Duphaston

By | Oktober 8, 2020 | Farmasi-id.com > Hormon > Estrogen & Progesteron Serta Preparat Sintetiknya > Duphaston

Kandungan dan Komposisi Duphaston

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Duphaston adalah:

Dydrogesterone.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Duphaston

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Duphaston adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Lihat pada Dosis.

Sekilas tentang obat estrogen dan progesteron
Estrogen merupakan salah satu dari kelompok hormon steroid yang diproduksi oleh ovarium, plasenta, kelenjar adrenal dan, dalam jumlah kecil, oleh testis laki-laki. Estrogen menyebabkan perkembangan karakteristik seksual sekunder (misalnya payudara, pinggul lebih besar) pada remaja putri dan terlibat dalam pembangunan kembali lapisan rahim setelah menstruasi. Estrogen juga berperan dalam penyerapan kalsium dan keseimbangan. Penurunan estrogen pasca-menopause pada perempuan mengakibatkan demineralisasi tulang dan osteoporosis, serta gejala-gejala menopause lainnya. Senyawa mirip estrogen juga dibentuk oleh tanaman-tanaman tertentu (disebut fitoestrogen). Nama lain estrogen adalah strone, estrodiol, atau estriol.

Progesteron adalah hormon yang dikeluarkan oleh korpus luteum (massa sel yang terbentuk di ovarium di tempat di mana sel telur dilepaskan) setelah ovulasi. Progesteron berperan menyiapkan rahim untuk kehamilan. Bila kehamilan terjadi, produksi progesteron pada akhirnya akan dilakukan oleh plasenta. Bila kehamilan tidak terjadi, korpus luteum akan terpecah dalam 12-16 hari dan berhenti memproduksi progesteron, sehingga memicu menstruasi.

Progesteron berperan besar dalam perkembangan fetus. Pengaruh progesteron pada reproduksi diantaranya adalah:

  • Mempertebal dinding endometrium setelah terjadi ovulasi

  • Menghambat produksi LH agar korpus luteum mengalami degenerasi saat tidak terjadi fertilisasi

  • Menghambat laktasi saat kehamilan

  • Mempersiapkan endometrium untuk implantasi zigot

Dosis dan Aturan Pakai Duphaston

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Duphaston:

Infertilitas krn insufisiensi luteal 10 mg 2 x/hari, mulai hari ke-11 s/d 25 siklus, lalu dilanjutkan selama min 6 siklus berturut-turut. Abortus yang mengancam Awal 40 mg, lalu 10 mg tiap 8 jam hingga gejala membaik. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 10 mg tiap 8 jam jika gejala-gejala belum membaik. Abortus habitualis 10 mg 2 x/hari, mulai hari ke-11 s/d 25 siklus, lalu dilanjutkan stlh tjd konsepsi. Lanjutkan hingga kehamilan 20 minggu, lalu kurangi dosis secara bertahap. b>Amenore Berikan estrogen saja pada hari ke 1 s/d 25 siklus haid, lalu tambahkan Duphaston 10 mg 2 x/hari pada hari ke 11 s/d 25. Oligomenore 10 mg/hari selama 5 hari. Perdarahan uterus abnormal krn gangguan keseimbangan hormonal tanpa kelainan organik misalnya fibroid submukosa atau kanker rahim 10-20 mg 1-2 x/hari selama 5-10 hari. 10-20 mg 1 atau 2 x/hari pada hari ke 11 s/d 25 siklus haid & ulangi tiap siklus sesuai kebutuhan. Endometriosis 10 mg 2 x/hari pada hari ke 5 s/d 25 siklus haid.Dismenore primer 10 mg 2 x/hari pada ke-5 s/d 25 siklus haid. Terapi sulih estrogen 10 mg/hari selama 10-12 hr/bln. 20 mg/hari selama 10-12 hr/bln pd withdrawal bleeding.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Kontra Indikasi

Perdarahan abnormal vag yang tidak diketahui penyebabnya. Tromboflebitis atau tromboembolik. Sedang mengalami atau ada riwayat penyakit serebrovaskuler atau penyakit arteri koroner. Missed abortion. Diketahui atau diduga karsinoma payudar4/organ genital. Penyakit atau gangguan fungsi hati, riwayat ikterus kolestatik atau pruritus selama hamil. Sindrom Dubin-Johnson & sindrom Rotor. Riwayat herpes pada kehamilan. Anemia sel sabit. Tumor hati jinak atau ganas selama terapi kontrasepsi oral.

Perhatian Penggunaan Duphaston

Lakukan pemeriksaan ginekologi, fisik, & mammogram secara berkala. Hentikan penggunaan obat ini pada kasus tromboemboli, stroke, infark miokard, adenoma hati, penyakit kandung empedu, & hipertensi. Monitor adanya retensi cairan. Riwayat depresi psikis. Hindari penggunaan jangka lama. Laktasi & kehamilan 4 bln pertama.

Efek Samping Duphaston

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Duphaston yang mungkin terjadi adalah:

Perdarahan, perubahan siklus haid, edema, perubahan BB.

Kemasan, Sediaan, dan Harga Duphaston

Duphaston tablet 10 mg
20’s (Rp192,000/pak)

Produsen

Abbott

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Duphaston Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Duphaston, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Duphaston?

Jika Anda lupa menggunakan Duphaston, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Duphaston Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Duphaston?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Duphaston yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.

Abbott Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi besar yang memiliki kantor pusat di Abbott Park, Illinois, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh ahli fisika asal Chicago, Dr. Wallace Calvin Abbott. Perusahaan ini selain bergerak dalam bidang farmasi juga bergerak dalam bidang lainnya seperti peralatan medis dan diagnostik, produk nutrisi, alat laboratorium, dan sebagainya. Produk-produk perusahaan ini telah beredar di 130 negara termasuk Indonesia dan jumlah karyawan perusahaan ini diseluruh dunia diperkirakan mencapai 103 ribu orang (per Desember 2018). Saat ini pimpinan Abbott pusat dipimpin oleh Miles D. White yang bertindak sebagai Chairman dan CEO. Ia telah lama bekerja di Abbot sejak tahun 1984.

Abbot diketahui telah banyak melakukan akuisisi terhadap berbagai perusahaan farmasi dan perusahaan lain yang bergerak dibidang kesehatan. Diantaranya adalah Knoll, Kos Pharmaceuticals, TheraSense, STARLIMS, Piramal Healthcare, dan masih banyak lagi.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 8 Oktober). Duphaston. Diakses pada 28 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/duphaston/


Format MLA (Modern Language Association)

"Duphaston". Farmasi-id.com. 8 Oktober 2020. 28 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/duphaston/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Duphaston", 8 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/duphaston/> [Diakses pada 28 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *