Bioderma Sebium Global

Farmasi-id.com > Kulit > Preparat Akne > Bioderma Sebium Global

By | 02/05/2018

Kandungan dan Komposisi

C12-13 alkyl lactate, dipropylene glycol, citric acid, cyclopentasiloxane, Na hydroxide, glycerin, Zn gluconate, methyl methacrylate crosspolymer, salicylic acid, arachidyl alcohol, dimethicone, mannitol, xylitol, rhamnose, fructooligosaccharides, Laminaria ochroleuca extr, Ginkgo biloba leaf extr, behenyl alcohol, glyceryl stearate, PEG-100 stearate, silica, hydroxyethyl acrylate/Na acryloyldimethyl taurate copolymer, xanthan gum, arachidyl glucoside, C30-45 alkyl cetearyl dimethicone crosspolymer, glycyrrhetinic acid, propylene glycol, polysorbate 60, caprylic/capric triglyceride, bakuchiol, squalene

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Untuk kulit berjerawat. Membantu menghilangkan noda & komedo, meredakan & mengurangi kemerahan.

Perhatian 

Hindari kontak dengan mata.

Dosis dan Aturan Pakai

Oleskan 1-2x/ hr setelah dibersihkan dengan Sebium Gel Moussant atau Sebium H2O.

Kemasan dan Sediaan

Tube 15 ml; Tube 5 ml; Tube dalam box 30 ml, cairan kental.

Izin BPOM

NC14170105871

Harga

Rp 250.000/botol 30 ml

Produsen

Naos Les Laboratories – Cedex 03, France

Pendaftar dan Importir

PT Dermanesia

Sekilas Tentang Glycerin (Glycerol)
Gliserin adalah gula alkohol yang dihasilkan dari hewan, tumbuhan, dan minyak. Jika yang tercantum adalah vegetable glycerin, maka yang dimaksud adalah gliserin yang dihasilkan dari minyak tumbuhan.

Vegetable glycerin (gliserin nabati) dibuat dengan memanaskan lemak nabati yag kaya akan trigliserida seperti kelapa sawit, kedelai, dan minyak kelapa pada tekanan atau bersama dengan alkali sehingga akhirnya gliserin terpecah dari asam lemak dan bercampur dengan air, membentuk cairan, tidak berbau dan rasanya agak manis. Gliserin nabati banyak digunakan dalam produk makanan, farmasi, dan kosmetik. Penggunaannya digunakan untuk membantu minyak dan bahan-bahan lain yang menggunakan air bercampur, mempermanis, dan melembabkan hasil produk.

Selain itu penggunaannya juga untuk mencegah terbentuknya kristal es pada makanan beku seperti yogurt rendah lemak, es krim, dan lain-lain. Dalam industri farmasi gliserin nabati digunakan pada produksi obat jantung, supositoria, obat batuk, dan anestesi. Gliserin digunakan untuk mencegah produk seperti lotion, krim, dan salep, mengering karena sifat gliserin yang mampu memberikan kelembapan dan memberikan keawetan. Pada produk kosmetik seperti pasta gigi, gliserin digunakan untuk mencegah pasta gigi mengering atau mengeras dalam tubenya.

Berikut adalah beberapa manfaat umum gliserin:



  1. Menjaga kesehatan kulit.

  2. Mengurangi konstipasi.

  3. Mengatasi tekanan intrakranial berlebihan.
  4. Gliserin digunakan untuk mengobati gangguan mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan interokular, seperti glaukoma. Ini juga dapat digunakan untuk mengurangi tekanan pada mata sebelum dan sesudah operasi mata, atau selama pemeriksaan mata medis.

  5. Mengatasi angina. Karena merupakan komponen utama dari nitrogliserin, maka ketika nitrogliserin diminum ia akan bertindak sebagai vasodilator, dengan cepat membuka pembuluh darah dalam tubuh untuk memberikan aliran darah yang lebih besar dan perfusi oksigen ke jantung untuk mengatasi angina.

