Aldesleukin

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Onkologi > Imunoterapi Kanker > Aldesleukin

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Aldesleukin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Aldesleukin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Perawatan kanker ginjal
  • Perawatan kanker kulit melanoma

Kontraindikasi Aldesleukin

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Aldesleukin dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Penyakit jantung berat, metastasis sistem saraf pusat, kejang, bilirubin atau kreatinin serum abnormal, trombosit < 100.000/mm3, hematokrit < 30%. Perawatan kembali pada pasien yang mengalami toksisitas akibat obat selama terapi sebelumnya termasuk takikardia ventrikel lanjutan (≥ 5 denyut), aritmia jantung yang tidak terkontrol/tidak responsif, nyeri dada, perubahan ECG konsisten dengan angina/MI), tamponade jantung, intubasi untuk ≥ 72 jam, gagal ginjal yang memerlukan dialisis > 72 jam, koma/toksikosis untuk > 48 jam, iskemia/perforasi usus, perdarahan gastrointestinal yang membutuhkan pembedahan
  • Penggunaan bersamaan dengan cisplatin, vinblastine, dacarbazine, dan kortikosteroid
  • Menyusui

Perhatian Penggunaan Aldesleukin

  • Pasien yang memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit jantung atau paru
  • Penyakit autoimun (penyakit Crohn), infeksi aktif, efusi dari permukaan serosa
  • Hiperkalsemia
  • Gangguan hati dan ginjal
  • Wanita hamil

Efek Samping Aldesleukin

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Aldesleukin yang mungkin terjadi adalah:

  • Takikardia, aritmia, nyeri dada, iskemia miokard, sianosis, perubahan EKG transien, palpitasi; dyspnoea, batuk, edema paru, efusi pleura, hipoksia, hemoptisis, epistaksis, hidung tersumbat, rinitis; lekas marah, cemas, depresi, kebingungan, kantuk, susah tidur; mual, diare, stomatitis, peningkatan enzim hati, gangguan GI, demam, gejala mirip flu (misalnya malaise, rigor, kedinginan, arthralgia, mialgia), ruam, pruritus, pusing, sakit kepala, parestesia, somnolence, neuropati, sinkop, gangguan bicara , kehilangan perasa, lesu; leukopenia, anemia, trombositopenia, eosinofilia, gangguan fungsi neutrofil; hipo- dan hipertiroidisme; sepsis, endokarditis bakteri, peritonitis, pneumonia, infeksi situs kateter; vaskulitis serebral
  • Jarang, leukukoensefalopati, uraemia, oliguria, anuria, gagal napas, agranulositosis, demam neutropenia, nekrosis, kolesistitis, gagal hati
  • Berpotensi Fatal: Sindrom kebocoran kapiler yang mengakibatkan hipotensi, berkurangnya perfusi organ, dan edema

Konseling Pasien

Obat ini dapat menyebabkan halusinasi, mengantuk, sinkop, dan kejang, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin ketika menggunakan obat ini.

Parameter Pemantauan

Pantau tanda-tanda vital, input/output cairan, kelainan tiroid, atau fenomena autoimun lainnya. Lakukan tes stres talium sebelum perawatan; CBC baseline dan periodik dg penghitungan diferensial dan platelet, kimia darah (termasuk elektrolit), rontgen dada, tes fungsi paru dan arteri darah, tes fungsi ginjal dan hati.

Interaksi obat

Peningkatan toksisitas dengan obat hepatotoksik (misalnya: Metotreksat, asparaginase), nefrotoksik (misalnya: Aminoglikosida, indometasin), mielotoksik (misalnya: Kemoterapi sitotoksik), dan kardiotoksik (misalnya: Doxorubicin) di dalamnya.

Kategori Keamanan Penggunaan Aldesleukin Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui. FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Aldesleukin untuk digunakan oleh wanita hamil:

Kategori C: Studi terhadap binatang percobaan, memperlihatkan adanya efek-efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terkontrol pada wanita hamil dan binatang percobaan. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Sekilas tentang kanker dan tumor
Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  • Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  • Menyerang jaringan biologis di dekatnya

  • Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.
Sekilas tentang obat imunoterapi kanker
Imunoterapi kanker adalah stimulasi artifisial terhadap sistem kekebalan tubuh untuk mengobati atau melawan penyakit. Salah satu bentuk imunoterapi adalah penyuntikkan obat-obatan (yang disebut interferon) untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk memperlambat pertumbuhan kanker. Imunoterapi berbasis sel efektif untuk beberapa kanker. Sel-sel efektor imun seperti limfosit, makrofag, sel dendritik, sel pembunuh alami (sel NK), limfosit T pembunuh (CTL) bekerja bersama untuk mempertahankan tubuh terhadap kanker dengan menargetkan antigen abnormal yang diekspresikan pada permukaan sel tumor.

Dosis dan Aturan Pakai Aldesleukin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Aldesleukin:

Dewasa:

Karsinoma sel ginjal metastatik IV Induksi: 18 MIU / m2 / 24 jam selama 5 hari, diikuti istirahat 2-6 hari; lanjutkan selama 5 hari kemudian setelah istirahat 3 minggu, siklus ke-2 dapat diberikan. Pemeliharaan: 4 siklus pada interval 4 minggu. Melanoma metastasis Induksi: 600.000 IU / kg 8 jam hingga 14 dosis; diulang setelah 9 hari.

Karsinoma sel ginjal metastasis SC Induksi: 1 minggu: 18 MIU / hari selama 5 hari, diikuti istirahat 2 hari. 3 minggu berikutnya: 18 MIU pada hari 1 dan 2 dan 9 MIU pada hari 3-5 setiap minggu, diikuti dengan istirahat 2 hari. Siklus 4 minggu diulang setelah interval 1 minggu. Pemeliharaan: 4 siklus pada interval 4 minggu.

Sediaan

Larutan direkonstitusi, Intravena. Proleukin: 22.000.000 unit (1 ea)

Cara Penyimpanan Aldesleukin

Simpan pada suhu 2°-8°C, terlindung dari cahaya.

Nama Brand Aldesleukin

Proleukin

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Aldesleukin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Aldesleukin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Aldesleukin?

Jika Anda lupa menggunakan Aldesleukin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Aldesleukin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Aldesleukin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Aldesleukin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2019, 27 April). Aldesleukin. Diakses pada 27 September 2020, dari https://www.farmasi-id.com/aldesleukin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Aldesleukin". Farmasi-id.com. 27 April 2019. 27 September 2020. https://www.farmasi-id.com/aldesleukin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Aldesleukin", 27 April 2019, <https://www.farmasi-id.com/aldesleukin/> [Diakses pada 27 September 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *