ENERVON C PLUS

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > ENERVON C PLUS

Kandungan

Tiap 5 mL sirup mengandung Vitamin A 1,500 IU, vitamin B1 8.33 mg, vitamin B2 4.16 mg, vitamin B6 1.67 mg, vitamin B12 8.33 mcg, vitamin C 83.33 mg, vitamin D 100 IU, niacinamide 8.33 mg, dl-panthenol 3.33 mg

Indikasi

Suplemen untuk memelihara daya tahan tubuh

Dosis

Anak 6-12 tahun : 10 mL sirup, 2 kali sehari. Anak 1-6 tahun : 5 mL sirup, 1 kali sehari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 60 & 120 ml

Izin BPOM

SD011601021

Produsen

PT Medifarma Laboratories

Sekilas Tentang Niacinamide/Nicotinamide

Niacinamide, juga disebut nicotinamide, adalah bentuk vitamin B-3, dan merupakan suatu nutrisi penting. Kekurangan vitamin B-3 dapat menyebabkan gangguan pada kulit, ginjal, dan otak. Berikut adalah manfaat dari niacinamide:


  1. Mengencangkan kulit.

  2. mempertahankan kelembaban kulit

  3. Meminimalkan kemerahan dan noda hitam. 

  4. Menjaga kulit tetap halus dan lembab.

  5. Mengatur produksi minyak pada kulit. 


  1. Melindungi dari kerusakan kulit akibat sinar matahari.

  2. Mengobati hiperpigmentasi.

  3. Meminimalkan garis-garis halus dan kerutan.

  4. Melindungi dari stres oksidatif.

  5. Mengobati jerawat.

Sumber: telur, sereal, sayuran hijau, kacang polong, ikan, susu.

Sekilas Tentang Thiamine Hydrochloride (Vitamin B1)

Thiamine hydrochloride atau vitamin B1 adalah suatu vitamin yang bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti beri-beri, optik neuropati, sindrom Wernicke-Korsakoff, dan sebagainya. Vitamin B1 banyak dijumpai pada bahan makanan seperti biji-bijian, polong-polongan, daging, dan ikan. Pemberian vitamin B1 bisa dilakukan melalui mulut, injeksi intravena, dan injeksi intramuskular.

Berikut beberapa manfaat thiamine hydrochloride (vitamin B1):


  1. Mencegah terjadinya beri-beri.

  2. Mencegah terjadinya kerusakan saraf di luar otak (neuritis periferal).

  3. Meningkatkan daya tahan tubuh.

  4. Meningkatkan nafsu makan.

  5. Mencegah perburukan komplikasi ginjal pada penderita Diabetes tipe 2.

  6. Mencegah katarak.

Thiamine hydrochloride pertama kali ditemukan pada tahun 1897 dan pertama kali dibuat versi artifisialnya pada 1936. Thiamine hydrochloride dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan keamanan penggunaannya pada wanita hamil oleh FDA dimasukkan dalam kategori A.

Sumber: daging,telur,kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan lentil, gandum (sereal, roti, dan pasta), nasi, kembang kol, jeruk, dan kentang.

Sekilas Tentang Vitamin B12

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Ascorbic Acid (Vitamin C)

Ascorbic acid (asam askorbat) adalah suatu nutrisi yang terisolasi dalam komponen vitamin C, namun tidak seluruh ascorbic acid merupakan vitamin C. Kebanyakan orang menganggap ascorbic acid dengan vitamin C adalah sama dan ini sudah sesuatu yang umum dan lumrah.

Berikut adalah manfaat ascorbic acid:


  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.


  1. Memerangi stroke.

  2. Memperbaiki mood.

  3. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  4. Menyembuhkan luka.

  5. Menurunkan hipertensi.


Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.

Sekilas Tentang Cyanocobalamin (Vitamin B12)

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Pyridoxine Hydrochloride (Vitamin B6)

  1. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung.

  2. Meningkatkan serta menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.

  3. Mengurangi risiko terjadinya insomnia atau kesulitan tidur.

  4. Menghilangkan kecemasan pada kondisi pra menstruasi.

  5. Mengurangi depresi.


  1. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  2. Mencegah gangguan pencernaan.

  3. Mengatur keseimbangan gula darah.

  4. Menjaga kepadatan dan kesehatan tulang.

  5. Melancarkan proses metabolisme dalam tubuh.

Sumber: ikan, hati sapi, kentang, daging ayam, kacang-kacangan, alpukat, pepaya, pisang.