Sekilas Tentang Glyceryl Stearate / Glycerol Monostearate
Glyceryl Stearate atau dikenal juga dengan sebutan glyceryl/glycerol monostearate (GMS) adalah suatu zat asam lemak yang bersumber dari minyak sayur, minyak kacang kedelai, minyak kelapa, dan sebenarnya tubuh manusia juga dapat menghasilkan asam lemak ini. Glyceryl Stearate dapat terbentuk ketika glyceryl dan stearic acid selesai menjalani proses esterifikasi.

Fungsi dari glyceryl stearate adalah menjaga kadar air pada kulit dan menjaganya agar tetap terhidrasi. Cara kerjanya yakni dengan memicu emolien untuk membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit. Manfaat lainnya dari zat ini adalah menjaga kelembaban kulit, melembutkan kulit, memiliki efek antioksidan, dan membantu melindungi kulit dari radikal bebas.

Glyceryl stearate banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik dan perawatan kulit karena selain memiliki manfaat bagi kulit, zat ini juga mampu menyeimbangkan pH produk, mencegahnya menjadi terlalu asam atau basa, menjaga agar tahan lama, mencegah produk dari pembekuan, meningkatkan ketahanan produk dari paparan cahaya, menjaga tekstur produk lotion dan cream tetap halus dan lembut. Beberapa produk yang menggunakan glyceryl stearate diantaranya shampo/conditioner, maskara, eye shadow, eyeliner, sabun wajah, sabun mandi, body lotion, sunscreen, krim wajah, dan lain-lain.

Menurut FDA, secara umum glyceryl stearate adalah bahan yang aman untuk digunakan. Pastikan sebelum menggunakan produk yang mengandung glyceryl stearate, Anda tidak hipersensitif terhadap zat ini sebab jika anda terlalu sensitif dengannya maka dapat menimbulkan gejala hipersensitivitas seperti ruam, iritasi, sensasi terbakar, dan sebagainya.
Sekilas Tentang Mannitol
Mannitol adalah salah satu tipe gula alditol yang biasa digunakan sebagai pemanis dan obat. Sebagai pemanis, ia biasa digunakan pada produk-produk yang dikonsumsi oleh penderita diabetes karena ia memiliki tingkat indeks glikemik yang rendah sehingga relatif aman dan tidak meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Sebagai obat, mannitol digunakan untuk menurunkan tekanan mata pada penderita glaukoma dan menurunkan tekanan intrakranial seperti pada kasus trauma kepala. Pada dosis besar, mannitol digunakan sebagai laksatif osmotik untuk anak-anak.

Mannitol pertama kali ditemukan oleh Joseph Louis Proust, seorang ahli kimia asal Perancis pada tahun 1806.
Sekilas Tentang Silica (Silicon Dioxide)
Silica (silicon dioxide) adalah satu dari beberapa mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Silica bermanfaat sebagai mineral pembentuk tulang sekaligus melindungi komponen tulang. Silica dapat menambah kepadatan tulang dan mencegah penyakit degenerasi tulang serta kondisi seperti osteoporosis, osteopenia, kehilangan massa tulang akibat usia, dan sebagainya. Silica juga bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan tulang retak, patah tulang, dislokasi sendi, dan cedera hamstring.

Silica juga dapat membuat kuku, gigi, kulit, dan rambut menjadi sehat. Silica dapat menguatkan kuku yang rapuh dan rambut yang mudah patah. Selain itu ia juga memiliki efek anti-aging atau anti penuaan sehingga mampu mencegah keriput dan kerutan pada kulit.

Sumber: sayuran hijau; bawang bombai, kentang rebus, dan biji-bijian.
Sekilas Tentang Propylene Glycol
Propylene glycol (PG) merupakan suatu bahan yang secara kimia berasal dari propene yang merupakan produk sampingan dari minyak alam. Propene kemudian dirubah menjadi propylene oxide. Karena dianggap karsinogen, maka kemudian diproses lagi melalui proses hidrolisasi (pemisahan molekul dengan penambahan air), dihasilkanlah propylene glycol.

