WORMETRIN

Farmasi-id.com > Obat cacingan > WORMETRIN

By | 05/11/2018

Komposisi

Tiap kaplet mengandung:

Pyrantel Pamoat yang setara dengan Pyrantel Base 250 mg

Kegunaan

Untuk pengobatan kecacingan akibat Cacing Kremi (Enterobius vermicularis), Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides), Cacing Tambang (Ancylostoma duodenale & Necator americanus), Cacing Trichostrongylus colubriformis dan Orientalis.

Cara Kerja Obat

Pirantel pamoat melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh biasanya tanpa memerlukan pencahar.

Peringatan dan Perhatian

  • Sebaiknya hindarkan penggunaan obat ini semasa hamil dan anak dibawah usia 2 tahun karena keamanan penggunaannya belum diteliti/banyak diketahui. Penggunaan obat ini pada penderita gangguan hati sebaiknya berhati-hati.
  • Pemberian dengan piperazine dapat menyebabkan efek antagonis.

Overdosis

Belum pernah dilaporkan kasus overdosis. Jika terjadi overdosis dilakukan kuras lambung dan pengobatan supportif.

Kontra Indikasi

Penderita hipersensitif.

Efek Samping

Anoreksia ( nafsu makan hilang), mual,muntah, diare, sakit kepala, pusing, mengantuk dan merah-merah pada kulit, keringat dingin, berkeringat, pruritus, urtikaria.

Dosis/ Aturan Minum

Obat ini cukup diminum sekali sebelum atau sesudah makan. Tidak perlu berpantang makan. Tidak perlu obat pencahar.

Takaran kaplet 250 mg untuk satu kali pengobatan.

Umur 2 – 6 tahun : 1/2 – 1 kaplet
Umur 6 – 12 tahun : 1 – 1 1/2 kaplet
Umur diatas 12 tahun : 1 1/2 – 2 kaplet

Kemasan dan Sediaan

Dus, 25 catch cover @ 2 captabs 250 mg

Izin BPOM

DTL9606309604A1

Produsen

Erela

Sekilas Tentang Antelmintik (Obat Cacingan)

Anthelmintic atau antihelminthic adalah sekelompok obat antiparasit yang mengeluarkan cacing parasit dan parasit internal lainnya dari tubuh dengan cara melumpuhkan atau mematikan mereka dan tanpa menyebabkan kerusakan yang signifikan pada inang. Obat ini juga dapat disebut vermifuges (yang melumpuhkan) atau vermicides (yang mematikan). Anthelmintic digunakan untuk mengobati orang yang terinfeksi cacing, suatu kondisi yang disebut helminthiasis.

Obat yang mengandung anthelmintik digunakan dalam kampanye pemberantasan cacing anak usia sekolah di banyak negara berkembang. Misalnya terapi pengobatan untuk infeksi cacing yang ditularkan melalui media tanah adalah mebendazole dan albendazole serta praziquantel untuk schistosomiasis.

Sekilas tentang cacingan

Cacingan dalam istilah sehari-hari adalah kumpulan gejala gangguan kesehatan akibat adanya cacing parasit di dalam tubuh. Penyebab cacingan yang populer adalah cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang. Biasanya cacing bisa dengan mudah menular. Pantat gatal, merupakan salah satu gejala untuk jenis cacing Enterobius vermicularis. Pada spesies cacing ini, indung cacing keluar dari lubang anus, biasanya di malam hari ketika kita tidur, dan meletakkan telurnya di daerah peri-anal (sekeliling anus). Dengan menggunakan selotip, contoh telur-telur dapat diambil dan dapat dilihat dengan bantuan mikroskop untuk diagnosa.

Penyakit cacingan sering dianggap sebagai penyakit yang sepele oleh sebagian besar kalangan masyarakat. Padahal penyakit ini bisa menurunkan tingkat kesehatan anak. Di antaranya, menyebabkan anemia, IQ menurun, lemas tak bergairah, ngantuk, malas beraktivitas serta berat badan rendah. Gejala penyakit cacingan pun akan sulit dideteksi, jika jumlah cacing yang bersarang dalam tubuh masih sedikit.

Pada kasus infeksi cacing ringan, tanpa gejala atau kadang tidak menimbulkan gejala nyata. Gejala lan yang harus dikenali adalah lesu, tak bergairah, suka mengantuk, badan kurus meski porsi makan melimpah, serta suka menggaruk-garuk anusnya saat tidur karena bisa jadi itu pertanda cacing kremi sedang beraksi. Gangguan ini menyebabkan, kurang zat gizi, kurang darah atau anemia. Berkurangnya zat gizi maupun darah, keduanya berdampak pada tingkat kecerdasan, selain berujung anemia. Anemia akan menurunkan prestasi belajar dan produktivitas. Menurut penelitian, anak yang kehilangan protein akibat cacing tingkat kecerdasannya bisa menurun. Anemia kronis bisa mengganggu daya tahan tubuh anak usia di bawah lima tahun (balita).

Tetapi pada kasus-kasus infeksi berat bisa berakibat fatal. Ascaris pada cacing dapat bermigrasi ke organ lain yang menyebabkan peritonitis, akibat perforasi usus dan ileus obstruksi akibat bolus yang dapat berakhir dengan kematian.