Sekilas Tentang Vitamin A

  1. Menjaga kesehatan mata.

  2. Memperkuat sistem imun.

  3. Menunjang pertumbuhan janin.

  4. Mencegah jerawat muncul.

  5. Menjaga kesehatan tulang.


  1. Menjaga kulit tetap sehat.

  2. Menekan risiko komplikasi penyakit campak.

  3. Mengobati lesi prakanker yang terjadi di mulut.

  4. Menurunkan risiko kanker payudara pada wanita premenopause.

  5. Mengurangi gejala malaria pada anak berusia di bawah 3 tahun.

Sumber: hati, ikan, yogurt, susu, keju, telur, mentega rendah lemak, susu rendah lemak, wortel, bayam, ubi dan paprika merah.

Sekilas Tentang d-Panthenol

d-Panthenol adalah nutrisi yang berasal dari vitamin B yang membantu mengurangi efek negatif akibat stres oksidatif pada kulit seperti kemerahan, guratan halus, kulit kasar dan sebagainya. d-Panthenol merupakan produk turunan dari pantothenic acid (vitamin B5) yang berkerja dengan mempertahankan daya tahan kulit dan memberikan nutrisi langsung pada sel kulit sehingga mampu melawan stres oksidatif.

Selain itu d-Panthenol juga dapat menambah kelembaban kulit serta merevitalisasi dan meremajakan sel kulit sehingga dapat memperlambat proses penuaan. Efek lainnya adalah d-Panthenol dapat meningkatkan elastisitas kulit dengan meningkatkan produksi kolagen dan elastin, suatu protein yang membuat kulit menjadi lebih cerah dan kencang.

Sekilas Tentang Vitamin C

  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.


  1. Memerangi stroke.

  2. Memperbaiki mood.

  3. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  4. Menyembuhkan luka.

  5. Menurunkan hipertensi.


Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.

Sekilas Tentang Vitamin D

  1. Meningkatkan kekuatan tulang.

  2. Meningkatkan daya ingat.

  3. Menurunkan berat badan.

  4. Mengatasi depresi.

  5. Mencegah kanker.


  1. Bermanfaat bagi ibu hamil.

  2. Mencegah diabetes.

  3. Menurunkan risiko penyakit jantung.

  4. Meningkatkan sistem imunitas.

  5. Meremajakan kulit.

Sumber: minyak hati ikan kod, ikan salmon, tuna kaleng, ikan haring, ikan sarden, caviar, susu, ikan kod, jamur shitake, keju chedar, bayam.

Sekilas Tentang Riboflavin (Vitamin B2)

  1. Mencegah katarak.

  2. Menjaga kesehatan kandungan.

  3. Mengobati dan mencegah migrain.

  4. Menjaga kesehatan kulit dan rambut.

  5. Mencegah dan mengatasi anemia.


  1. Mencegah penyumbatan pembuluh darah.

  2. Meningkatkan energi.

  3. Sumber: ikan, daging, dan unggas (ayam, bebek), hati daging dan ayam, telur, produk susu, alpukat, kismis, kacang-kacangan (termasuk almond), ubi jalar, sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, gandum utuh (whole grain), kacang kedelai dan olahannya (termasuk tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai), ikan salmon, rumput laut, jamur.


sekilas tentang vitamin dan mineral

Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Mineral adalah unsur atau elemen seperti tembaga, besi, kalsium, kalium, dll yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu (sering dalam jumlah kecil). adalah unsur kimia yang diperlukan sebagai nutrisi penting oleh organisme untuk melakukan fungsi yang diperlukan untuk kehidupan. Namun, empat elemen struktural utama dalam tubuh manusia berdasarkan berat (oksigen, hidrogen, karbon, dan nitrogen), biasanya tidak termasuk dalam daftar mineral nutrisi utama (nitrogen dianggap sebagai "mineral" untuk tanaman, seperti yang sering dimasukkan dalam pupuk). Keempat elemen ini menyusun sekitar 96% dari berat tubuh manusia, dan mineral utama (makromineral) dan mineral minor (juga disebut elemen jejak) menyusun sisanya.

Mineral, sebagai unsur, tidak dapat disintesis secara biokimia oleh organisme hidup. Tumbuhan mendapatkan mineral dari tanah. Sebagian besar mineral dalam makanan manusia berasal dari makan tumbuhan dan hewan atau dari air minum. Sebagai sebuah kelompok, mineral adalah salah satu dari empat kelompok nutrisi penting, yang lain adalah vitamin, asam lemak esensial, dan asam amino esensial. Lima mineral utama dalam tubuh manusia adalah kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium. Semua elemen yang tersisa dalam tubuh manusia disebut "elemen jejak". Elemen jejak yang memiliki fungsi biokimia spesifik dalam tubuh manusia adalah belerang, besi, klorin, kobalt, tembaga, seng, mangan, molibdenum, yodium dan selenium.

Sebagian besar unsur kimia yang dicerna oleh organisme adalah dalam bentuk senyawa sederhana. Tumbuhan menyerap unsur-unsur terlarut dalam tanah, yang selanjutnya dicerna oleh herbivora dan omnivora yang memakannya, dan unsur-unsur tersebut bergerak ke atas rantai makanan.