Propylene glycol berbentuk cairan minyak yang memiliki sifat tidak berbau, jernih, dan tidak berwarna dan larut dalam air. Oleh karenanya propylene glycol ini banyak digunakan untuk produk topikal seperti lotion. Propylene glycol juga digunakan pada produk kosmetik dan bahan tambahan dalam obat agar penyerapannya dalam tubuh menjadi lebih efisien. Propylene glycol ini aman untuk digunakan.
Sekilas Tentang Cyclopentasiloxane
Cyclopentasiloxane merupakan suatu bahan yang banyak digunakan dalam berbagai jenis produk kosmetik. Cyclopentasiloxane atau dikenal juga dengan nama decamethylcyclopentasiloxane (D5) adalah suatu bentuk dari silikon yang memiliki ciri tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung minyak dan juga relatif cair atau encer. Cyclopentasiloxane tidak diserap ke dalam kulit melainkan menguap dengan cepat karena ia berfungsi untuk mempercepat pengeringan produk kosmetik seperti produk semprotan rambut, tabir surya, lotion, dan lain-lain.

Fungsi lain dari cyclopentasiloxane adalah sebagai pelumas sehingga memberikan efek licin dan lembut ketika diaplikasikan pada kulit dan rambut sehingga memungkinkan persebarannya menjadi lebih luas dan mudah. Ia mampu melindungi rambut, mengurangi rambut rontok dan mencegahnya agar tidak kusut.

Cyclopentasiloxane merupakan bahan yang aman untuk digunakan karena sifatnya yang cepat menguap dan apabila terhirup akan cepat diekresi dan dikeluarkan bersama dengan urin sehingga tidak menimbulkan penumpukan bahan ini dalam tubuh. Bahan ini juga tidak menyebabkan iritasi kulit sehingga aman untuk dicampurkan dalam produk tabir surya, lotion, sampo, lipstik, pelembab kulit, dan lain-lain.
Sekilas Tentang Xanthan Gum
Xanthan gum adalah suatu zat dengan komponen mirip gula yang terbuat dari hasil fermentasi gula dengan bakteri yang disebut dengan Xanthomonas campestris. Saat menjalani proses fermentasi, gula dan bakteri akan menghasilkan substansi yang kemudian dibuat menjadi padatan dengan tambahan bahan tertentu yang kemudian dirubah bentuknya menjadi serbuk. Xanthan gum digunakan sebagai bahan tambahan pada produk obat dan makanan yang berguna untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol terlebih bila dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu xanthan gum juga mampu bertindak sebagai laksatif atau pencahar yang bekerja dengan merangsang saluran pencernaan untuk mendorong tinja. Terkadang xanthan gum digunakan sebagai pengganti saliva pada orang yang menderita mulut kering atau sindrom Sjogren's.

Zat ini sering digunakan dalam produk-produk seperti pasta gigi, makanan, dan obat sebagai agen penstabil sebab saat ditambahkan ke dalam produk cair, ia akan cepat menyebar dan membuat produk cair menjadi larutan kental dan stabil.

Penggunaan produk-produk yang mengandung xanthan gum pada penderita diabetes yang menggunakan atau mengonsumsi obat penurun kadar gula darah sebaiknya dihindari sebab dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi terlalu rendah. Belum ada informasi yang memadai mengenai keamanan penggunaan xanthan gum pada wanita hamil dan menyusui.

Xanthan gum pertama kali ditemukan oleh Allene Rosalind Jeanes, seorang ahli kimia Amerika Serikat yang kemudian pada tahun 1060-an oleh CP Kelco dijual dengan nama Kelzan. Pada 1968 FDA menyetujui xanthan gum untuk digunakan dalam produk makanan.
Sekilas Tentang Ginkgo Biloba
Ginkgo biloba merupakan salah satu spesies pohon hidup tertua. Ginkgo biloba digolokan dalam divisi tersendiri, sebab selama ini para ilmuwan biologi belum menemukan satu pun tumbuhan yang sekerabat dengannya. Baik dalam pengobatan tradisional dan modern, tumbuhan langka ini dipercaya memiliki banyak khasiat.

