Hdi Origins – Royale Jelly Liquid

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > Hdi Origins – Royale Jelly Liquid

By | 01/11/2017

Kandungan dan Komposisi

Pure royal jelly 30 g, honey 120 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Sbg antioksidan, meningkatkan sistem imun & mencegah osteoporosis.

Dosis dan Aturan Pakai

1 sdm/ hr.

Perhatian 

Hipersensitivitas thd produk yg berhubungan dgn lebah.

Kemasan dan Sediaan

 

Produsen

HDI

Sekilas Tentang Mel Depuratum (Madu)
Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula. Madu memiliki beberapa kandungan seperti: fruktosa, glukosa, Maltosa, Sukrosa, Air, Gula paling tinggi, Abu (analisis kimia), dll.

Berikut adalah beberapa manfaat madu:



  1. Antioksidan.

  2. Meredakan sakit tenggorokan dan batuk.

  3. mengurangi bau badan.

  4. Meredakan bengkak.

  5. Mengobati luka

  6. Mengurangi alergi.

Sekilas Tentang Royal Jelly
Royal Jelly adalah sekresi lebah madu yang digunakan sebagai nutrisi bagi larva serta ratu lebah. Royall Jelly dikeluarkan dari kelenjar hipofaring lebah pembantu dan diberikan pada larva lebah. Komposisi royall jelly terdiri dari air (67%), protein (12,5%), gula sederhana (11%), asam lemak (6%), dan 10-HDA (3,5%). Selain itu ia juga mengandung komponen antibakteri dan antibiotik, pantothenic acid (vitamin B5), pyridoxine (vitamin B6), dan vitamin C. Tidak ditemukan adanya vitamin A, D, E, atau K.
Sekilas tentang antioksidan
Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel. Antioksidan seperti tiol atau asam askorbat (vitamin C) mengakhiri reaksi berantai ini.

Antioksidan secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya.

Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi. Protein lipida dan DNA dari sel manusia yang sehat merupakan sumber pasangan elektron yang baik. Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker, penuaan, dan penyakit lainnya. Komponen kimia yang berperan sebagai antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan polifenolik. Senyawa-senyawa golongan tersebut banyak terdapat di alam, terutama pada tumbuh-tumbuhan, dan memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Antioksidan yang banyak ditemukan pada bahan pangan, antara lain vitamin E, vitamin C, dan karotenoid.