Cleng Marem


Deskripsi Cleng Marem

Cleng Marem adalah obat herbal yang mengandung ekstrak bahan-bahan alami, seperti ekstrak buah Piperis nigri (jintan hitam), ekstrak rimpang Zingiber officinale (jahe), ekstrak kulit kayu Cinnamomun burmanii (kayu manis), dan ekstrak rimpang Curcuma xanthorrhiza (temulawak), ekstrak daun Guazumae ulmifolia (jati belanda). Cleng Marem digunakan untuk membantu meredakan pegal linu, dan membantu meredakan nyeri otot.

Detail Cleng Marem


  • Golongan: Obat Tradisional
  • Kelas Terapi: Jamu; Herbal

  • Apa Kandungan dan Komposisi Cleng Marem?

    Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

    Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Cleng Marem adalah:

    Ekstrak buah Piperis nigri (lada hitam) 2400 mg, ekstrak rimpang Zingiber officinale (jahe) 1800 mg, ekstrak kulit kayu Cinnamomun burmanii (kayu manis) 600 mg, dan ekstrak rimpang Curcuma xanthorrhiza (temulawak) 600 mg, ekstrak daun Guazumae ulmifolia (jati belanda) 600 mg

  • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Cleng Marem?


    Serbuk
  • Satuan Penjualan: Sachet
  • Kemasan: Sachet @ 6 gram

  • Apa Nama Perusahaan Produsen Cleng Marem?

    Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

    Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Cleng Marem:

    UD Jamu Anoman Dasamuka
Sekilas Tentang Guazuma Ulmifolia (Jati Belanda) Pada Cleng Marem
Tanaman Jati Belanda memiliki ciri dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter, batangnya keras, permukaannya kasar dan memiliki banyak alur, berkayu, berwarna hijau keputihan. Bentuk daunnya bulat mirip telur dengan tepi bergerigi dan ujungnya runcing. Bentuk bunga tunggal dan bulat di ketiak daun. Tanaman ini biasnaya tumbuh di ketinggian 700-1200 dpl. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah daun, kulit kayu, dan buahnya.

Berikut ini manfaat dari tanaman Jati Belanda bagi kesehatan:

  • Menyembuhkan sakit perut, kolera dan diare

  • Menurunkan berat badan (obesitas)

  • Mengobati penyakit kaki gajah

Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe) Pada Cleng Marem
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Sekilas Tentang Cinnamomum Burmannii Pada Cleng Marem
Cinnamomum burmannii merupakan suatu tanaman herbal jenis kayu manis yang banyak tumbuh di Indonesia khususnya di Sumatra Barat dan Jambi. Cinnamomum burmannii tumbuh di daerah yang basah dan beriklim tropis seperti di daerah Kerinci yang diketahui sebagai lumbung penghasil tanaman ini. Spesies jenis ini lebih banyak mengandung coumarin jika dibandingkan dengan jenis Cinnamomum cassia dan Ceylon cinnamon.

Pada pengobatan tradisional China (TCM) dan India (Ayurveda), Cinnamomum burmannii digunakan untuk pengobatan penyakit diare, demam, dan gangguan menstruasi. Pada jaman Mesir kuno, Cinnamomum burmannii digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses pembalseman jenazah. Pada jaman Romawi dan Yunani kuno tanaman ini digunakan sebagai bumbu masak dan bahan pembuat parfum.
Sekilas Tentang Piper Nigrum (Piper Albi/Lada) Pada Cleng Marem
Piper nigrum (piper nigri/piper albi (lada/merica)) merupakan suatu tanaman herbal yang memiliki banyak kandungan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tanaman lada memiliki ciri daun berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dengan ukuran lebar sekira 5 hingga 10 cm dan panjang 12 hingga 18 cm. Tanaman lada memiliki batang beruas yang tumbuh menjalar dengan akar tunggang yang lebih mirip serabut. Bagian yang dijadikan obat adalah buahnya.

Lada memiliki aroma yang khas dengan rasa yang sedikit pedas. Beberapa kandungan kimia yang ada pada lada seperti beta caryophyllene, terpenes, alkaloid (piperine, piperonal, dan sebagainya). Selain itu juga memiliki kandungan saponin, flavonoid, minyak atsiri, resin, dan amilum).

Efek farmakologi yang dihasilkan oleh lada diantaranya meluruhkan haid, merangsang hormon anfrogen dan estrogen, mencegah osteoporosis, relaksan otot, menghabat munculnya prostaglandin dan lain-lain. Lada sering digunakan untuk mengatasi penyakit demam, masuk angin, rematik, penyakit lambung (mual, sakit perut, kembung), dan sakit kepala.
Sekilas Tentang Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak) Pada Cleng Marem
Kandungan kimia temulawak, antara lain kurkumin, zat tepung, glikosida, toluil metil, karbinol, essoil, abu, l-sikloisopren myrsen, protein, serat, dan kalium oksalat. Rimpang juga mengandung beragam minyak asiri seperti fellandren, turmerol, kaemfer, borneol, xantorizol, dan sineal.

Anggota famili Zingiberaceae itu bersifat rasa aromatik, tajam, dan agak pedas. Khasiatnya sebagai peluruh haid (emenagog), perangsang ASI (lactagoga), menguatkan (tonikum), peluruh kemih, penurun kolesterol, pemicu regenerasi atas kerusakan sel-sel hati, antiradang, dan memperlancar pengeluaran empedu ke usus (colagoga), penambah nafsu makan, dll.

Cleng Marem Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Cleng Marem?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Cleng Marem adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Cleng Marem secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal linu, dan membantu meredakan nyeri otot.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai Cleng Marem?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Cleng Marem:

  • Dosis pemberian: 1 sachet diminum 2 kali dalam seminggu
  • Saran penyajian: 1 sachet dilarutkan dalam 100 ml air panas

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Cleng Marem Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Cleng Marem, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Cleng Marem?

Jika Anda lupa menggunakan Cleng Marem, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Cleng Marem Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Cleng Marem?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Cleng Marem yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Cleng Marem?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Cleng Marem yang mungkin terjadi adalah:

Belum ada efek samping yang dilaporkan. Jika terjadi efek samping yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan dan segera hubungi Dokter.

Apa Saja Kontraindikasi Cleng Marem?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Cleng Marem dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Hindari penggunaan Cleng Marem pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap komposisinya
  • Wanita hamil

Leave a Comment