Dbastro

By | Mei 14, 2022 |

Komposisi       :

  • Ekstrak Biji Nigella sativa (Jinten hitam)                         200 mg
  • Ekstrak Herba Centella asiatica (Pegagan)                     175 mg
  • Ekstrak Daun Syzygium polyanthum (Daun Salam)       75  mg
  • Ekstrak Biji Vitis vinifera (Anggur Merah)                         80  mg
  • Ekstrak Rimpang Curcuma zedoaria (Temu Putih)        50   mg

Zat aktif yang terkandung :

  • Saponin / triterpenoid – Jinten Hitam
  • Minyak atsiri, tanin / flavonoid – Pegagan
  • Alkaloid – Daun Salam
  • Proanthocyanidins (PCO) – Biji Anggur Merah
  • Sesquiterpen – Temu Putih

Sekilas tentang darah tinggi/hipertensi
Hipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah melibatkan dua pengukuran, sistolik dan diastolik, tergantung apakah otot jantung berkontraksi (sistole) atau berelaksasi di antara denyut (diastole). Tekanan darah normal pada saat istirahat adalah dalam kisaran sistolik (bacaan atas) 100–140 mmHg dan diastolik (bacaan bawah) 60–90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila terus-menerus berada pada 140/90 mmHg atau lebih.

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder. Sekitar 90–95% kasus tergolong "hipertensi primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas. Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya (hipertensi sekunder).

Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi risiko terkait komplikasi kesehatan. Meskipun demikian, obat seringkali diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja terbukti tidak efektif atau tidak cukup dan biasanya obat harus diminum seumur hidup sampai dokter memutuskan tidak perlu lagi minum obat.

Seseorang yang pernah mengalami tekanan darah tinggi, pada kondisi normal dapat saja mengalami tekanan darah kembali dan ini yang harus diwaspadai, banyak kasus stroke terjadi pada saat seseorang lepas obat. Dan banyak orang tidak menyangka bahwa seseorang yang biasanya mengalami tekanan darah rendah suatu kali dapat juga mengalami tekanan darah tinggi. Oleh karena itu pengontrolan tekanan darah secara rutin mutlak dilakukan.
Sekilas tentang penyakit jantung
Penyakit jantung umumnya adalah setiap gangguan yang mempengaruhi jantung. Kadang-kadang istilah “penyakit jantung” digunakan secara sempit sebagai sinonim untuk penyakit arteri koroner. Penyakit jantung dalam arti luas mencakup berbagai jenis penyakit jantung, seperti angina, aritmia, penyakit jantung kongenital, penyakit arteri koroner, kardiomiopati dilatasi, serangan jantung (infark miokard), gagal jantung, kardiomiopati hipertrofik, regurgitasi mitral, prolaps katup mitral, dan stenosis paru.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Dbastro?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Dbastro:

 :
  • Terapi pendamping Pengobatan pasien (jantung, stroke),

Yaitu : 3 kali sehari 1 kapsul

  • Perawatan, yaitu 1 kali sehari 1 Kapsul

(Konsumsi 1 jam sebelum makan / 2 jam setelah makan atau 2 jam setelah obat dokter)

Dbastro Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Dbastro?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Dbastro adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Membantu melancarkan peredaran darah (antiplatelet)
  • Sebagai terapi pendamping pasien stroke dan sakit jantung
  • Membantu menghambat terbentuknya arteriosklerosis
  • Membantu penyembuhan luka dan infeksi
  • Membantu meningkatkan nafsu makan
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh (antioksidan)
  • Sebagai agen penurun kadar kolesterol di dalam darah

Kemasan :     1 Dus berisi 6 blister @10 kapsul (Total 60 kapsul)

Efek samping :   Tidak ada efek sampinng
Kontraindikasi :   Tidak ada konta indikasi dengan produk kimia maupun herbal lain
No POM  :

POM TR. 133 371 141 (blister)

POM TR. 133 371 151 (botol)

Pengujian : Telah teruji di Laboratorium KAN untuk uji toksisitas dengan nilai > 15 g/kg BB ( praktis tidak toksik)  dapat dikategorikan aman.

Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published.