EDEMA

By | February 8, 2015 | FARMASI-ID.COM > Blog | Farmasi-id.com > EDEMA


Edema adalah pembengkakan yang disebabkan oleh kelebihan cairan yang terjebak dalam jaringan tubuh. Meskipun edema dapat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh, hal ini paling sering terlihat di tangan, lengan, kaki, pergelangan kaki, dan kaki.

Edema dapat timbul sebagai akibat dari obat, kehamilan, atau penyakit lain yang mendasarinya, seringkali akibat dari gagal jantung, penyakit ginjal, sirosis hati.

Mengonsumsi obat untuk membuang kelebihan cairan dan mengurangi jumlah garam dalam makanan biasanya dapat mengurangi edema. Ketika edema mejadi tAnda dari suatu penyakit lain yang mendasarinya, penyakit itu sendiri akan membutuhkan pengobatan yang terpisah.

Gejala

Gejala dan tAnda-tAnda dari edema termasuk:

·      Pembengkakan jaringan di bawah kulit

·      Kulit yang mengkilat atau meregang

·      Kulit yang tetap berlesung setelah ditekan selama beberapa detik

·      Peningkatan ukuran perut

Penyebab & Faktor Risiko

Edema terjadi ketika pembuluh darah kecil (kapiler) di tubuh mengeluarkan cairan dan kebocoran cairan ini menumpuk di jaringan sekitarnya hingga menimbulkan pembengkakan.

Edema ringan dapat terjadi akibat:

·      Duduk atau tinggal dalam satu posisi terlalu lama

·      Makan makanan asin/bergaram terlalu banyak

·      Gejala dan tAnda premenstrual

·      Kehamilan

Edema dapat merupakan efek samping dari beberapa obat, seperti:

·      Obat yang membuka pembuluh darah

·      Pemblokir saluran kalsium

·      Obat nonsteroidal atau anti peradangan

·      Estrogen

·      Obat diabetes yang disebut thiazolidinediones

Dalam beberapa kasus, edema mungkin menjadi tAnda dari kondisi medis yang lebih serius. Penyakit dan kondisi lain yang dapat menyebabkan edema meliputi:

·      Gagal jantung kongesif. Ketika salah satu atau kedua bilik jantung bawah Anda kehilangan kemampuluan mereka untuk memompa darah secara efektif, seperti yang terjadi pada kasus gagal jantung kongesif, darah dapat berkumpul di kaki, pergelangan kaki, dan menyebabkan edema.

·      Sirosis. Cairan dapat terakumulasi/ menumpuk di rongga perut (ascites) dan di kaki Anda sebagai akibat dari sirosis, yakni penyakit hati yang sering disebabkan oleh alkoholisme

·      Penyakit ginjal. Bila Anda memiliki penyakit ginjal, cairan ekstra dan natrium dalam sirkulasi darah dapat menyebabkan edema. Edema yang berhubungan dengan penyakit ginjal biasanya terjadi pada kaki dan di sekitar mata.

·      Kerusakan ginjal. Kerusakan pada pembuluh darah kecil (yang memiliki fungsi filtrasi) dalam ginjal dapat mengakibatkan sindrom nefrotik. Pada sindrom nefrotik, penurunan tingkat protein (albumin) dalam darah dapat menyebabkan akumulasi cairan dan edema.

·      Rusak/lemahnya pembuluh darah di kaki (insufisiensi vena kronis). Katup satu arah membuat darah dalam pembuluh darah kaki akan bergerak menuju hati. Jika katup berhenti bekerja dengan benar, darah dapat menggenang di kaki bagian bawah dan menyebabkan pembengkakan.

·      Sistem limfatik yang tidak memadai. Sistem limfatik tubuh Anda membantu membersihkan cairan dari jaringan. Jika sistem ini rusak, misalnya karena operasi kanker, maka kelenjar getah bening dan pembuluh getah bening yang berfungsi untuk pengeringan mungkin tidak akan bekerja dengan benar dan menghasilkan edema.

Faktor risiko

Karena cairan dibutuhkan oleh janin dan plasenta, tubuh wanita hamil akan mempertahankan natrium dan air lebih banyak dari biasanya, dan meningkatkan risiko edema.

Risiko edema dapat meningkat jika Anda menggunakan obat-obatan tertentu, misalnya:

·      Obat untuk membuka pembuluh darah

·      Calcium channel blockers (penutup saluran kalsium)

·      Obat nonsteroida atau anti peradangan (NSAIDs)

·      Estrogen

·      Obat diabetes yang disebut thiazolidinediones

Komplikasi

Jika tidak diobati, edema dapat menimbulkan:

·      Pembengkakan yang akan semakin menyakitkan

·      Kesulitan berjalan

·      Kekakuan

·      Peregangan kulit, yang dapat terasa gatal

·      Peningkatan risiko infeksi di daerah bengkak

·      Jaringan parut antara lapisan jaringan

·      Penurunan sirkulasi darah

·      Penurunan elastisitas arteri, vena, sendi, dan otot

·      Peningkatan risiko ulkus kulit

Kapan Harus ke Dokter ?

Buatlah janji dengan dokter jika mengalami kulit yang bengkak, meregang, atau mengkilap, atau kulit yang tetap berlesung setelah ditekan. Cari bantuan medis segera jika mengalami:

· Sesak napas

· Kesulitan bernapas

· Nyeri dada

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Edema ringan biasanya hilang dengan sendirinya, terutama jika Anda terus berupaya meletakkan anggota badan yang terkena pada posisi di atas jantung. edema parah dapat diobati dengan obat yang membantu tubuh menghilangkan kelebihan cairan dalam bentu urin. Salah satu diuretik yang paling umum adalah furosemide. Pengelolaan jangka panjang biasanya berfokus pada pengobatan penyebab dari pembengkakan.

Gaya hidup dan pengobatan rumah

Langkah-langkah berikut ini dapat membantu mengurangi edema dan menjaga agar tidak muncul kembali. Sebelum mencoba teknik perawatan diri, bicaralah dengan dokter mengenai pilihan yang tepat untuk Anda.

· Gerakan. Memindahkan dan menggunakan otot-otot di bagian tubuh yang terpengaruh edema dapat membantu memompa kembali cairan yang berlebihan ke jantung. Tanyakan pada dokter mengenai latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi pembengkakan.

· Elevasi. Pegang bagian tubuh yang membengkak di atas tingkat jantung selama minimal 30 menit sebanyak tiga atau empat hari dalam sehari. Pada beberapa kasus, mengangkat bagian tubuh yang terkena saat tidur juga dapat membantu.

· Pijat. Pijat daerah yang terkena ke arah jantung dengan tekanan yang kuat tetapi tidak menyakitkan, untuk membantu memindahkan kelebihan cairan dari daerah tersebut

· Kompresi. Jika salah satu anggota badan terpengaruh oleh edema, dokter mungkin menyarankan Anda menggunakan stoking kompresi, stoking lengan atau sarung tangan. Pakaian ini akan terus memberikan tekanan pada kaki Anda dan mencegah terkumpulnya cairan dalam jaringan

· Kurangi konsumsi garam. Ikuti saran dokter tentang pembatasan garam yang dikonsumsi.

[table “880” not found /]
[the_ad_placement id="konten-perusahaan"] [table “872” not found /]
[the_ad_placement id="referensi-pm"] [the_ad_placement id="referensi"] Berikan Ulasan Produk Ini [ratemypost]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *