GNC Vitamin D-3 400

Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Vitamin D > GNC Vitamin D-3 400

By | 11/04/2019

Kandungan

Vitamin D (as cholecalsiferol D-3) 400 IU

Bahan Tambahan:

Dicalcium phosphate, cellulose.

Kegunaan

Membantu memenuhi kebutuhan vitamin D.

Petunjuk Penggunaan

Sebagai suplemen makanan, minum satu tablet sehari.

Penyimpanan

  • Diluar jangkauan anak-anak.
  • Simpan dibawah suhu 30°C.

Kemasan dan Sediaan

Botol plastik @ 100 tablet

Izin BPOM

SI024501161

Harga

Rp 152.000/botol plastik @ 100 tablet

Produsen

Nutra Manufacturing

Pendaftar dan Importir

Guna Nutrindo Sehat

Sekilas Tentang Cellulose (Microcrystalline Cellulose)

Cellulose (microcrystalline cellulose) adalah suatu zat atau materi yang ditemukan pada kayu, kapas, rami, dll yang biasa digunakan untuk memberi kepadatan pada suatu tablet atau kapsul. Kapsul atau tablet yang keras tapi dapat larut dengan cepat, itulah fungsi cellulose, memberikan kepadatan sekaligus untuk mengatur seberapa cepat kadar kelarutan yang diinginkan. Cellulosa juga digunakan untuk pengisi kapsul atau tablet, terlebih jika dosis obat itu rendah dan juga untuk memperkeras kapsul dan tablet itu agar tidak mudah hancur/pecah.

Cellulose pertama kali ditemukan oleh ahli kimia berkebangsaan Perancis, Anselme Payen pada tahun 1838. Tahun 1992, Kobayashi dan Shoda berhasil membuat cellulosa artifisial tanpa menggunakan enzim yang berasal dari makhluk hidup apapun termasuk tumbuhan. Cellulosa ini termasuk dalam bahan tambahan yang aman untuk digunakan dalam produksi obat. Selain dalam industri farmasi, cellulose juga digunakan dalam produksi makanan dan kosmetik.

Sekilas Tentang Vitamin D3

Vitamin D3 adalah bentuk alami dari vitamin D. Vitamin D3 ini merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Ada banyak manfaat atau fungsi dari vitamin D3. Berikut adalah beberapa fungsi vitamin D3 bagi kesehatan tubuh:


  1. Memperkuat otot.

  2. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  3. Meningkatkan kesehatan jantung.

  4. Meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang.

  5. Menurunkan gejala gangguan mental.


  1. Asupan nutrisi bagi otak

  2. Meningkatkan kekebalan tubuh

  3. Bagi ibu hamil (menjaga dan mempersiapkan kesehatan dan kekuatan tulang janin).

  4. Menurunkan risiko penyakit diabetes

  5. Menurunkan terjadinya serangan asma (terutama pada usia anak-anak), melindungi tubuh dari munculnya gejala Parkinson, mempercepat proses pemulihan pasca operasi.

Sumber: ikan tuna, minyak ikan, brokoli, tomat, hingga biji bunga matahari.

sekilas tentang vitamin
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.