaptasi patogen dan memiliki cara baru agar dapat menginfeksi organisme.