Cendo Polypred

Pengertian

Cendo Polypred adalah obat untuk mengatasi iritasi dan peradangan pada mata, terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Cendo Polypred mengandung Prednisolone asetat, Neomisin sulfat, serta Polimiksin B. Perdisolon asetat bekerja dengan menurunkan respon sistem imun tubuh (yang menyebabkan terjadinya reaksi peradangan sebagai upaya untuk mengeluarkan zat asing dari dalam tubuh). Neomisin sulfat dan Polimiksin B adalah obat-obatan antibiotik yang berfungsi untuk menahan laju infeksi bakteri. Cendo Polypred bekerja dengan menghambat aktivitas enzim tertentu yang diperlukan oleh bakteri untuk membentuk protein. Hal ini secara praktis menghambat pertumbuhan bakteri dan kemampuannya untuk membelah diri. Polimiksin B bekerja dengan merusak dinding sel bakteri dan membunuh bakteri tersebut. Kombinasi keduanya menghasilkan efek antibakteri yang luas.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal, Kortikosteroid Mata

  • Apa Kandungan dan Komposisi Cendo Polypred?

    Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

    Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Cendo Polypred adalah:

    Prednisolone acetat, neomycin sulphate, polymyxin B sulphate

  • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Cendo Polypred?


    Tetes Mata
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes
  • Kemasan: Botol Tetes @ 5 mL; Catch Cover, Botol @ 0.6 mL

  • Apa Nama Perusahaan Produsen Cendo Polypred?

    Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

    Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Cendo Polypred:

    PT Cendo Pharmaceutical Industries

Kegunaan

Cendo Polypred memiliki kegunaan untuk meredakan infeksi pada mata akibat bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Cendo Polydex termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

  • Dewasa: Teteskan 1-2 tetes Cendo Polypred pada mata setiap 4 jam atau sesuai dengan anjuran dokter

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Cendo Polypred adalah:

  • Reaksi alergi
  • Peningkatan tekanan cairan mata
  • Melambatnya pemulihan luka
  • Iritasi, sensasi panas, rasa ngilu, infeksi kulit

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Cendo Polypred pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap neomisin
  • Infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus dan pada rosacea (suatu kondisi yang menyebabkan benjolan kemerahan dan biasanya kecil, merah, dan berisi nanah di wajah), jerawat, dermatitis perioral (peradangan kulit pada daerah mulut), dan erupsi serbet (peradangan kulit pada daerah bokong)

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cendo Polypred ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).