Zeftrix

By | Agustus 18, 2020 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Zeftrix

Kandungan dan Komposisi Zeftrix

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Zeftrix adalah:

Ceftriaxone


Bentuk Sediaan:

Vial dry powder 1 g


Farmakologi:

Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis.


Indikasi:

Infeksi saluran napas, infeksi THT, infeksi saluran kemih, sepsis, meningitis, infeksi tulang, sendi dan jaringan lunak, infeksi intra abdominal, infeksi genital (termasuk gonorrhoea), infeksi pada pasien dengan gangguan mekanisme pertahanan tubuh,  dan untuk profilaksis perioperatif.


Dosis:

– Dewasa dan anak > 12 tahun : 1-2 gram satu kali sehari. dosis dapat dinaikkan sampai 4 gram/1 x sehari
– Bayi sampai 14 hari : sekali sehari 20-50 mg/kg bb tidak boleh lebih dari 50 mg/kgBB.

– Bayi 15 hari-12 tahun : sekali sehari 20-80 mg/kgBB.


Kontra Indikasi:

– Hipersensitif terhadap antibiotik cephalosporin

– Neonatus


Peringatan dan Perhatian:

– Sebaiknya tidak digunakan pada wanita hamil (khususnya trimester I).

– Tidak boleh diberikan pada neonatus (terutama prematur) yang mempunyai resiko terjadinya

ensepalopati bilirubin.


Efek Samping:

– Gastro intestinal : faeces encer/diare, mual, muntah, stomatitis dan glositis.

– Reaksi kulit : pruritus, urtikaria, dermatitis allergika, udema, eksantem, eritema multiforma.

– Hematologi : eosinofilia, hematema/perdarahan, trombositopenia, leukopenia, granulositopenia dan

anemia hemolitik.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *