Brenvit Pill

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Insomnia > Brenvit Pill

By | 13/10/2018

Kandungan dan Komposisi

  • Ziziphi Spinosae Semen 29.4 mg
  • Angelicae Sinensis Radix 19.4 mg
  • Dioscoreae Rhizoma 16.1 mg
  • Lycii Fructus 16.1 mg
  • Schisandrae Chinensis Fructus 12.8 mg
  • Alpiniae Oxyphyllae Fructus 12.8 mg
  • Concretio Silicae Bambusae 9.4 mg
  • Polygalae Radix 9.4 mg
  • Salviae Miltiorrhizae Radix et Rhizoma 6.1 mg
  • Ginseng Radix et Rhizoma 6.1 mg
  • Chrysanthemi Flos 6.1 mg
  • Platycladi Semen 5.4 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Membantu meringankan gejala gangguan sulit tidur.

Perhatian

  • Tidak boleh digunakan bagi pasien sebelum dan sehabis operasi atau yang sedang dalam terapi obat anti koagulan dan terpai trombosis seperti warfarin dan asetosal.
  • Tidak boleh digunakan pada wanita hamil.

Cara Pakai

Diminum dengan air hangat dan setelah makan, sehari 3 x 5 pil.

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 300 pil

Izin BPOM

TI164450751

Harga

Rp 65.000/botol

Produsen

Qingdao Growful Pharmaceutical CO LTD – China

Pendaftar dan Importir

Saras Subur Abadi – Indonesia

Sekilas Tentang Angelica Sinensis (Ginseng Putri)
Angelica sinensis (ginseng putri) merupakan herba perenial yang memiliki aroma wangi dan rasanya ini memiliki akar tinggal segar berwarna cokelat, yang bercabang-cabang menjadi kumpulan akar-akar kecil liat dan sangat rapat, mirip tanaman gentian. Tanaman ini daunnya menyerupai seledri maka tak heran jika tanaman ini disebut juga dengan Shan Chin (seledri gunung).

Angelica sinensis memiliki efek farmakologi yang bermanfaat untuk Menstimulasi dan mengatur haid, menambah tenaga dan menyegarkan badan, menghilangkan rasa sakit, meredakan rasa nyeri, memulihkan kesehatan dan fungsi-fungsi vital, merangsang selera makan; meningkatkan kesehatan otot, merangsang sistem kekebalan tubuh, haid tidak normal (tidak teratur dan terasa sakit), sindrom pra-haid, sakit kepala, nyeri karena luka trauma atau luka-luka operasi, kelumpuhan, selera makan yang buruk, dan kanker.
Sekilas Tentang Salvia Miltiorrhiza (Red Sage)
Salvia miltiorrhiza (Cina: 丹参; pinyin: Danshen), juga dikenal sebagai red sage, chinese, tan shen, atau Danshen, adalah suatu tanaman dalam genus Salvia yang bernilai tinggi pada akarnya. Tanaman ini berasal dari Cina dan Jepang, tumbuh antara 90-1,200 meter di atas permukaan laut, lebih memilih tempat berumput di hutan, bukit, dan sepanjang tepi sungai.

Dalam pengobatan tradisional Cina, Salvia miltiorrhiza telah digunakan untuk mencegah dan mengobati kondisi jantung dan stroke. Hasil percobaan pada hewan dan penelitian pada manusia Salvia miltiorrhiza dapat digunakan hingga batas tertentu karena yang dapat menurunkan kemampuan darah untuk membeku dalam setidaknya dua cara.

Pertama, membatasi kelengketan platelet darah. Hal ini juga mengurangi produksi fibrin, benang protein yang perangkap sel darah untuk membentuk bekuan. Kedua, efek ini membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, bahan kimia dalam Salvia miltiorrhiza dapat membuat rileks dan melebarkan pembuluh darah, terutama yang di sekitar jantung. Pada penelitian hewan, bahan kimia dalam Salvia miltiorrhiza mungkin juga telah melindungi lapisan bagian dalam arteri dari kerusakan. Beberapa penelitian lain menunjukkan mungkin meningkatkan kekuatan denyut jantung dan memperlambat detak jantung.

Penggunaan Salvia miltiorrhiza telah menunjukkan kemampuan mempotensiasi efek dari warfarin obat antikoagulan yang umum, yang mengarah ke antikoagulan dan komplikasi perdarahan. Oleh karena itu, Salvia miltiorrhiza harus dihindari oleh mereka yang menggunakan warfarin. Salvia miltiorrhiza menyebabkan gangguan ketika mengukur tingkat digoxin ketika diukur menggunakan chemiluminescence immunoassays (CLIA)
Sekilas Tentang Panax Ginseng (Ginseng)
Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.
Sekilas Tentang Lycii Fructus / Goji Berry
Lycii fructus atau yang dikenal juga degan nama goji berry, wolfberry, merupakan suatu buah dari tanaman Lycium barbarum atau Lycium chinense (serupa tapi sedikit beda pada rasa dan kadar gulanya). Buah goji berry ini telah banyak dikenal manfaatnya untuk kesehatan oleh masyarakat di negara-negara benua Asia seperti China, Korea, Vietnam, dan Jepang sejak abad ke-3.

Tanaman dari buah goji berry ini memiliki ciri dengan tinggi sekira 1 hingga 3 meter dengan cabangnya yang lemah dan pada bagian sampingnya sering membentuk duri pendek tanpa daun. Pada setiap cabang daun dapat terdiri dari hingga tiga daun berwarna hijau dengan bunga yang tumbuh berkelompok yang bisa mencapai hingga tiga bunga. Warna buah dari tanaman ini (goji berry) berwarna oranye kemerahan berbentuk lonjong. Tanaman ini banyak tumbuh di daratan China.

Goji berry memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti:

Melindungi mata

Goji berry dapat mengurangi risiko glaukoma, mata kering, dan mengurangi risiko penyakit mata yang berhubungan dengan usia.

Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Goji berry mengandung banyak antioksidan, salah satunya adalah zeaxanthin yang dapat meningkatkan kekuatan sistem imun tubuh dan meningkatkan kemampuannya untuk melawan radikal bebas dan peradangan. Selain itu dengan kandungan vitamin A dan C yang ada di dalamnya bermanfaat untuk mencegah flu, hingga menurunkan risiko kanker.

Mengurangi risiko kanker

Kandungan vitamin C yang ada pada goji berry membantu tubuh melawan sel kanker, memperlambat pertumbuhannya, mengurangi terjadinya peradangan, dan mengeluarkan zat negatif dari dalam tubuh.

Menjaga kesehatan kulit

Goji berry mengandung beta karoten yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan kulit, mengurangi iritasi, menjaga dan melindungi kulit dari paparan sinar UV, dan mengurangi risiko penuaan.

Membantu menjaga kadar gula darah

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 mendapatkan data bahwa mengonsumsi goji berry mampu mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) pada pasien diabetes tipe 2.

Mengurangi depresi, kecemasan, dan insomnia

Goji berry diketahui mampu meningkatkan mood, memberi rasa rileks pada syaraf, dan meningkatkan kualitas tidur.

Menjaga kesehatan hati

Pada pengobatan TCM (Traditional Chinese Medicine), goji berry banyak digunakan untuk menjaga kesehatan hati.

Selain beberapa manfaat di atas, goji berry memiliki segudang manfaat lainnya seperti:


  • Menurunkan tekanan darah

  • Menurunkan berat badan

  • Menurunkan demam

  • Mengobati malaria, pusing, telinga berdenging, dan gangguan sirkulasi darah
Sekilas Tentang Dioscorea Opposita
Dioscorea opposita adalah suatu tanaman ubi yang tumbuh secara liar di alam yang pertama kali dibawa ke Eropa pada abad ke-19. Tanaman ini di China dikenal dengan sebutan 'Huai shan' dan di Korea disebut dengan 'Seyeo'. Tanaman ubi ini memiliki akar rimpang yang berfungsi sebagai organ penyimpanan nutrisi tanaman. Tanamannya sendiri dapat tumbuh hingga 3 meter dengan rimpang berbentuk silinder. Dioscorea opposita memiliki daun menyerupai hati dengan bunga berwarna putih kecil yang memiliki aroma mirip kayu manis.

Ubinya memiliki tekstur renyah dengan kulit luar yang tipis dan mengeluarkan lendir yang licin dan dapat dimakan mentah (langsung). Rasanya mirip seperti kentang.

Manfaat ubi Dioscorea opposita bagi kesehatan antara lain:


  1. Rimpangnya digunakan pada pengobatan tradisional China untuk menjaga kesehatan paru-paru, limpa, dan ginjal;

  2. Menambah nafsu makan;

  3. Membantu penyembuhan luka, pertumbuhan tulang, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh;

  4. Memiliki efek anti-aging (anti penuaan dini);

  5. Menjaga kesehatan mata;

  6. Menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah kanker paru;

  7. Mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung;

  8. Membantu pembentukan sel darah merah;

  9. Mengendalikan kadar hormon wanita yang berhubungan dengan progesteron;

  10. Mengatasi cacingan.


Dioscorea opposita tidak aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil.
Sekilas tentang insomnia

Insomnia merupakan gangguan di mana orang tidak dapat mendapatkan cukup tidur atau tidur yang restoratif, karena satu atau lebih faktor. Penderita insomnia sering memiliki gejala di siang hari yang terkait dengan kurang tidur, seperti kantuk di siang hari, kelelahan, dan penurunan kewaspadaan mental.

Insomnia dapat disebabkan oleh ketidakmampuan untuk tidur, ketidakmampuan untuk menjaga tidur atau terbangun terlalu dini dan belum sempat mendapatkan tidur yang cukup. Ada dua jenis utama insomnia: insomnia akut (insomnia transien) yang terjadi selama periode yang cukup singkat dan insomnia kronis, yang gejalanya lebih lama (umumnya lebih dari satu bulan). Insomnia juga dapat diklasifikasikan sebagai primer atau sekunder. Insomnia primer adalah gangguan yang tidak dapat dikaitkan dengan kondisi atau gangguan lain. Insomnia sekunder dapat ditelusuri ke sumber lain, yang mungkin adalah kondisi medis, penggunaan obat-obatan, alkohol atau zat lain, atau gangguan mental seperti depresi berat.