Ekstrak Gingko banyak dipakai di berbagai belahan dunia. Di China, Eropa, dan Amerika ekstrak Gingko merupakan obat herbal yang kerap diresepkan dan dikonsumsi. Menurut data yang dipaparkan University of Maryland Medical Center, di Eropa dan Amerika Serikat, suplemen ginkgo merupakan salah satu obat herbal terlaris. Bahkan, di Jerman dan Perancis herbal Gingko menempati urutan teratas obat yang paling sering diresepkan ahli medis.

Kandungan yang ada dalam ginkgo biloba antara lain flavonoid, glycosida, diterpenes, bioflavones, quercitin, isorhamnetine kaempferol, proanthocyanidins, dll. Berikut adalah beberapa khasiat dari ginkgo biloba:



  1. Meningkatkan fungsi mental.

  2. Membantu mengatasi alzheimer.

  3. Membantu mengatasi kepikunan.

  4. Mengurangi degenerasi makula.

  5. Mengatasi disfungsi seksual.

  6. Meningkatkan sirkulasi darah.

Sekilas Tentang Na Hydroxide (Natrium/Sodium Hidroksida)
Na hydroxide (natrium hydroxide (sodium hidroksida)) atau dikenal juga dengan sebutan soda kaustik atau alkali merupakan suatu zat anorganik, mudah terlarut, bersifat basa kuat. Zat ini biasa digunakan dalam berbagai macam produk seperti sabun, skin care, deterjen, kertas, makanan, dan sebagainya. Tentunya berbeda produk juga berbeda pula bentuk pengaplikasian zat ini dan bukan berarti natrium hydroxide yang digunakan dalam produk kosmetik dan skin care sama persis dengan yang digunakan dalam produksi makanan, kertas dan sabun. Berbeda produk, berbeda pula bentuk, kekuatan, dan pengaplikasian natrium hydroxidenya.

Natrium hydroxide yang digunakan dalam produksi detergen dan produk pembersih perabotan merupakan natrium hydroxide yang bersifat agresif seperti surfaktan dan penghilang karat. Pada produk pembersih perabotan dan pipa, natrium hydroxida agresif digunakan untuk membersihkan atau melarutkan minyak, lemak, dan endapan lainnya yang berbasis protein.

Pada produk makanan seperti buah-buahan, bentuk natrium hydroxide khusus makanan digunakan untuk mencuci dan merendam buah. Tujuannya agar buah tetap segar dan biasanya buah zaitu dilakukan perendaman dengan larutan zat ini untuk membuatnya lunak. Pada pembuatan produk makanan pretzels dan iye rolls sebelum dimasak maka dilaposi dengan natrium hydroxide untuk membuatnya memiliki tekstur padat dan renyah. Pada pembuatan mie Cina, natrium hydroxide digunakan untuk memberi warna kuning. Zat ini juga digunakan dalam pengolahan cokelat, kakao, es krim, dan minuman ringan. Namun dalam jumlah kecil dan sudah dalam bentuk yang aman dan khusus untuk produk makanan.

