Asira

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Pegal Linu Encok > Asira

By | 19/11/2017

Kandungan dan Komposisi

Setiap kapsul berisi ekstrak herbal yang setara dengan:

  • Polyanthae Folium 1,75 g
  • Curcuma Rhizoma 1,40 g
  • Languatsis Rhizoma 1,05 g
  • Zingiberis Rhizoma 1,05 g
  • Zingiberis Aromaticae Rhizoma 0,70 g
  • Nigellae Sativae Semen 0,35 g
  • Plantaginis Folium 0,70 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal, linu-linu, dan encok.

Dosis dan Aturan Pakai

Minum 2-4 kapsul sehari secara teratur sesudah makan.

Peringatan

Sebaiknya diminum sesudah makan.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat yang kering.

Kemasan, Sediaan, Izin BPOM

  1. TR073367421, Dus, 10 Sachet @ 2 kapsul
  2. TR053248751, Sachet @ 7 gr

Harga

Rp 35.000/dus

Produsen

PJ Herbal Nusantara

Sekilas Tentang Nigella Sativa (Jinten Hitam)
Tanaman jintan hitam (nigella sativa/habatussaudah) adalah tanaman rempah yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Dalam bahasa inggris tanaman jintan hitam mempunyai nama black seed atau black cumin. Asal usul tanaman jintan hitam menurut sejarah berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Tanaman ini sudah terkenal sejak dulu karena di percaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Tanaman jinten hitam mengandung betakaroten yang mengandung kandungan pro vitamin A, kalsium, zat besi, sodium, minyak atsiri, lemak, dan delapan asam amino esensial. Beriktu adalah beberapa manfaat dari jintan hitam ini:



  1. Menghangatkan badan.

  2. Mengobati sakit perut.

  3. Menyembuhkan radang selaput lendir.

  4. Bermanfaat sebagai obat keracunan.

  5. Menyembuhkan penyakit asma, bronkitis dan penyakit pernapasan lainnya.

  6. Berkhasiat sebagai obat alergi.

  7. Mengatasi gangguan tidur dan stres.

  8. Memperlancar keluarnya ASI.

  9. Meningkatkan ketahanan tubuh dari serangan kanker, virus aids, hiv, dan tumor.

  10. Meningkatkan fungsi otak seperti kecerdasan, meningkatkan daya ingat, relativitas sel otak untuk mencegah kepikunan.

Sekilas Tentang Zingiber Aromaticum (Lempuyang Wangi)
Zingiber Aromaticum (lempuyang wangi) memiliki rasa pahit, pedas, dan bersifat aromatik. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam lempuyang wangi, di antaranya minyak asiri seperti limonen dan zerumben. Efek farmakoiogis lempuyang wangi, di antaranya untuk antikejang dan penghilang rasa sakit (analgesik), asma, bengkak pada kaki setelah melahirkan, cacingan, kolera, kurang darah (anemia), influensa, malaria, masuk angin, muntah-muntah, penambah nafsu makan (stomachica), nyeri perut, reumatik, radang lambung (gastritis), sesak papas, sembelit (constipatio), TBC, urat saraf lemah, wasir, serta obat gosok untuk penghangat badan.
Sekilas Tentang Alpinia Galanga (Lengkuas)
Alpinia galanga atau yang di Indonesia dikenal dengan sebutan lengkuas, merupakan suatu tanaman jenis umbi-umbian yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik, baik di daerah dataran tinggi maupun rendah.

Tanaman lengkuas memiliki ciri seperti memiliki ketinggian hingga mencapai hingga 2 meter, batangnya ditutupi oleh pelepah daun, dengan daun berciri tumbuh tunggal, memanjang, dan berwarna hijau. Tanaman lengkuas memilili bunga majemuk yang berkumpul diujung tangkai dengan mahkota bunga yang berwarna hijau di bawah dan berwarna putih di kuncupnya.

Lengkuas banyak digunakan sebagai bumbu dapur karena aromanya yang harum. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam dunia pengobatan untuk mengobati berbagai macam masalah kesehatan. Lengkuas memiliki kandungan kimia seperti flavonol, galangin, eugenol, kamfor, kadinena, minyak atsiri, sineol, dan sebagainya. Bagian yang dapat dijadikan obat yaitu rimpang dan buahnya.

Efek farmakologis dan manfaat lengkuas bagi kesehatan di antaranya mampu menetralkan racun (antitoksik), menurunkan panas (antipiretik), menghilangkan rasa sakit (analgetik), meluruhkan kentut (carminative), meluruhkan kencing (diuretik), obat jamur, menyegarkan (stimulant), memperkuat lambung, dan meningkatkan nafsu makan (stomachica). Minyak atsiri lengkuas yang sudah menguap dapat merangsang kulit dan mukosa. Bila diminum, lengkuas berkhasiat menolak angin, menahan gerakan usus kecil, dan berefek antiseptik ringan. Bila disemprotkan pada lalat atau serangga bisa mati. Sementara itu, rimpang lengkuas digunakan untuk demam, kejang panas, masuk angin, tidak nafsu makan, menghilangkan bau mulut dan bau badan, sariawan berat (stomatitis aphtosa), sakit gigi, sakit tenggorokan, menghilangkan dahak pada bronkhitis, batuk, radang paru (pneunomonia), paru-paru mengandung nanah, radang lambung (gastritis), radang telinga (otitis), obat kuat (afrodisiak), pelancar haid (emenagog), diare, disentri, kolera, membersihkan darah nifas, rematik, keseleo, jerawat, eksim, panu, kurap, kutil, dan bercak-bercak di kulit. Buah lengkuas menghilangkan rasa dingin, lambung serta ulu hati kembung dan sakit, muntah, mual, diare, cikutun (singultus), serta nafsu makan kurang {anorexia).
Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe)
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.