FLUOMIZIN

Farmasi-id.com > Produk Kewanitaan > FLUOMIZIN

Kandungan

Dequalinium Chloride

Indikasi

Antiseptik vagin4l dan miotik orijin (spt, bacterial vaginosis & candidiasis).

Dosis

1 tab vag setiap malam selama 6 hari.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Ulserasi epitelium vag&portio. Wanita muda yg belum dewasa scr 5eksual.

Perhatian

Pengobatan dihentikan selama menstruasi. Jangan gunakan penyemprot atau pembilas vag selama terapi. Hamil (trimester 1).

Efek Samping

Jarang, pruritus, rasa terbakar atau kemerahan.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 Blister @ 6 tablet vagin4l

Izin BPOM

DKI1008900218A1

Produsen

Siegfried – Switzerland

Pendaftar

Parazelsus

Sekilas tentang perkemihan

Sistem perkemihan atau dunia medis menyebutnya sistem urinaria merupakan sistem yang berlangsung dalam tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa/racun dari hasil metabolisme tubuh.

Adapun organ-organ pokok yang bekerja dalam sistem urinaria ini adalah Ginjal, Ureter, Vesika Urinary, dan Uretra. Keempat organ tersebut bisa dibilang merupakan organ pokok dari sistem urinaria, dimana setiap organ-organ memiliki fungsi masing-masing.

Organ-organ dari sistem perkemihan tersebut sejatinya akan mengalami gangguan jika tidak dijaga kesehatanya, sehingga dapat menimbulkan gangguan atau penyakit. Berikut penyakit-penyakit yang sering ditemukan pada sistem perkemihan/urinaria

  1. Glikosuria (glukosuria) adalah ekskresi glukosa ke dalam urine sehingga menyebabkan dehidrasi karena banyak air yang akan tereksresi ke dalam urine.

  2. Albuminuria adalah penyakit yang terjadi akibat ginjal tidak dapat melakukan proses penyaringan, khususnya penyaringan protein. Protein (albumin) yang tidak dapat di saring, akan keluar bersama urine. Albuminuria disebabkan oleh kerusakan pada glomerulus.

  3. Batu ginjal adalah penyakit karena adanya pengendapan pada rongga ginjal atau kandung kemih. Endapan dapat berupa senyawa kalsium dan penumpukan asam urat. Kelaianan metabolisme, sering menahan buang air kecil dan kurang minum, dapat menjadi penyebab terbentuknya batu ginjal. Jika batu masih kecil, dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu dan teknologi sinar laser penghancur batu ginjal. Namun, jika batu sudah membesar, harus diangkat melalui proses operasi.

  4. Diabetes melitus (kencing manis), dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

    • Diabetes mellitus tipe 1, ditandai oleh kurangnya sekresi insulin akibat sel beta pankreas tidak memproduksi atau sangat sedikit memproduksi insulin sehingga diperlukan insulin eksogen untuk bertahan hidup. Jumlah penderita diabetes melitus tipe 1 sekitar 10% dari semua kasus diabetes melitus.

    • Diabetes mellitus tipe 2, sekresi insulin mungkin normal atau bahkan meningkat, tetapi terjadi penurunan kepekaan sel sasaran insulin, seperti sel otot rangka dan sel hati. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor genetik dan gaya hidup. Sekitar 90% pengidap diabetes melitus tipe 2 mengalami obesitas.



  5. Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai produksi urine berjumlah banyak dan encer, yang disertai dengan rasa haus. Pengeluaran urine sekitar 20 liter perhari. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan hormon ADH (antidiuretic hormone).

  6. Poliuria merupakan kelainan peningkatan frekuensi buang air kecil sebagai akibat dari kelebihan produksi air seni. Pada umumnya disebabkan oleh polidipsida (rasa haus yang tidak berkesudahan) dan mengomsumsi cairan yang mengandung kafein, alkohol atau bahan (obat-obatan) yang bersifat diuretik (mempercepat pembentukan urine).

  7. Gagal ginjal (anuria) adalah kegagalan ginjal dalam memproduksi urine. Anuria dapat disebabkan oleh kerusakan glomerulus, sehingga proses penyaringan tidak dapat dilakukan.

  8. Uremia adalah keadaan toksik saat darah mengandung banyak urea karena kegagalan fungsi ginjal dalam membuang urea keluar dari tubuh.

  9. Nefritis adalah radang nefron pada ginjal yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus sp yang dapat masuk melalui saluran pernapasan dan peredaran darah hingga ke ginjal. Gejala nefritis adalah hematuria (darah dalam urine), proteinuria (protein dalam urine), edema (pengumpulan air terutama pada kaki) dan kerusakan fungsi hati.

  10. ISK (Infeksi Saluran Kemih) adalah suatu keadaan klinis yang mana terdapat mikroorganisme pada saluran kemih

  11. Kanker kandung kemih adalah tumor yang didapatkan pada buli-buli (kandung kemih) yang akan terjadi gros hematuria tanpa rasa sakit yaitu keluar kencing warna merah terus.

  12. BPH (Benign Prostat Hiperplasia) adalah pembesaran kelenjar prostat yang disebabkan adanya keseimbangan hormonal dalam tubuh sehingga terjadi hiperplasi (penambahan jumlah sel) pada kelenjar prostat


Source:
https://dosenbiologi.co.id/9-macam-gangguan-sistem-urinaria-pada-manusia/
https://gustinerz.com/7-penyakit-yang-sering-ditemukan-pada-sistem-urinaryperkemihan/
Sekilas tentang keputihan

Keputihan atau Fluor Albus atau Leukorea adalah suatu debit lengket kuning keputihan yang keluar dari vagina. Biasanya, keputihan dalam jumlah tertentu adalah normal, sebagai ketidakseimbangan temporer flora vagina alami. Jumlah normal yang lebih besar terjadi pada kehamilan, yang diharapkan menurun setelah melahirkan/ selama menyusui.

Namun, keputihan mungkin merupakan gejala gangguan pada organ reproduksi atau di tempat lain dalam tubuh. Sebuah cairan putih kekuningan atau krem, terutama jika kental, sering berisi nanah dan dapat merupakan tanda infeksi seperti trikomoniasis, kandidiasis, dan vaginitis bakteri. Debit trikomoniasis biasanya kekuningan, berbau, dan gatal. Debit kandidiasis adalah cairan putih kental dengan iritasi dan gatal-gatal. Wanita dengan bakterial vaginosis sering mengeluhkan debit kuning keabu-abuan dengan bau amis ofensif (fishy odor). Leukorea juga dapat menjadi tanda infeksi leher rahim dan penyakit menular 5ek5ual.

Keputihan merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.