Pada produk kosmetik dan sabun, natrium hydroxide digunakan sebagai agen pengatur keasamaan (pH) bahan dengan menetralkan ion hidrogen dan merubahnya menjadi air sehingga meningkatkan pH produk. Jika pH tidak dijaga maka akan berbahaya bagi kulit dan menimbulkan iritasi dan rasa panas terbakar. Keasaman atau pH sebaiknya tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi agar kulit kita tetap aman. Sebagai informasi sabun yang biasa kita pakai untuk mandi memiliki pH 9-10 dan untuk menjaga tingkat pH, diperlukan suatu agen pengatur pH yang salah satunya adalah natrium hydroxide.
Sekilas Tentang Alcohol (Ethanol)
Alkohol dalam berbagai bentuknya merupakan suatu zat yang memiliki sifat antiseptik, disinfektan, dan antidot. Alkohol memiliki banyak bentuk yang digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda. Pada pembahasan ini kita batasi alkohol dalam bentuk alkohol, n-butanol, dan ethanol. Alkohol dapat diaplikasikan pada kulit sebagai disinfektan kulit sebelum injeksi dan sebelum pembedahan pada operasi. Alkohol dalam bentuk ethanol (suatu komposisi kimia alkohol sederhana) secara intravena digunakan untuk perawatan toksisitas methanol atau toksisitas ethylene glycol saat fomepizole tidak tersedia. Efek toksik dari glycol dapat terkristalisasi pada ginjal dan menyebabkan efek yang sangat serius. Diperkirakan alkohol mulai digunakan sebagai antiseptik pada sekira tahun 1363 namun kemungkinan jauh lebih awal dari itu. Alkohol umumnya dihasilkan dari fermentasi ragi, gula, dan pati pada buah-buahan seperti anggur, kaktus, tebu, gandum, dan sebagainya.

Alkohol dalam bentuk n-butanol (produk minor hasil fermentasi gula) dalam jumlah kecil digunakan dalam industri makanan dan miuman sebagai pelarut dan pengaroma. Alkohol berupa ethanol (alkohol yang secara alami diproduksi oleh fermentasi gula oleh ragi) memiliki sifat memabukkan biasanya dijumpai pada produk-produk minuman keras seperti bir, wine, dan sejenisnya. Efek samping yang biasa terjadi saat seseorang mengonsumsi alkohol adalah pusing, mual, dan muntah. Alkoho dapat bersifat adiktif, menyebabkan alkoholisme, dan ketergantungan serta menimbulkan efek penarikan. Mengonsumsi alkohol dalam jangka lama dapat menyebabkan kerusakan hati kerusakan otak, dan berisiko menyebabkan kanker. Kebanyakan efek tadi ditimbulkan jika mengonsumsinya dalam dosis besar dan frekuensi sering. Namun kemungkinan efek samping itu bisa saja terjadi pada penggunaan dosis ringan dan moderat. Alkohol pada bir bekerja dengan meningkatkan efek neurotransmiter yang disebut γ-aminobutyric acid atau GABA. GABA adalah inhibitor major neurotransmiter pada otak dan dengan memfasilitasi aksinya, alkohol dapat menekan aktifitas sistem saraf pusat. Alkohol juga secara langsung berefek pada sistem neurotransmiter lainnya termasuk glutamate, glycine, acetylcholine, dan serotonin. Hasilnya akan terjadi peningkatan kadar dopamin dan opioid endogen pada otak.

Pada industri farmasi, alkohol digunakan sebagai pelarut atau media "transportasi" pada berbagai jenis obat baik obat bebas maupun obat resep. Selain itu ia juga digunakan sebagai pengawet produk farmasi.
Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat)
Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:


  1. Efektif dalam menghilangkan jerawat.

  2. Meningkatkan kesehatan ginjal.

  3. Antioksidan.

  4. Menyembuhkan infeksi tenggorokan.

  5. Menghasilkan energi.

  6. Meningkatkan imun tubuh.

  7. Menghilangkan sel kulit mati.

  8. Membantu meningkatkan kesehatan ginjal.

  9. Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh.

  10. Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah).



Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.
Sekilas Tentang Fructooligosaccharides (FOS)
Fructooligosaccharides (FOS) juga kadang-kadang disebut oligofructose atau oligofructan, adalah suatu fruktan oligosaccharide yang digunakan sebagai alternatif pemanis dengan tingkat kalori yng rendah. FOS telah menjadi pemanis yang populer digunakan di Korea dan Jepang selama bertahun-tahun. Karena efek prebiotiknya, FOS juga telah banyak digunakan oleh negara-negara barat. Di usus besar FOS berfungsi sebagai substrat untuk mikroflora, sehingga meningkatkan kesehatan saluran gastrointestinal.

FOS diketahui dapat meningkatkan penyerapan kalsium karena efek prebiotiknya menghasilkan penurunan pH, karena kalsium mudah larut dalam asam, maka dengan adanya penurunan pH penyerapan kalsium dapat meningkat.
Sekilas Tentang Xylitol
Xylitol merupakan gula rendah kalori dengan kadar glikemik rendah. Xylitol diketahui dapat meningkatkan kesehatan gigi, mencegah infeksi telinga, dan sebagai antioksidan. Xylitol digunakan sebagai pengganti gula karena komponennya yang rendah kalori tadi. Banyak produk yang menggunakan xylitol seperti permen karet, pasta gigi, selai roti, dan sebagainya.

Xylitol sering dianggap sebagai gulanya orang diabetes dan zat ini didapat dari proses ekstraksi berbagai macam buah dan sayuran seperti jamur, buah beri, gandum, sekam jagung, dll.

Berikut ini beberapa manfaat dari xylitol:



  1. Pemanis bagi orang diabetes.

  2. Menjaga kesehatan gigi.

  3. Bertindak sebagai antibakteri.

  4. Menjaga kesehatan mulut.

  5. Membantu menurunkan berat badan.

  6. Membantu dalam terapi sinus.

  7. Mengurangi risiko infeksi telinga.

  8. Menambah kepadatan mineral tulang.

  9. Memperlancar kinerja fungsi pencernaan.

  10. Meningkatkan imun tubuh.

Sekilas Tentang Caprylic (Capric Triglyceride)
Caprylic atau capric triglyceride adalah suatu bahan yang secara umum terbuat dari minyak kelapa dan glycerin. Bahan ini telah lama dikenal (lebih dari 50 tahun lalu) dan telah digunakan secara luas untuk berbagai macam produk kesehatan dan perawatan seperti untuk produk makanan, perawatan tubuh, kosmetik, suplemen, dan lain-lain. Caprylic bermanfaat untuk kesehatan antara lain untuk menghaluskan kulit dan juga sebagai antioksidan. Maka tak heran bila bahan ini banyak dijumpai pada produk-produk perawatan kulit. Pada produk kosmetik, caprylic sebagai agen dispersi agar bahan-bahan pada kosmetik dapat berikatan sekaligus bertindak sebagai pengawet alami agar produk kosmetik dapat bertahan lama. Caprylic mempunyai ciri berupa cairan bening dan rasanya sedikit manis. Berikut beberapa manfaat caprylic:

Menjaga kesehatan kulit

Caprylic memiliki manfaat sebagai antioksidan yang membantu menetralkan racun yang berasal dari berbagai polutan yang ada pada lingkungan. Antioksidan akan menghentikan proses oksidasi yang dapat membuat kulit mengalami degenerasi dan terlihat kusam. Oleh sebab itu banyak produk sabun yang menggunakan caprylic sebagai salah satu komposisinya. Caprylic juga dikenal sebagai bahan yang memiliki manfaat sebagai pelembut kulit, anti-aging (anti penuaan), dan pencerah kulit.

Agen pendispersi dan pelarut

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh, caprylic digunakan sebagai agen pendispersi yang membuat campuran bahan-bahan tidak mengalami penggumpalan dan tetap berada dalam kondisi stabil sekaligus berfungsi untuk mengawetkannya secara alami. Selain sebagai agen pendispersi, caprylic juga digunakan sebagai pelarut untuk bahan-bahan yang asalnya menggumpal agar dapat terpecah dan ia termasuk dalam bahan pelarut yang aman sekaligus alami.

