CP Krim

Farmasi-id.com > Health > CP Krim

By | 03/07/2017

Komposisi 

Tiap gram cream mengandung :

  • Chloramphenicol base 20 mg
  • Prednisolon 2,5 mg

Indikasi 

Meringankan nyeri inflamasi karena dermatosis yang responsive terhadap kortikosteroid dan disertai infeksi sekunder yang disebabkan oleh organisme yang peka terhadap chloramphenicol.

Aturan Pakai 

Oleskan tipis pada tempat yang sakit dan sekelilingnya 3-4 kali sehari

Kemasan dan Sediaan

Dus, tube @ 10 gram, krim 2.5/20 mg per g

Izin BPOM

DKL0310805129A1

Produsen

Berlico Mulia Farma

Sekilas Tentang Chloramphenicol

Chloramphenicol merupakan suatu antibiotik yang digunakan dalam berbagai jenis infeksi bakteri seperti konjungtivitis, meningitis, kolera, demam tipus, dan lain-lain. Sediaan dan penggunaannya juga berbagai bentuk mulai dari tetes mata hingga injeksi. Chloramphenicol pertama kali ditemukan dalam bakteri Streptomyces venezuelae yang kemudian dipisahkan komposisi kimianya di dalam laboratorium pada sekira tahun 1947. Kemudian versi artifisialnya dibuat pada tahun 1949 sekaligus menjadi antibiotik pertama yang diekstrak dari mikroorganisme.

Dulu obat ini digunakan untuk penyakit tipus, tapi semakin lama Salmonella typhi yang dianalisa menunjukkan resistensi terhadap chloramphenicol sehingga obat ini sudah jarang digunakan lagi untuk mengobati tipus. Chloramphenicol digunakan dalam pengobatan infeksi okuler seperti konjungtivitis dan blefaritis yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, dan Escherichia coli. Namun obat ini tidak efektif untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa. Cara kerja chloramphenicol yaitu dengan menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri yang pada akhirnya mencegah bakteri untuk menggandakan diri.