Bufacort-N

Apa Kandungan dan Komposisi Bufacort-N?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Bufacort-N adalah:

Neomycin Sulphate 0,5 %
Hydrocortisone Acetate 1 %

Bagaimana Farmakologi Bufacort-N?

Kombinasi Hidrokortison dan Neomisin memiliki aktivitas anti infeksi dan anti inflamasi. Neomycin adalah antibiotik berspektrum luas yang efektif untuk menanggulangi kolonisasi bakteri gram positif dan gram negatif pada dermatitis. Hydrocortisone Acetate sebagai antiinflamasi, antipruritik vasokontriktor.

Dalam bentuk cream (sistem minyak dalam air) BUFACORT-N memberikan rasa dingin pada kulit yang sakit, sesuai untuk kondisi kulit yang akut dan subakut.

Sekilas Tentang Neomycin Pada Bufacort-N
Neomycin adalah suatu obat yang masuk dalam golongan antibiotik aminoglikosida yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri gram negatif dan juga sebagian bakteri gram positif. Neomycin biasa digunakan dalam bentuk topikal seperti krim dan salep untuk diterapkan pada kulit diantaranya untuk mengobati eksim, dermatitis, dan sebagainya. Ia juga bisa digunakan secara oral yang biasanya juga dikombinasikan dengan antibiotik lain diantaranya untuk mengobati ensefalopati hepatik dan hiperkolesterolemia.

Neomycin sulfate dapat mematikan bakteri di saluran pencernaan sehingga mampu menjaga kadar amonia dalam level rendah untuk mencegah terjadinya ensefalopati hepatik. Karena cakupannya cukup luas, maka neomycin juga digunakan sebagai tetes mata. Neomycin pertama kali ditemukan pada 1949, kemudian dipatenkan setahun setelahnya dan mulai digunakan oleh dunia medis pada 1952. Neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.
Sekilas Tentang Hydrocortisone Acetate Pada Bufacort-N
Hydrocortisone acetate adalah suatu garam sintetis dari hydrocortisone yang memiliki sifat antiinflamasi dan imunosupresif. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit (mis., Eksim, dermatitis, alergi, ruam). Hidrokortison asetat mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan yang dapat terjadi pada kondisi seperti ini. Obat ini adalah kortikosteroid ringan. Tindakan anti-inflamasinya adalah karena penindasan migrasi leukosit polimorfonuklear dan pembalikan peningkatan permeabilitas kapiler. Ini juga dapat digunakan sebagai terapi pengganti pada insufisiensi adrenokortikal.

Farmakokinetik:

  • Penyerapan: Mudah diserap dari saluran GI (oral); natrium fosfat dan natrium suksinat ester cepat diserap tetapi alkohol bebas dan ester lipidnya lebih lambat diserap (IM); Asetat secara perlahan diserap (inj intraartikular); diserap dari kulit (daerah gundul)

  • Distribusi: Melintasi plasenta. Pengikatan protein:> 90%

  • Metabolisme: Hepatik (dimetabolisme menjadi terhidrogenasi dan terdegradasi)

  • Ekskresi: Melalui urin (sebagai konjugat dan glukuronida, dengan porsi kecil sebagai obat yang tidak berubah)

  • Penyimpanan: Simpan pada 15-30 ° C

Bufacort-N Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Bufacort-N?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Bufacort-N adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Untuk dermatitis yang terinfeksi atau yang tampak ada infeksi sekunder seperti Pyoderma, Impetigo furunculosis, acne dan eksim.

Apa Saja Kontraindikasi Bufacort-N?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Bufacort-N dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Tidak dianjurkan pada penderita TBC kulit, herpes simplex, varicella, vaccina dan penyakit kulit lain yang disebabkan oleh jamur virus.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Bufacort-N Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Bufacort-N, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Bufacort-N?

Jika Anda lupa menggunakan Bufacort-N, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Bufacort-N Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Bufacort-N?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Bufacort-N yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Bufacort-N?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Bufacort-N yang mungkin terjadi adalah:

Reaksi lokal :
Rasa terbakar, gatal, iritasi pada kulit, folliculitis, hypertrichosis, acneform, eruptions, hypopigmentasi, perional dermatitis.

Peringatan Dan Perhatian

Bila infeksi sekunder tidak tampak, dianjurkan untuk dibuat cultur lebih dahulu.
Pasien dengan renal impairment lebih mudah terkena neomycin ototaxicity.
Bila terjadi iritasi, pemakaian BUFACORT – N cream harus dihentikan dan diberikan pengobatan yang sesuai.

Sekilas tentang kulit
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Bufacort-N?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Bufacort-N:

Oleskan BUFACORT-N Cream pada kulit yang sakit dengan merata dan tipis 2 – 3 kali sehari dan bila perlu bisa ditingkatkan.

Untuk pemakaian dengan teknik pembalutan tertutup, bersihkan lebih dahulu bagian-bagian yang akan dibalut dengan antiseptika. Oleskan BUFACORT-N pada bagian yang sakit dan kemudian dibalut dengan pembalut yang sesuai

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Bufacort-N?

Dus @ Tube berisi 5 gram.
No. Reg.: DKL7200914829A1

Simpan di tempat sejuk (15 – 25)°C, kering dan terlindung dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Apa Nama Perusahaan Produsen Bufacort-N?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Bufacort-N:

BUFA ANEKA
SEMARANG-INDONESIA

Leave a Comment