Corokan



Deskripsi Corokan

Corokan adalah obat herbal yang diproduksi oleh UD. Ibu Tjipto dalam bentuk sediaan serbuk. Corokan mengandung ekstrak kulit kayu pulasari, kapulaga, kayu ules, kencur dan kunyit. Corokan digunakan untuk membantu meringankan gejala maag.

Detail Corokan


  • Golongan: Obat Tradisional
  • Kelas Terapi: Suplemen & Terapi Tambahan; Jamu; Herbal

  • Apa Kandungan dan Komposisi Corokan?

    Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

    Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Corokan adalah:

     Alyxiae Cortex (pulosari) 0.28 g, Cardamomi Fructus (kapulaga) 0.56 g, Isorae Fructus (kayu ules) 0.84 g, Kaempferia Rhizoma (kencur) 1.12 g, Curcuma domestica (kunyit) 4.2 g

  • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Corokan?


    Serbuk
  • Satuan Penjualan: Sachet
  • Kemasan: Sachet @ 7 gram

  • Apa Nama Perusahaan Produsen Corokan?

    Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

    Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Corokan:

    UD. Ibu Tjipto
Sekilas Tentang Kaempferia Galanga (Kencur) Pada Corokan
Rimpang kencur mengandung minyak asiri yang terdiri atas borneol, methyl-p-cumaric acid, dnnamicacid ethyl ester, pentadecane, cinnamic aldehyde, dan camphene. Selain itu, rimpang kencur mengandung alkoloid, mineral, flavonoid, pati, dan gum. Efek farmakologis tanaman kencur adalah untuk menambah daya tahan tubuh serta menghilangkan masuk angin dan kelelahan.

Bagian dari tanaman kencur yang dapat digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Berikut beberapa pemanfaatan rimpang kencur untuk pengobatan.

Berikut beberapa manfaat dari kencur:

  • Mengobati tetanus

  • Mengatasi keracunan

  • Menghentikan muntah

  • Mengatasi masuk angin dan fatigue

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Sekilas Tentang Curcuma Domestica (Kunyit) Pada Corokan
Kunyit (curcuma domestica) merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang dan bagian rimpang inilah yang banyak dijadikan obat.

Khasiatnya antara lain sebagai kholagog, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteria, dan kholeretik. Kunyit biasa dipakai untuk menyembuhkan luka dan kurap, mencret, nyeri haid, dan sakit perut.
Sekilas Tentang Alyxia Stellata (Pulasari) Pada Corokan
Alyxia stellata yang dikenal oleh orang Indonesia dengan sebutan Pulasari (Pulosari), Palasan, atau Palawaras, adalah suatu tanaman herbal dengan ciri batangnya dapat tumbuh hingga ketinggian tiga meter, daun berwarna hijau, memiliki buah berwarna hijau saat muda dan hitam saat tua, bunganya tumbuh di ketiak daun dengan mahkota bunga berbentuk corong berwarna putih. Tanaman dapat tumbuh pada daerah hutan tropis hingga ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan cahaya matahari penuh atau di bawah bayangan, dan pada kondisi tanah lembab namun mampu mentoleransi tanah yang sedikit kering.

Kandungan kimia yang ada pada tanaman ini meliputi pinoresinol, minyak atsiri, kumarin, triterpen, alkaloid, polifenol, andrografin, andrografoid, dan panikulin.

Bagian kulit tanaman ini (Alyxiae cortex) aromanya harum dan sering digunakan untuk menghilangkan bau badan. Selain itu digunakan juga untuk mengobati batuk, sariawan, perut mulas, demam, haid, dan keputihan. Akar tanaman ini biasanya digunakan untuk mengobati buang air besar berdarah.

Kandungan minyak atsiri yang ada pada palasari berkhasiat untuk menyembuhkan radang. Kombinasinya dengan alkaloid dapat membantu mengurangi kejang dan mengurangi rasa nyeri. Kandungan saponinnya dapat bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan akibat akumulasi cairan tubuh atau biasa dikenal dengan sebutan edema.

Corokan Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Corokan?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Corokan adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Corokan digunakan untuk membantu meringankan gejala maag dan membantu memelihara kesehatan sistem pencernaan.

Sekilas tentang pencernaan
Pencernaan merupakan proses di mana makanan dan cairan dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga tubuh dapat menggunakannya untuk membangun dan memelihara sel-sel. Pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dan cairan diambil, dan selesai di usus kecil.

Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok:

Saluran pencernaan

Saluran pencernaan merupakan saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.

Organ pencernaan tambahan (aksesoris)

Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran . Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.
Sekilas tentang nutrisi pencernaan
Masalah pencernaan menjadi salah satu hal yang mengganggu. Masalah pencernaan biasanya dialami orang karena kurang tepat mengkonsumsi makanan tertentu. Untuk mengatasinya, berikut ada ada 8 makanan sehat yang dapat membantu sistem pencernaan Anda tetap baik, seperti disarankan ahli gizi Nmami Agarwal dan mehar Rajput yang dilansir Indian Express.

1. Jahe

Ramuan sehat ini bagus untuk pencernaan, mengurangi peradangan dan sakit maag. Jahe juga menenangkan jalur usus. Minumlah seteguk air jahe dengan beberapa tetes lemon setiap habis makan dan rasakan manfaat ramuan ajaibnya.

2. Biji adas

Fitonutrien dalam adas memiliki khasiat antioksidan dan secara efektif membantu mengurangi gas dan kembung. Mengunyah biji atau membuat teh menggunakan biji adas akan merangsang sekresi enzim pencernaan, yang selanjutnya mengurangi rasa panas, radang perut dan usus. Cobalah satu sendok biji adas setelah setiap kali makan.

3. Jinten

Bahan ini membantu dalam sekresi berbagai enzim pencernaan di pankreas yang membantu dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi.

4. Probiotik

Konsumsi makanan ini untuk saluran pencernaan yang dan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Probiotik juga dikenal sebagai bakteri yang ramah, sehat dan baik. Kita bisa mendapatkan dosis probiotik yang sehat dalam makanan seperti yogurt, kefir dan kombucha, yang memberikan banyak manfaat kesehatan termasuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi saluran kencing, alergi dan dingin.

5. Yogurt

Meskipun kebanyakan produk susu sulit dicerna, namun yogurt bisa memiliki efek sebaliknya. Yogurt mengandung probiotik yang membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus untuk kesehatan perut, membantu dalam pencernaan dan mengurangi rasa tidak enak badan yang membengkak.

6. Oat

Makanan ini adalah sumber penting dari serat larut dan tidak larut yang penting untuk kesehatan fungsi pencernaan.

7. Pepaya

Buah ini adalah salah satu buah yang populer untuk menyembuhkan sakit perut dan diare. Konsumsi pepaya memudahkan pencernaan dan membantu meredakan sembelit. Keajaiban terletak di enzim papain, enzim pencernaan alami yang memecah makanan yang mengiritasi perut dan chymopapain, membantu memecah protein dan menenangkan perut dengan menciptakan lingkungan asam yang sehat.

8. Pisang

Buah ini yang mudah dicerna ini juga memberi energi instan. Seperti pepaya, pisang juga mengandung pektin, yang membantu memulai gerakan usus secara alami.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai Corokan?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Corokan:

Cara Penggunaan jamu Corokan: 1 sachet, diminum 2 kali sehari.

Saran penyajian:
1 sachet diseduh dengan air hangat. Dapat ditambahkan madu, kuning telur, atau perasan jeruk nipis.

Bagaimana Cara Penyimpanan Corokan?


Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Corokan Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Corokan, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Corokan?

Jika Anda lupa menggunakan Corokan, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Corokan Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Corokan?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Corokan yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Corokan?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Corokan yang mungkin terjadi adalah:

Belum ada efek samping yang dilaporkan. Jika terjadi efek samping yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter.

Apa Saja Kontraindikasi Corokan?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Corokan dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Hindari penggunaan pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap salah satu komposisi Corokan.