Cephalexin


Deskripsi:
Sefaleksina adalah antibiotika semi sintetik yang merupakan generasi pertama antibiotika golongan sefalosporin. Aktivitas antibakteri Sefaleksina dengan jalan menghambat pembentukan dinding sel bakteri, terutama dengan asilasi enzim transpeptidase.
Reaksi ini mencegah cross-linkage rantai peptidoglikan yang diperlukan untuk kekuatan dan rigiditas dinding sel bakteri.
Sefaleksina efektif terhadap bakteri gram-positif termasuk stafilokokus yang memproduksi enzim penicillinase serta beberapa bakteri anaerob. Sefaleksina juga efektif terhadap bakteri gram-negatif, seperti E. coli, Klebsiella dan Proteus mirabilis, tetapi kurang efektif terhadap Haemophylus influenzae.

Apa Kandungan dan Komposisi Cephalexin?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Cephalexin adalah:


Tiap kapsul mengandung Sefaleksina monohidrat setara dengan Sefaleksina 500 mg

Cephalexin Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Cephalexin?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Cephalexin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Sefaleksina ditujukan untuk pengobatan infeksi ringan sampai sedang yang disebabkan mikroorganisme yang sensitif, seperti pada :
Infeksi saluran pernafasan
Infeksi kulit dan jaringan lunak
Infeksi tulang
Infeksi saluran kemih dan kelamin
Otitis media

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Cephalexin?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Cephalexin:


Dewasa : 1 – 4 g sehari dalam dosis terbagi empat.
Dosis umum : 250 mg setiap 6 jam.
Untuk infeksi kulit dan jaringan lunak, faringitis streptokokal, sistitis ringan : 500 mg setiap 12 jam.
Pada infeksi berat digunakan dosis yang lebih tinggi, jika dosis lebih dari 4 g sehari, agar diberikan dalam bentuk injeksi.
Anak-anak : 25 – 50 mg/kg BB sehari dalam dosis terbagi empat.
Untuk faringitis streptokokal pada penderita berusia diatas 1 tahun serta infeksi kulit dan jaringan lunak dosis sehari diberikan dalam dosis terbagi dua.
Pada infeksi yang lebih berat, dosis dapat dilipatduakan.
Infeksi yang disebabkan oleh streptokokus beta-hemolitikus pada dewasa dan anak-anak pengobatan diberikan minimal selama 10 hari.
Untuk penderita yang mengalami gangguan fungsi ginjal dosis agar diturunkan.

Kemasan, Sediaan, dan Harga Cephalexin


Ktk 50

No. Registrasi:
GKL9320916401B1

Produksi:
PT Indofarma TBK