Berikut berbagai produk yang menggunakan caprylic sebagai salah satu bahannya:


  1. Lipstik;

  2. Pelembab bibir;

  3. Eye liner;

  4. Krim pelembab wajah;

  5. Krim perawatan kulit;

  6. Sunblock/sunscreen.


FDA menyatakan bahwa caprylic adalah bahan yang aman untuk digunakan pada jumlah kecil karena ia bukanlah bahan utama melainkan sebagai bahan tambahan saja. Namun kemungkinan ada orang yang tidak cocok menggunakannya khususnya pada mereka yang alergi pada minyak kelapa. Namun secara umum ia merupakan bahan yang aman.
Sekilas Tentang Rhamnose
Rhamnose adalah gula alami hasil ekstraksi tanaman Buckthorn. Rhamnose memiliki kandungan antiinflmasi dan membuat kulit menjadi lebih lembut. Banyak perusahaan farmasi yang menggunakan bahan ini karena hasil klinis membuktikan bahwa rhamnose membuat tekstrut kulit menjadi kenyal. Afinitas alami yang ada pada rhamnose memicu fibroblast dermis papiler menjadi lebih aktif untuk memproduksi sel baru, kolagen, dan sebagainya dan pada akhirnya membuat kulit lebih kencang lebih halus, dan cerah. Hasil pada kulit akan mulai terlihat setelah pemakaian 2 minggu hingga 1 bulan.
Sekilas Tentang Dimethicone (Simethicone)
Dimethicone aktif (simethicone) digunakan untuk meringankan ketidaknyamanan di saluran pencernaan yang disebabkan oleh gas seperti kembung, sering bersendawa, dan sebagainya. Cara kerja dimethicone yaitu mengurangi ketegangan di permukaan gelembung gas kemudian gelembung gas tadi bergabung menjadi gelembung yang lebih besar di saluran pencernaan sehingga mempermudah pengeluarannya. Dimethicone tidak dapat digunakan untuk mengurangi atau mencegah pembentukan gas di saluran pencernaan. Dimethicone sering dikombinasikan dengan obat lain untuk berbagai jenis indikasi.

Obat ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil dikarenakan penelitian tidak menemukan bukti bahwa obat tersebut melintasi plasenta. Obat ini juga aman dikonsumsi oleh wanita menyusui.
Sekilas Tentang Salicylic Acid (Asam Salisilat)
Salicylic acid (asam salisilat) merupakan suatu hormon yang berasal dari tanaman yang diperkirakan telah dikenal dan digunakan sejak 200 tahun yang lalu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Zat ini dikenal sebagai agen keratolitik dan biasanya diekstrak dari kulit pohon willow putih. Secara kimia asam salisilat ini kompenen aktifnya mirip dengan aspirin (asam asetilsalisilat). Oleh sebab itu zat ini juga memiliki sifat anti-inflamasi (anti radang).

Berikut adalah beberapa manfaat dari asam salisilat:



  1. Membantu menghilangkan sel kulit mati dan menggantinya dengan sel yang sehat.

  2. Membantu mengurangi produksi minyak berlebihan pada kulit.

  3. Mengencangkan, menghaluskan, dan melembabkan kulit.

  4. Mencerahkan warna kulit dan meningkatkan produksi kolagen.

  5. Mencegah terbentuknya komedo dan jerawat.

  6. Membantu mengecilkan ukuran pori kulit.

Sekilas tentang jerawat/akne

Jerawat (acne vulgaris) adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
----------------------
PENYEBAB
----------------------
Produksi minyak berlebihan

Jerawat tidak selalu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.

Sel-sel kulit mati

Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.

Bakteri

Yang membuat masalah semakin rumit, bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut P. acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.

Kosmetik

Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

Obat-obatan

Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

Telepon Genggam

Permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri. Untuk mencegahnya, bersihkan permukaan telepon secara rutin dengan alkohol, dan usahakan jangan menempelkan telepon genggam ke pipi ketika menelepon.

Stres

sebenarnya, stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Masalahnya, ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat. Tak hanya itu, stres membuat orang tersebut mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai "pelarian" dari stres.
----------------------------------
JENIS-JENIS JERAWAT
----------------------------------
Komedo

Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.

Jerawat biasa

Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid). Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.

Jerawat batu (Cystic acne)

Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki:

  1. Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak

  2. Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal

  3. Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit